Adinda Thomas

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Adinda Thomas
Adinda Thomas, Banyuwangi Tourism 2021.png
Adinda di Banyuwangi pada tahun 2021
LahirAdinda Noviana Sari N. Thomas
8 Agustus 1993 (umur 29)
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
AlmamaterLondon School of Public Relations
Pekerjaan
Tahun aktif2013—sekarang

Adinda Noviana Sari N. Thomas, S.I.Kom. (lahir 8 Agustus 1993) adalah pemeran, model, pengusaha, dan penyanyi berkebangsaan Indonesia. Adinda memulai debutnya di dunia akting dengan berperan sebagai Mini dalam sinetron Ibrahim Anak Betawi pada tahun 2013. Kemudian, pada tahun 2015, ia berperan dalam film perdananya, yakni Youtubers. Adinda mulai dikenal secara luas berkat penampilannya dalam sinetron Super Dede (2015) dan juga komedi situasi The East (2017—2019).

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Adinda merupakan anak ketiga dari lima bersaudara.[1] Ia menempuh pendidikan di STIKOM The London School of Public Relations dengan mengambil jurusan Ilmu Komunikasi dan lulus pada akhir 2017.[2]

Adinda memiliki hobi di alam terbuka, seperti mendaki gunung dan berwisata.[3][4][5] Hobi mendaki gunungnya datang saat ia sedang dihadapi dengan tugas skripsi kuliahnya. Kala itu dosen pembimbingnya menganjurkan ia untuk beristirahat sejenak supaya bisa lebih fokus dalam menulis skripsinya. Akhirnya, ia memutuskan untuk mendaki gunung karena terinspirasi dari sang kakak yang juga hobi mendaki gunung.[6]

Karier[sunting | sunting sumber]

Awal karier[sunting | sunting sumber]

Keinginan Dinda untuk menjadi seorang artis sudah terbesit sejak masa kanak-kanak. Di masa sekolah, keluarganya sempat mengalami masalah keuangan yang mengharuskan ia membantu kedua orang tuanya untuk mencari uang. Ayahnya kala itu harus bekerja menjadi agen koran dan ia membantu menjual. Untuk menambah penghasilan, Adinda juga menjual mainan dan bunga di kampus yang menyelenggarakan wisuda. Dalam kondisi tersebut ia sering mendapat hinaan dari orang sekitar. Hal tersebut diakui Dinda menjadi penyebab keinginannya masuk ke dunia hiburan.[1]

Dinda sudah menjadi seorang model dan mengikuti kegiatan fashion show sejak bangku sekolah dasar. Dengan dukungan orang tua, ia masuk ke sebuah agensi model. Memasuki SMP, ia memiliki hobi baru yaitu bermain sepeda motor. Karena sering jatuh dan meninggalkan banyak bekas luka, ia terpaksa berhenti dari dunia modelling. Setelah berhenti, Dinda mulai tertarik dengan dunia tarik suara. Ia pernah menciptakan sebuah lagu saat duduk di bangku SMA.[7]

Setelah lulus SMA, Dinda pergi merantau ke Jakarta untuk kuliah di London School of Public Relations. Di masa-masa awal kuliahnya, ia mengaku sering bolos untuk pergi casting karena harus mencari uang untuk biaya kuliah. Menurutnya, dengan bekerja di dunia hiburan, ia bisa membagi waktu untuk bekerja dengan kuliah.[8] Selama enam bulan castingnya selalu gagal, hingga di akhir 2013, berkat bantuan teman ia diajak untuk masuk ke dunia entertainment untuk pertama kalinya. Di awal kariernya, ia bermain dalam sinetron Ibrahim Anak Betawi.[7]

2014–2015: FTV dan debut film[sunting | sunting sumber]

Di tahun 2014, ia fokus ke dunia akting dengan membintangi banyak judul FTV. Hal ini membuat kuliah Dinda berantakan. Ia mengatakan tergiur setelah bisa mendapat uang dari hasil kerja kerasnya sendiri.[9]

Pada tahun 2015, Dinda bermain dalam film panjang pertamanya berjudul Youtubers karya Kemal Pahlevi dan Jovial da Lopez.[10] Tak lama setelah film tersebut, ia dipercaya menjadi pemeran utama dalam film yang sebagian besar dibintangi oleh alumni Extravaganza berjudul The Wedding & Bebek Betutu.[11] Ia juga bermain dalam sinetron Super Dede berperan sebagai Dinda.[12] Selama syuting sinetron, ia mengaku cukup sulit membagi waktu antara syuting dan kuliahnya.[1] Di akhir 2015, Dinda mencoba untuk duduk di bangku sutradara dengan menyutradarai film pendek berjudul Bunda. Ia mengaku banyak meminta masukan penyutradaraan dari Monty Tiwa yang pernah menyutradarainya saat membintangi film Raksasa dari Jogja.[7] Ia juga bermain dalam seri televisi drama musikal NET. berjudul Stereo.[13]

2016–sekarang: The East, KKN di Desa Penari, dan Bisnis[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2016, Dinda membintagi 2 film layar lebar. Ia berperan sebagai Letisha dalam film Raksasa dari Jogja produksi StarVision dan berperan sebagai Gendis dalam film Maju Kena Mundur Kena Returns produksi MVP Pictures.[14][15]

Tahun 2017 hingga tahun 2019, Dinda bermain dalam sitkom NET. berjudul The East sebagai Vira, seorang asisten produksi yang memiliki sifat sensitif terhadap berbagai hal.[16]

Pada tahun 2019, Dinda memerankan tokoh Widya di film horor yang diangkat dari cerita "KKN di Desa Penari" karya pengguna twitter bernama SimpleMan. Film ini diproduksi oleh MD Pictures dengan judul sama dan direncanakan tayang pada tahun 2022. Dalam film ini, Dinda diharuskan mengikuti pelatihan khusus untuk bisa berinteraksi dengan ular guna kebutuhan syuting.[17] Pada tahun 2020, ia membintangi film kerjasama Indonesia-Malaysia berjudul Perjalanan Pertama karya Arief Malinmudo yang tayang perdana di Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2021. Pada pertengahan tahun 2021, Dinda membintangi seri web produksi Daihatsu berjudul Pindah yang disutradarai oleh Kuntz Agus. Ia berperan sebagai Indah, beradu peran dengan Tarra Budiman sebagai Nico.[18] Kemudian, ia membintangi musim ketiga seri web yang diproduksi oleh BRI berjudul Pakai Hati.[19] Dinda juga membintangi film independen karya Richard Oh berjudul Menunggu Bunda yang tayang di KlikFilm pada akhir tahun 2021.[20]

Selain berkarier di dunia hiburan, Dinda juga mengembangkan dua bisnis. Langit Tak Beratap, sebuah event di alam terbuka yang rencananya akan dikembangkan menjadi sebuah perseroan terbatas, dan Paraoel, sebuah bisnis pakaian.[21]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Film[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2015 Youtubers Julia
The Wedding & Bebek Betutu Lana Sastranegara
Magic Hour Teman Gweny Kameo
2016 Raksasa dari Jogja Letisha
Maju Kena Mundur Kena Returns Gadis
2019 99 Nama Cinta Mlenuk
2021 Perjalanan Pertama Nurma
Menunggu Bunda Alya Film orisinal KlikFilm
2022 Satu untuk Selamanya Salma
KKN di Desa Penari Widya
Anak Penangkap Hantu Gita
Keterangan
  Belum dirilis

Serial web[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Saluran
2019 Jejak Rasa Dinda YouTube
Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini Oka
2020 Cerita Sebuah Catatan Sarah
2021 Pindah Indah
Pakai Hati Season 3 Ria
Pindah Season 2 Indah

Serial televisi[sunting | sunting sumber]

Tahun Judul Peran Keterangan
2013—2014 Ibrahim Anak Betawi Mini Debut akting
2014 Detak Cinta Mona
2015 Super Dede Dinda
2015—2016 Stereo Bella
2017—2019 The East Vira
2022 Kekasih Halal Rayya Anindita

FTV[sunting | sunting sumber]

  • 7 Pusaka: Kuali Pengintip Masa Depan (2014)
  • Cantik-Cantik Kok Kuli (2014)
  • Delivery Order (Bukan Salah Jodoh) (2014)
  • Hey Aku Love Kamu (2014)
  • Pembantu Tak Pernah Ingkar Janji (2014)
  • Terjebak Cinta Cewek Culun (2014)
  • Cintaku Selebar Tanah Babe (2014)
  • Pencopet Cantik (2014)
  • Jodohku di Tangan Babeh (2014)
  • Balada Jomblo Metropolitan (2014)
  • Service TV Jalan Cinta (2014)
  • Unyu-Unyu Tukang Balon (2014)
  • Romantika Supir Cantik (2014)
  • Kesuntik Cinta Dokter Cantik (2014)
  • Satpam Butet Penjaga Hati (2015)
  • Saodah Hanya Kau Cintaku (2015)
  • Duyung Mencari Cinta (2015)
  • Lovepedia: 1000 Likes (2016)
  • Queen Of Comblang (2017)
  • Ada Cinta di Atas Genteng (2017)
  • Seribu Kisah: Si Juki Jodoh dari Betawi (2017)
  • Cermin Kehidupan: Pesta yang Dibenci Tuhan (2017)
  • My Secret Admirer (2017)
  • Ditikung Cinta Comblang (2017)
  • Ojek in Love (2017)
  • Berita Cinta dari Cinta (2017)
  • Mantan's Wedding Bikin Keki (2017)
  • Keblinger Mas Ganteng di Anyer (2018)

Diskografi[sunting | sunting sumber]

Singel[sunting | sunting sumber]

Lagu yang dinyanyikan di Stereo[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c Diananto, Wayan (22 Agustus 2015). Guritno, Tubagus, ed. "Adinda Thomas, Anak Penjual Koran yang Sejak Kecil Bercita-Cita Jadi Artis". Bintang. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 April 2021. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  2. ^ "ADINDA NOVIANA SARI N T". PDDikti. 
  3. ^ Zhafira, Arnidhya Nur (25 Oktober 2019). Sari, Heppy Ratna, ed. "Kiat "hiking" dari Adinda Thomas". ANTARA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Desember 2019. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  4. ^ Ismalia, Syifa (19 April 2020). "Keseruan Adinda Thomas Solo Traveling ke Jepang". Fimela. Diarsipkan dari versi asli tanggal 12 Agustus 2020. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  5. ^ Nanda, Erfah (17 Maret 2020). "10 Pesona Adinda Thomas Saat Mendaki Gunung, Asyiknya Bermain di Alam!". IDN Times. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  6. ^ Puspasari, Desi (8 Maret 2020). "Skripsi Memperkenalkan Adinda Thomas dengan Gunung". Detik. Diarsipkan dari versi asli tanggal 9 Maret 2020. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  7. ^ a b c Riswinanti (30 November 2015). "Eksklusif, Kesuksesan Adinda Thomas Berawal dari Masa Kelam". Fimela. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Februari 2021. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  8. ^ Sakkir, Firyal Maghfirah (30 Agustus 2020). "Cerita Adinda Thomas Antara Syuting dan Traveling". Majalah Gadis. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  9. ^ Puspasari, Desi (17 Juni 2015). "Fokus Akting, Kuliah Adinda Thomas Hancur Lebur". Detik. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  10. ^ Ardiyanti, Fitrah (9 Mei 2015). "Syuting YOUTUBERS: THE MOVIE, Adinda Thomas Tak Berhenti Ketawa". KapanLagi. Diarsipkan dari versi asli tanggal 15 Agustus 2015. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  11. ^ Adibie, Nadia (6 Oktober 2015). "Adinda Thomas Ungkap Cerita Belajar Main Film Dari Para Senior". KapanLagi. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Februari 2021. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  12. ^ Johar, Altov (29 Juli 2015). "Dede Sunandar Grogi Adu Akting dengan Adinda Thomas". Fimela. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Februari 2021. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  13. ^ Srikhandi, Ayu (21 Maret 2016). "FOTO Adinda Thomas, Bintang Cantik 'Stereo' Yang Bikin Jatuh Hati". KapanLagi. Diarsipkan dari versi asli tanggal 14 Agustus 2016. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  14. ^ Abror, Rizaldi (22 November 2016). Luhukay, Edward, ed. "Adinda Thomas Main Film Komedi". Gatra. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  15. ^ Saputra, Rizky Aditya (25 Maret 2016). "Raksasa dari Jogja, Kisah Drama Penuh Rasa". Liputan6. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 
  16. ^ Susanti, Reni (31 Juli 2019). Wadrianto, Glori K., ed. "Cerita Adinda Thomas, Alami Halusinasi Saat Mendaki Gunung". Kompas. Diarsipkan dari versi asli tanggal 22 Maret 2021. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  17. ^ Zhafira, Arnindhya Nur (22 Januari 2020). Nurcahyani, Ida, ed. "Adinda Thomas dililit tiga ular sanca di film "KKN: di Desa Penari"". ANTARA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 24 November 2020. Diakses tanggal 5 Februari 2021. 
  18. ^ Zhafira, Arnidhya Nur (17 April 2021). Nurcahyani, Ida, ed. "Serial web "Pindah" hadirkan konsep "travelogue"". ANTARA. Diarsipkan dari versi asli tanggal 27 Mei 2021. Diakses tanggal 17 Juni 2021. 
  19. ^ "Web Series BRI Pakai Hati Rebut Perhatian Jutaan Netizen". Tempo. 20 Juni 2021. Diarsipkan dari versi asli tanggal 21 September 2021. Diakses tanggal 21 September 2021. 
  20. ^ Diananto, Wayan (10 Desember 2021). "Setelah Tayang di JAFF 2021, Film Menunggu Bunda Siap Menyapa Pencinta Sinema Indonesia". Liputan 6. Diakses tanggal 10 Desember 2021. 
  21. ^ Puspasari, Desi (6 Maret 2020). "Adinda Thomas Besarkan 'Bayi' Kelak Artis Tak Lagi Menjanjikan". Detik. Diarsipkan dari versi asli tanggal 13 Februari 2021. Diakses tanggal 6 Februari 2021. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]