Adenosin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Adenosin
Nama sistematis (IUPAC)
(2R,3R,4S,5R)-2-(6-amino-9H-purin-9-yl)-5-(hydroxymethyl)oxolane-3,4-diol
Data klinis
Nama dagang Adenocard
AHFS/Drugs.com monograph
Kat. kehamilan C
Status hukum POM (UK) -only (US)
Rute Intravenous, injection
Data farmakokinetik
Bioavailabilitas Rapidly cleared from circulation via cellular uptake
Ikatan protein No
Metabolisme Rapidly converted to inosine and adenosine monophosphate
Waktu paruh cleared plasma <30 seconds – half-life <10 seconds
Ekskresi can leave cell intact or can be degraded to hypoxanthine, xanthine, and ultimately uric acid
Pengenal
Nomor CAS 58-61-7 YaY
Kode ATC C01EB10
PubChem CID 60961
Ligan IUPHAR 2844
DrugBank DB00640
ChemSpider 54923 YaY
UNII K72T3FS567 YaY
KEGG C00212 YaY
ChEBI CHEBI:16335 YaY
ChEMBL CHEMBL477 N
Data kimia
Formula C10H13N5O4 
Massa mol. 267.241 g/mol
SMILES eMolecules & PubChem

Adenosin merupakan nukleosida purin yang terbentuk dari pemecahan adenosin trifosfat (ATP).[1] ATP merupakan sumber energi utama dari sel untuk sistem transpor dan banyak enzim.[1] Kebanyakan ATP diubah menjadi ADP, yang akan dihidrolisis lebih jauh menjadi AMP.[1] Banyak ADP dan AMP di refosforilasi dalam mitokondria dengan menggunakan enzim dengan bantuan oksigen.[1] Jika banyak ATP yang dihidrolisis dan tidak terlalu banyak oksigen, maka beberapa AMP akan diubah menjadi adenosin menggunakan enzim.[1]

Aplikasi[sunting | sunting sumber]

Adenosin digunakan untuk mengobati takikardia supraventrikular, sebuah tipe tertentu dari detak jantung yang tidak teratur.[2] Adenosin merupakan sebuah antiaritmik.[2] Hal ini bekerja dengan memperlambat konduksi sinyal elektrik di jantung, menurunkan detak jantung, atau menormalkan detak jantung.[2] Berbagai cara dalam penggunaan adenosin:

  • Menggunakan adenosin yang telah diresepkan dokter: adenosin biasanya diberikan sebagai suntikan yang dapat digunakan di kantor dokter, rumah sakit ataupun klinik, dan ikuti prosedur yang sudah diberikan.[2]
  • Jangan menggunakan adenosin bila mengandung partikel seperti berkabut atau warnanya sudah berubah.[2]
  • Jaga produk ini, begitu juga suntikan dan jarumnya dari anak-anak dan hewan peliharaan. Jangan menggunakan ulang jarum dan suntikan. Juga perhatikan cara membuangnya.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e (Inggris) Klabunde RE. Adenosine [terhubung berkala]. http://www.cvpharmacology.com/antiarrhy/adenosine.htm [13 Jun 2014].
  2. ^ a b c d e f (Inggris) Drugs.com. Adenosine [terhubung berkala]. http://www.drugs.com/cdi/adenosine.html [13 Jun 2014].