Acokanthera schimperi
| Acokanthera schimperi | |
|---|---|
| Acokanthera schimperi[1] | |
| Klasifikasi ilmiah | |
| Kerajaan: | Plantae |
| Klad: | Tracheophyta |
| Klad: | Angiospermae |
| Klad: | Eudikotil |
| Klad: | Asteridae |
| Ordo: | Gentianales |
| Famili: | Apocynaceae |
| Genus: | Acokanthera |
| Spesies: | A. schimperi |
| Nama binomial | |
| Acokanthera schimperi | |
| Sinonim[2] | |
| |
Acokanthera schimperi, pohon racun panah, termasuk dalam famili Apocynaceae, adalah pohon kecil yang berasal dari Afrika bagian timur dan tengah serta Yaman.
Kegunaan
[sunting | sunting sumber]Kulit kayu, kayu, dan akar Acokanthera schimperi digunakan sebagai bahan penting racun panah di Afrika. Semua bagian tumbuhan mengandung acovenoside A dan ouabaïne, yang merupakan glikosida kardiotonik . Buahnya dapat dimakan, dan dikonsumsi sebagai pangan kahat. Saat matang, buahnya manis tetapi juga sedikit pahit. Buah yang belum matang telah menyebabkan keracunan karena sangat beracun.[3]
Tikus berambut menyebarkan racun tanaman tersebut pada bulunya dan menjadi beracun.[4]
Tanaman ini juga digunakan dalam pengobatan tradisional Afrika.[5] Di Ethiopia, misalnya, daun Acokanthera schimperi secara tradisional digunakan untuk penyakit jaundis.[6]
Distribusi geografis
[sunting | sunting sumber]Acokanthera schimperi berasal dari Eritrea, Ethiopia, Somalia, Kenya, Uganda, Tanzania, Rwanda dan Kongo. Ini adalah satu-satunya spesies dalam genus yang juga terdapat di luar Afrika, di Yaman selatan.[7]
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ illustration from Franz Eugen Köhler, Köhler's Medizinal-Pflanzen 1897
- ↑ "The Plant List: A Working List of All Plant Species".
- ↑ Schmelzer, G.H. & Gurib-Fakim, A. (Editors), 2008. Plant Resources of Tropical Africa 11(1). Medicinal plants 1. PROTA Foundation, Wageningen, Netherlands / Backhuys Publishers, Leiden, Netherlands / CTA, Wageningen, Netherlands. 791 pp.
- ↑ Morelle, Rebecca. "African crested rat uses poison trick to foil predators". ;
- ↑ Gebre-Mariam, T; Schmidt, P. C.; Wutzler, P; Schmidtke, M (2006). "Antiviral activities of some Ethiopian medicinal plants used for the treatment of dermatological disorders". Journal of Ethnopharmacology. 104 (1–2): 182–7. doi:10.1016/j.jep.2005.08.071. PMID 16233967.
- ↑ Tewari, Devesh; Mocan, Andrei; Parvanov, Emil D; Sah, Archana N; Nabavi, Seyed M; Huminiecki, Lukasz; Ma, Zheng Feei; Lee, Yeong Yeh; Horbańczuk, Jarosław O (2017). "Ethnopharmacological Approaches for Therapy of Jaundice: Part I". Frontiers in Pharmacology. 8: 518. doi:10.3389/fphar.2017.00518. PMC 5559545. PMID 28860989. Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
- ↑ "Acokanthera schimperi". www.ville-ge.ch. Diakses tanggal 2017-08-07.