Ahmad al-Badawi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ahmad Badawi
Bismillahirahmanirahim
Syaikhul 'Arab
Syekh
Ahmad Badawi
al-Badawi
Mausoleum of Saint Ahmed El-Badawi.jpg
Nama dan Gelar
Semua Gelar
Gelar (Islam)Syaikhul 'Arab
Gelar
(Islam/Sosial)
Syekh
Nama
NamaAhmad Badawi
Nisbahal-Badawi
Kelahirannya
Tahun lahir (H)596
Tahun lahir (M)1199
Tempat lahirFez
Negara lahir
(penguasa wilayah)
Dinasti Muwahhidun
Nama ayahAli bin Yahya
Agama Islam
Bantuan kotak info


Syekh Aḥmad al-Badawī (Arab: أحمد البدوىpengucapan bahasa Arab Mesir: [ˈæħmæd elˈbædæwi]), juga dikenal sebagai Al-Sayyid al-Badawī (السيد البدوىالسيد البدوى, [esˈsæjjed-, elˈsæjjed-]), atau sebagai al-Badawī atau rasa hormat sebagai Syaikh al-Badawī oleh semua orang muslim sunni yang menghormatinya sebagai Wali pada abad ke-13 di Maroko pada saat dinasti Muwahhidun yang beraliran muslim sunni sufistik dan sebagai pendiri tarikat Badawiyyah. Awalnya berasal dari kota Fes,[1] al-Badawi akhirnya menetap di Tanta, Mesir pada tahun 1236.

Kehidupannya[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 603 H/ 1206 M saat dia berumur 7 tahun pindah dari kota Fez ke kota Mekkah dalam perjalanannya melewati Mesir. Ayahnya wafat 627 H/ 1229 M dan menyusul 4 tahun kemudian saudara laki-lakinya, Muhammad Al-Badawi.

Dikisahkan bahwa sejak kecil Al-Badawi tekun beribadah, seringkali ia beribadah sendirian di gua Jabal Abi Qubais, sebuah bukit tidak jauh dari kota Mekkah. Dan hal itu dilakukannya hingga usia 38 tahun. Pada tahun 634 H/ 1227 M ia pergi ke Irak beserta saudaranya, Hasan Al-Badawi.

Di situlah ia mengunjungi Syekh Ahmad bin 'Ali Ar-Rifai atau Ahmad Ar-Rifa'i di Irak dan pusat tarekat Rifaiyah dan juga mengunjungi makam Syekh Abdul Qadir al-Jailani sehingga menjadi yang ketiga di antara 4 wali quthb, menurut para sufi.[2][3]

Pada tahun 635 H/ 1238 M kembali ke Mekkah, fokus ibadah dengan banyak solat dan berpuasa. banyak diam, sering memandang ke langit, dan tidak berbicara dengan manusia kecuali isyarat. Berkali-kali ia kembali berkunjung ke Mesir pada tahun 668 H.

Keramatnya[sunting | sunting sumber]

Dikisahkan banyak keramat yang diriwayatkan terkat Syaikh Ahmad Badawi bahkan oleh Grand Syaikh Abdul Halim Mahmud, rektor Al-Azhar.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ ʿAbd al-Wahhab b. Aḥmad al-Shaʿrānī, Lawāqih al-anwār fī tabaqāt al-akhyār and al-Tabaqāt al-kubrā (Beirut 1988), 1:183
  2. ^ Al-Aqthabul 'Arba'ah, Mauqi' Ahlussunnah wal Jama'ah, 3 September 2017
  3. ^ العارف بالله القطب الشيخ أحمد البدوي رضي الله عنه, http://www.sunna.info/books/sufi_16/ diakses 6 Desember 2018
  4. ^ Abdul Halim Mahmud, As-Sayyid Ahmad Al-Badawi, terbit Darus-Sa'b, Kairo, 1969, hal.34