Adi Arriansyah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Adi Arriansyah
Adi-arriansyah-photo-original.jpg
Founder and Chairman Sagara Technology
Masa jabatan
November 2014 – saat ini
Founder and Chairman Teknologi.id
Masa jabatan
Agustus 2018 – saat ini
Informasi pribadi
KebangsaanIndonesia
Alma materHarvard Business School
PekerjaanPengusaha

Adi Arriansyah adalah seorang pengusaha muda asal Indonesia yang menjabat sebagai Founder & CEO Sagara Technology di bawah bendera PT. Sagara Asia Teknologi dan Teknologi.id di bawah bendera PT. Teknologi Indonesia Group yang bergerak di bidang teknologi.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Adi Arriansyah adalah lulusan Jurusan Teknik Elektro Universitas Telkom. Adi Arriansyah juga merupakan lulusan dari Founder Institute, salah satu program pelatihan entrepreneur dari Silicon Valley (2016 - 2017). Selain itu, ia juga menempuh pendidikan Executive Education di Harvard Business School tahun 2020.

Awal Karier[sunting | sunting sumber]

Kecintaan pada laboratorium komputer dan bidang programming mengantar Adi Arriansyah [3]mendirikan startup Sagara Technology (PT Sagara Asia Teknologi). [9]Sagara adalah perusahaan konsultan teknologi dan agensi produk digital yang berbasis di Jakarta dan Bandung.

Banyak klien yang sudah menggunakan jasa Sagara. Di antaranya, Ruangguru.com, PBB (United Nations), Telkom Indonesia, Telkomsel, Telkom University, Universitas Indonesia, Shopback, Qatar National Bank, Boston Consulting Group, Dagelan, Infia, Kickfest, Qlue, Blanja.com, GMF Aero Asia, Foodizz, Cartenz, serta CRP Group (Upnormal, Bakso Boedjangan, Sambal Karmila, Nasi Goreng Rempah Mafia, dll.). Untuk pemerintahan, antara lain ada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pendidikan, Kementerian Perhubungan dan Transportasi, Kementerian Kesehatan, Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP-PPP), serta Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), dan masih banyak lagi. [4]

Kisah Adi membangun Sagara berawal saat ia kuliah di Jurusan Electrical and Electronics Engineering Telkom University, Bandung. Adi suka mengerjakan proyek-proyek pembuatan software dari dosen. Kemudian, beralih ke proyek dari kampus, hingga akhirnya memperoleh kesempatan mengerjakan proyek-proyek perusahaan. [7]

Ia juga pernah menjadi anggota Computer and Communication Laboratory IT Telkom, lab yang berkaitan dengan web and apps development dan jaringan komputer. Beberapa proyek pun pernah dikerjakannya, seperti Android-Based Wireless Electronic Stethoscope, Augmented Reality for Architecture and Construction 3D, dan Intelligent Digital Speedometer for Future Car. Saking cintanya dengan lab dan programming, CEO Sagara ini bahkan berniat untuk tidak perlu punya kosan dan tinggal sebagai juru kunci di laboratorium, dengan tidur di sana dan mandi di kamar mandi umum.

Dalam perjalanan karirnya, Adi mengaku telah membantu ratusan klien dari berbagai korporasi dan startup yang berkontribusi cukup kuat di industri pengembangan teknologi Indonesia.

Adi melayani berbagai proyek software mulai dari bank ke korporasi besar, startup ke UMKM, dan dari fintech sampai ke marketplace. [11]Adi juga merupakan lulusan dari program pelatihan entrepreneur Founder Institute. [8] Selain itu, ia juga menempuh pendidikan Executive Education di Harvard Business School tahun 2020.

Kehidupan Pribadi[sunting | sunting sumber]

Berbekal pengetahuan dan berbagai pengalaman yang didapatnya di Founder Insitute dan Harvard Business School, Adi ingin mendedikasikannya untuk pertumbuhan teknologi di Tanah Air lewat Sagara Technology. [6]

Menurut Adi, Sagara memiliki beberapa nilai plus yang sulit didapatkan dari software house lain di Indonesia. Yang pertama, Sagara menonjolkan pendekatan relationship-based dan fokus pada penyelesaian masalah. [5]

Ketika klien meminta solusi tertentu, tim IT profesional dari Sagara akan melakukan analisis terlebih dahulu, untuk memastikan bahwa solusi tersebut relevan dengan masalah yang ingin diselesaikan.

Adi memiliki komitmen untuk menjadi garda terdepan untuk terus berkontribusi menjadikan Indonesia smart nation dan membantu para pelaku bisnis di Indonesia agar bisa terus berkembang secara optimal untuk mengembangkan ekonomi digital di Indonesia. [2]

Jabatan Organisasi[sunting | sunting sumber]

Founder & CEO Sagara Technology [12]dan Teknologi.id [10]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

  1. businessinsider.com. https://markets.businessinsider.com/news/stocks/sagara-technology-providing-an-end-to-end-solution-for-us-company-to-go-digital-1028829432
  2. detik.com. https://inet.detik.com/cyberlife/d-5353104/7-anak-muda-yang-bisa-mengakselerasi-perkembangan-teknologi-indonesia
  3. kumparan.com. https://kumparan.com/swaonline/adi-arriansyah-berselancar-kembangkan-sagara-technology-1547947374351790400
  4. teknologi.id. https://teknologi.id/bisnis/perjalanan-adi-arriansyah-membangun-sagara-technology
  5. liputan6.com. https://www.liputan6.com/tekno/read/4132445/perjalanan-adi-arriansyah-bangun-sagara-technology-hingga-dilirik-korporat-global
  6. investor.id. https://investor.id/it-and-telecommunication/264638/sdm-teknologi-dibutuhkan-menunjang-ekosistem-digital-indonesia
  7. republika.id. https://www.republika.id/posts/13718/mengenal-para-penggerak-digitalisasi-indonesia
  8. medium.com. https://medium.com/the-spectrum-talks/adi-arriansyah-founder-ceo-of-teknologi-id-d1f91acf5b2c
  9. antaranews.com. https://www.antaranews.com/berita/1194531/sagara-technology-transformasi-digital-atau-terlindas-kompetitor
  10. apnews.com. https://apnews.com/press-release/pr-newswire/technology-business-middle-east-2e14a7fcaf5fdbf49ece2272b69b8cca
  11. newssucceed.com. https://newssucceed.com/founder-startup-teknologi-paling-bertalenta-di-indonesia/
  12. publik.bumn.go.id. https://publik.bumn.go.id/post/adaptasi-cepat-masa-pandemi-bri-luncurkan-6-produk-fintech-dalam-dua-bulan