Akhmad Sekhu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Akhmad Sekhu
Akhmad Sekhu.jpg
Lahir (1971-05-27)27 Mei 1971
Tegal, Indonesia Bendera Indonesia
Pekerjaan Sastrawan
Pewarta
Tahun aktif 1990 - sekarang

Akhmad Sekhu (lahir di Tegal, Jawa Tengah, 27 Mei 1971; umur 48 tahun) adalah wartawan yang juga sastrawan berkebangsaan Indonesia. Namanya dikenal melalui sejumlah karyanya, baik yang diterbitkan secara tunggal, antologi bersama, maupun dipublikasikan di sejumlah surat kabar. Akhmad Sekhu merupakan salah satu penyair yang ikut bergiat dalam Gerakan Puisi Menolak Korupsi.[1]

Bibliografi[sunting | sunting sumber]

Karya tunggal[sunting | sunting sumber]

  • Penyeberangan ke Masa Depan (Kumpulan Puisi) (1997)
  • Cakrawala Menjelang (Kumpulan Puisi) (2000)
  • Jejak Gelisah (Novel) (Gramedia Widiasarana Indonesia, 2005)
  • Dibuai Dimanjakan Kenangan (cerita bersambung, dimuat di Sinar Harapan, 2005)
  • Maha Cinta (e-book)
  • Jus Cinta Campur Cemburu(e-book)
  • Lima Menit Bersama Suzanna(e-book)
  • Burung Kertas(e-book)
  • Chemistry (Novel) (2018)

Karya bersama[sunting | sunting sumber]

  • Cerita dari Hutan Bakau (1994),
  • Serayu (1995),
  • Fasisme (1996),
  • Mangkubumen (1996),
  • Zamrud Khatulistiwa (1997),
  • Tamansari (1998),
  • Jentera Terkasa (1998),
  • Gendewa (1999),
  • Embun Tajalli (2000),
  • Jakarta dalam Puisi Mutakhir (2001),
  • Nyanyian Integrasi Bangsa (2001),
  • Malam Bulan (2002),
  • Nuansa Tatawarna Batin (2002),
  • Aceh dalam Puisi (2003),
  • Bisikan Kata Teriakan Kota (2003),
  • Maha Duka Aceh (2005),
  • Bumi Ini adalah Kita Jua (2005),
  • Komunitas Sastra Indonesia: Sebuah Perjalanan (2008),
  • Antologi Seratus Puisi Bangkitlah Raga Negeriku! Bangkitlah Jiwa Bangsaku! (Seratus Tahun Budi Utomo 1908-2008, diterbitkan Departemen Komunikasi dan Informatika RI, 2008),
  • Murai dan Orang Gila (2010),
  • Antologi Puisi dan Cerpen Festival Bulan Purnama Majapahit (2010),
  • Kabupaten Tegal; Mimpi, Perspektif, dan Harapan (2010),
  • Antologi Puisi Penulis Lepas (2011),
  • Negeri Cincin Api (2011),
  • Equator (antologi 3 bahasa; Indonesia, Inggris, Jerman, setebal 1230 halaman, 2011),
  • Antologi Puisi Religi "Kosong = Ada" (2012),
  • Ensiklopedi Gubernur Jakarta: dari Masa ke Masa (manuskrip, 2012),
  • Ensiklopedi Soekarno (manuskrip, 2012),
  • Buku cerita anak-anak "Hantu Siul dan 14 Cerita Keren Lainnya" (2014),
  • Memo untuk Presiden (2014)karya 196 penyair dari seluruh Indonesia
  • Puisi Menolak Korupsi 4: Ensiklopegila Koruptor (2015)
  • Antologi Puisi ‘Syair Persahabatan Dua Bangsa’ 100 Penyair Indonesia – Malaysia (2015)
  • Membaca Kartini: Memaknai Emansipasi dan Kesetaraan Gender (2016),
  • Memo Anti Terorisme (2016)
  • Memo Anti Kekerasan Terhadap Anak (2016),
  • Ziarah Sunyi (2017) Wartawan Berpuisi
  • Hikayat Secangkir Robusta (2017) Krakatau Award
  • Buku Puisi Wartawan Indonesia "Pesona Ranah Bundo" (2018) memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2018

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Pemenang Lomba Cipta Puisi Perguruan Tinggi se-Yogyakarta (1999)
  • Penulis Terbaik "Suara Mahasiswa" di Harian Kedaulatan Rakyat Yogyakarta (1999)
  • Pemenang Lomba Mengarang Pahlawan Nasional Mohammad Husni Thamrin di Jakarta (2004)
  • Pemenang Favorit Lomba iB Kompasiana Blogging Day (2010)
  • Pemenang Media Writing Competition Review Film “Laura & Marsha” (2013)
  • Pemenang Cerpen Festival Fiksi Anak (2013)
  • Pemenang Lomba Sinopsis Film Omnibus ‘Laki-Laki Lelaki’ (2014)
  • Pemenang penulisan berita Moxplay (2017)
  • Pemenang penulisan berita Superbrands (2017)
  • Pemenang penulisan berita SC Johnson Gelar Nobar Film ‘Kartini’ bersama 500 Guru dan Dian Sastrowardoyo (2017)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

2. http://www.benhil.net/2017/10/profil-akhmad-sekhu-dunia-warta-sastra.html

Pranala luar[sunting | sunting sumber]