Aek Sibundong
| Aek Sibundong Sungai Sibundong | |
|---|---|
Peta OpenStreetMap | |
| Ciri-ciri fisik | |
| Hulu sungai | |
| - lokasi | Dolok Sanggul[1] |
| - elevasi | 1400 mdpl |
| Muara sungai | Samudera Hindia[1] |
| - lokasi | Sorkam, Tapanuli Tengah[1] |
| Daerah Aliran Sungai | |
| Sistem sungai | DAS Sibundong (0310007)[1] |
| Luas DAS | 1.172 km2 (453 sq mi)[1] |
| Jembatan | Jembatan Aek Sibundong (Trans Sibolga-Barus) |
| Otoritas DAS/WS | BPDAS Asahan-Barumun;[1] WS Sibundong-Batangtoru[2] |
| Informasi lokal | |
| GeoNames | Aek Sibundong |
| KML Peta DAS Sibundong | |
Aek Sibundong adalah sungai yang bermuara di pesisir barat Sumatera, di wilayah Sorkam, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.[3] Aliran hulu terjauh berada di wilayah Dolok Sanggul di ketinggian sekitar 1400 mdpl.[1][4] Aliran Aek Sibundong melintasi tiga kabupaten di Sumatera Utara yaitu, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah.[1]
Pemanfaatan
[sunting | sunting sumber]Pemanfaatan utama aliran Aek Sibundong adalah untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) atau Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) yang berfungsi mengatasi krisis energi listrik di Sumatera Utara, dengan sistem seperti Cascade System yang memanfaatkan aliran dari PLTM Parmonangan-1 ke PLTM Parmonangan-2 untuk menghasilkan dan mengoptimalkan produksi energi listrik.[5]
Hidrologi DAS
[sunting | sunting sumber]Aek Sibundong merupakan aliran utama dalam sistem DAS Sibundong yang memiliki daerah tangkapan air dengan luas sekitar 1.172 km2 (453 sq mi). Daerah aliran sungai ini mencakup sebagian wilayah di tiga kabupaten di Sumatera Utara.[1]
Kawasan hulu DAS Sibundong berbatasan dengan DAS Batu Garigis, DAS Singkil serta DAS Asahan Toba dibagian utara kemudian DAS Batang Toru di bagian timur. Kawasan tengah hingga hilir DAS Sibundong di bagian selatan berbatasan dengan DAS Kolang.[1]
Pengelolaan DAS
[sunting | sunting sumber]Dalam pengelolaan DAS terkait konservasi, DAS Sibundong termasuk ke dalam wilayah kerja BPDAS Asahan-Barumun yang merupakan unit pelaksana teknis pada Ditjen PDASHL dibawah Kementerian Lingkungan Hidup.[6] Sedangkan dalam kaitannya dengan pengelolaan sumber daya air, DAS Sibundong merupakan bagian dari wilayah sungai yaitu WS Sibundong-Batangtoru.[2][7]
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Referensi
[sunting | sunting sumber]- 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 "Peta Interaktif SIGAP Kementerian LHK - Klasifikasi DAS". Geoportal MenLHK. Diakses tanggal 2025-09-17.
- 1 2 ""PerMenPUPR No.04/PRT/M/2015 - Kriteria dan Penetapan Wilayah Sungai"". PERATURAN.GO.ID.
- ↑ "Aek Sibundong". Mapcarta (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-09.
- ↑ "Dolok Sanggul topographic map, elevation, terrain". Topographic maps (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2025-10-09.
- ↑ "RAMPUNG, PROYEK EPC HUTAMA KARYA PLTM PARMONANGAN-2 BERKAPASITAS 2 x 5 MW RESMI BEROPERASI". PT Hutama Karya (Persero) Website. Diakses tanggal 2025-10-09.
- ↑ "Peraturan Menteri LHK No.14 Tahun 2022" (PDF). JDIH Kehutanan. 2025. Diakses tanggal 2025-09-21.
- ↑ "PerMen PUPR 09-2024" (PDF). peraturan.bpk.go.id. Diakses tanggal 2025-09-25.
