Lompat ke isi

Agkistrodon contortrix

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Agkistrodon contortrix
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Domain: Eukaryota
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Viperidae
Genus: Agkistrodon
Spesies:
A. contortrix
Nama binomial
Agkistrodon contortrix
(Linnaeus, 1766)
Sinonim[2]
List
  • Boa contortrix
    Linnaeus, 1766
  • Scytale contortrix
    Sonnini & Latreille, 1801
  • Scytale Cupreus
    Rafinesque, 1818
  • Scytale cupreus
    Say, 1819
  • Tisiphone cuprea
    Fitzinger, 1826
  • [Cenchris] marmorata
    F. Boie, 1827
  • Acontias atrofuscus
    Troost, 1836
  • [Toxicophis atrofuscus]
    — Troost, 1836
  • T[rigonocephalus] cenchris Schlegel, 1837
  • Trigonocephalus Contortrix
    Holbrook, 1838
  • Trigonocephalus atro-fuscus
    — Holbrook, 1842
  • Cenchris contortrix
    Gray, 1842
  • Cenchris atrofuscus
    — Gray, 1849
  • Agkistrodon contortrix
    Baird & Girard, 1853
  • T[rigonocephalus] histrionicus
    A.M.C. Duméril & Bibron, 1853
  • Ancistrodon contortrix
    — Baird, 1854
  • Agkistrodon contorting
    Abbott, 1869 (ex errore)
  • Ancistrodon atrofuscus
    Cope, 1875
  • Agkistrodon atrofuscus
    Yarrow, 1882
  • [Ancistrodon contortrix] Var. atrofuscus
    Garman, 1884
  • Ancistrodon contortrix
    Boulenger, 1896
  • Agkistrodon contortirix
    Keim, 1914 (ex errore)
  • Agkistrodon mokasen cupreus
    Gloyd & Conant, 1938
  • Agkistrodon contortrix contortrix
    Klauber, 1967
  • Ancistrodon contortrix contortrix
    Schmidt, 1953

Agkistrodon contortrix atau mura tanah tembaga adalah spesies ular berbisa yang tersebar luas dan endemik di wilayah timur Amerika Utara, termasuk dalam subfamili Crotalinae dari keluarga Viperidae.[3] Sebagai salah satu spesies yang umum di daerah persebarannya, ular ini cukup sering ditemui manusia. Berbeda dari kebanyakan ular berbisa lainnya, spesies ini cenderung diam ketika terganggu, mengandalkan kemampuan kamuflase alaminya daripada melarikan diri.[4] Akibat perilaku tersebut, gigitan biasanya terjadi ketika seseorang secara tidak sengaja menginjak atau terlalu dekat dengannya.[5] Gigitan dari ular kepala tembaga ini menyumbang sekitar separuh dari seluruh kasus gigitan ular berbisa yang ditangani di Amerika Serikat.[6]

Deskripsi

[sunting | sunting sumber]

Spesies dewasa umumnya memiliki panjang total antara 50 hingga 95 cm, dengan beberapa individu dapat mencapai lebih dari 1 meter meskipun hal itu jarang terjadi.[7] Jantan biasanya memiliki panjang antara 74 hingga 76 cm dan berat sekitar 100 hingga 340 gram, dengan rata-rata sekitar 197 gram.[8] Betina umumnya berukuran lebih kecil, dengan panjang berkisar antara 60 hingga 66 cm dan berat rata-rata sekitar 120 gram.[9][10] Panjang maksimum yang tercatat untuk spesies ini mencapai sekitar 134 cm pada subspesies A. c. mokasen, sedangkan A. c. contortrix dilaporkan memiliki panjang maksimum sekitar 132 cm.[11]

Persebaran dan status konservasi

[sunting | sunting sumber]

Ular ini tersebar luas di Amerika Utara, dengan wilayah persebaran di Amerika Serikat meliputi Alabama, Arkansas, Connecticut, Delaware, Washington, D.C, Florida, Georgia, Illinois, Indiana, Iowa, Kansas, Kentucky, Louisiana, Maryland, Massachusetts, Mississippi, Missouri, Nebraska, New Jersey, New York, Carolina Utara, Ohio, Oklahoma, Pennsylvania, Carolina Selatan, Tennessee, Texas, Virginia, dan Virginia Barat, serta di Meksiko bagian utara, khususnya di Chihuahua dan Coahuila. Lokasi tipe aslinya tercatat di “Carolina,” kemudian dibatasi oleh Schmidt (1953) menjadi “Charleston, Carolina Selatan.”[2] Spesies ini bersifat generalis habitat, mampu beradaptasi di berbagai lingkungan, baik yang terfragmentasi maupun tidak. Di sebagian besar wilayah sebarannya, ular ini biasanya ditemukan di hutan gugur dan hutan campuran.[12]

Menurut Daftar Merah IUCN (versi 3.1, 2001), Agkistrodon contortrix dikategorikan sebagai spesies dengan status perhatian paling kecil,[1] yang menunjukkan bahwa populasinya tidak menghadapi ancaman kepunahan dalam waktu dekat. Penilaian tahun 2007 juga mencatat bahwa tren populasinya tetap stabil.[13]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. 1 2 Frost, D.R.; Hammerson, G.A.; Santos-Barrera, G. (2007). "Agkistrodon contortrix ". 2007 e.T64297A12756101. doi:10.2305/IUCN.UK.2007.RLTS.T64297A12756101.en. ;
  2. 1 2 McDiarmid RW, Campbell JA, Touré TA (1999). Snake Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference, Volume 1. Washington, District of Columbia: Herpetologists' League. ISBN 1-893777-00-6 (series). ISBN 1-893777-01-4 (volume).
  3. Moriarty, John J. (2017). Scientific and standard English names of amphibians and reptiles of North America north of Mexico with comments regarding confidence in our understanding. 8th ed. Society Study Amphibians and Reptles Herpetological Circular 43.
  4. Allf, Bradley C.; Durst, Paul A. P.; Pfennig, David W. (October 2016). "Behavioral Plasticity and the Origins of Novelty: The Evolution of the Rattlesnake Rattle". The American Naturalist. 188 (4): 475–483. Bibcode:2016ANat..188..475A. doi:10.1086/688017. PMID 27622880.
  5. "Venomous Snakes". National Institute for Occupational Safety and Health. Retrieved on November 10, 2008.
  6. Mullins, Michael E.; Freeman, William E. (September 2020). "Thromboelastometry (ROTEM) and thromboelastography (TEG) in copperhead snakebites: a case series". Clinical Toxicology. 58 (9): 931–934. doi:10.1080/15563650.2020.1713332. PMID 31997668.
  7. Ernst, Carl H.; Barbour, Roger W. (1989). Snakes of Eastern North America. Fairfax, Virginia: George Mason University Press. ISBN 978-0913969243.
  8. Schuett GW; Grober MS (2000). "Post-fight levels of plasma lactate and corticosterone in male copperheads, Agkistrodon contortrix (Serpentes, Viperidae): differences between winners and losers". Physiology & Behavior. 71 (3): 335–341. doi:10.1016/s0031-9384(00)00348-6. PMID 11150566. S2CID 10137506.
  9. Palmer, William M.; Braswell, Alvin L. (1995). Reptiles of North Carolina. Chapel Hill and London: University of North Carolina Press. ISBN 978-0807821589.
  10. Stejneger, L (1895). The Poisonous Snakes of North America. Washington, District of Columbia: United States Government Printing Office.
  11. Campbell JA, Lamar WW (2004). The Venomous Reptiles of the Western Hemisphere. Ithaca and London: Comstock Publishing Associates. ISBN 0-8014-4141-2.
  12. Novak, Megan V.; Crane, Derek P.; Bell, Lindsey; Keiner, Louis; Gatto, Caitlin R.; McNabb, Christian T.; Parker, Scott L. (14 February 2020). "Spatial Ecology of Eastern Copperheads in Fragmented and Unfragmented Habitats". Journal of Herpetology. 54 (1): 97. doi:10.1670/18-146.
  13. 2001 Categories & Criteria (version 3.1) at the IUCN Red List. Accessed 13 September 2007.