Lompat ke isi

Acara bakat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Acara pencarian bakat sekolah diadakan di St Ninian's High School di Glasgow, Skotlandia.

Acara bakat, acara pencarian bakat, atau tayang bakat merupakan acara di mana peserta melakukan talenta bernyanyi, menari, akrobat, peran, drum, seni bela diri, memainkan alat musik, atau kegiatan lainnya untuk menunjukkan keterampilan yang dimilikinya. Banyak acara bakat merupakan suatu pertunjukan daripada kontes, tetapi beberapa diantaranya sesungguhnya merupakan kontes. Dalam contoh kontes, peserta dapat termotivasi menampilkan bakat mereka untuk meraih piala, atau hadiah dari beberapa jenis. Misalnya, sebuah sekolah tinggi mungkin tidak memiliki banyak siswa dengan minat dalam tampil di depan siswa lain atas dasar keinginannya sendiri dan mungkin pihak sekolah menawarkan hadiah sebagai insentif bagi para siswa untuk berpartisipasi dalam kontes tersebut.[1]

Juri pada audisi pencarian bakat X Factor tahun 2012

Saat ini, pertunjukan bakat telah menjadi genre penting dari acara realitas maupun acara varietas dalam televisi,[2] Beberapa contoh ajang pencarian bakat televisi seperti Idol, Got Talent, The X Factor, dan The Voice, yang telah kritis dalam melambungkan beberapa seniman amatir menjadi bintang dan menyebabkan karier mereka sukses secara komersial.

Acara pencarian bakat di Indonesia

[sunting | sunting sumber]
Indonesian Idol, salah satu acara bakat tersukses di Indonesia.

Acara pencarian bakat di Indonesia sering kali diasosiasikan dengan acara musik, namun ada juga acara yang tidak berfokus hanya pada bakat musik. Akademi Fantasi Indosiar dan Indonesian Idol menjadi ajang pencarian bakat pertama yang sukses meraih banyak pemirsa televisi pada era 2000-an. Sebelumnya, pada tahun 90-an, ajang pencarian bakat yang cukup banyak menarik perhatian adalah Asia Bagus yang disiarkan di TVRI dan RCTI yang berhasil mengorbitkan sejumlah penyanyi kenamaan Indonesia seperti Krisdayanti dan Dewi Gita. Selain itu, pada tahun 50-an hingga saat ini masih tetap eksis, ajang pencarian bakat yang cukup banyak menarik perhatian adalah Bintang Radio yang disiarkan di RRI (sempat ditayangkan di TVRI pada tahun 70-an) sejak 1951 ini berhasil mengorbitkan sejumlah penyanyi kenamaan Indonesia seperti Bing Slamet, Broery Marantika, Hetty Koes Endang, Trio Libels, dan Yuni Shara.[3]

Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN)
Logo resmi Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN)
Logo resmi Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN)
LokasiIndonesia
Tahun diselenggarakan2025–sekarang
PendiriTiga Belas 45 Production, Sinergy for Indonesia, Indonesia Care
TanggalAudisi dimulai pertengahan 2025; final direncanakan November 2025
GenreKompetisi vokal (lagu kebangsaan, lagu daerah, dan lagu budaya)
Situs webhttps://fnanofficial.id/

Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN) adalah sebuah kompetisi vokal nasional di Indonesia yang pertama kali diumumkan pada tahun 2025. Festival ini bertujuan menyaring bakat vokal penyanyi muda dengan latar aspirasi wawasan kebangsaan dan apresiasi terhadap lagu-lagu nasional dan daerah. [4]

Program ini diluncurkan oleh event organizer Tiga Belas 45 Production, bersama Sinergy for Indonesia dan Indonesia Care. FNAN dirancang sebagai respons atas kekhawatiran menyusutnya apresiasi terhadap lagu-lagu kebangsaan dan lagu daerah di kalangan generasi muda Indonesia. [5][6]

Format dan mekanisme

[sunting | sunting sumber]

Sesuai syarat resmi pendaftaran, peserta mendaftar secara daring dengan mengunggah video audisi (format yang ditentukan pada laman resmi). Peserta yang lolos melalui seleksi administratif dan teknis akan mengikuti tahap pembinaan, dan akhirnya tampil di babak final. Rentang usia peserta yang diumumkan untuk tahun 2025 adalah antara 17 hingga 30 tahun. [7]

Repertoar

[sunting | sunting sumber]

Repertoar yang dijadikan materi kompetisi mencakup lagu-lagu kebangsaan dan daerah dalam aransemen modern. Panitia juga merilis karya-karya tematik yang berkaitan dengan event ini. [8]

Ikon dan promosi

[sunting | sunting sumber]

Untuk gelaran 2025, dua penyanyi muda—Dul Jaelani dan Shanna Shannon—dipilih sebagai ikon acara. Nama mereka banyak disebut dalam materi promosi dan liputan media. [9][10]

Penjurian dan pembinaan

[sunting | sunting sumber]

Jumlah dan identitas juri tidak dijabarkan secara terbuka, namun liputan menyebutkan adanya keterlibatan musisi, pemerhati budaya, serta tenaga pendidikan. Program pembinaan dilaporkan termasuk lokakarya tentang vokal dan wawasan kebangsaan, dengan dukungan dari mitra lembaga tertentu. [11][12]

Penerimaan publik

[sunting | sunting sumber]

Peluncuran FNAN mendapat liputan oleh sejumlah media nasional, dengan penekanan pada unsur kebangsaan dan pendidikan karakter. Beberapa liputan menyoroti tujuan sosial program tanpa menampilkan indikator kinerja seperti jumlah peserta atau hasil akhir. [13]

Isu dan keterbatasan

[sunting | sunting sumber]

Beberapa komentar yang disorot media menyentuh isu-isu seperti perlunya keseimbangan antara pelestarian budaya dengan inovasi, hak atas lagu tradisional, dan akses peserta luar kota besar. Hingga Agustus 2025 belum tersedia penilaian atau ulasan akademik indepen yang menilai efektivitas atau dampak jangka panjang program ini. [14]

Acara pencarian bakat lainnya di Indonesia

[sunting | sunting sumber]

Akademi Fantasi Indosiar - Indosiar

Akademi Sahur Asia - Indosiar

Akademi Sahur Indonesia - Indosiar

Akademi Syiar Indonesia Junior - Indosiar

Bintang Pantura - Indosiar

Cooking Master Indonesia - Indosiar

D'Academy - Indosiar

D'Academy Asia - Indosiar

D'Academy Celebrity - Indosiar

D'Star - Indosiar

D'Terong Show - Indosiar

Duo Komedian - GTV

eSports Star Indonesia - GTV

Generasi Anak Band - NET.

Golden Memories - Indosiar

Golden Memories Asia - Indosiar

Gokil - NET.

Gong Show - Trans TV

Gong Show Indonesia - RCTI

Go Show - NET.

Hafiz Indonesia - RCTI

Hafizh Qur'an - Trans7

Hell's Kitchen Indonesia - SCTV

Idola Cilik - RCTI

Indonesia Mencari Bakat - Trans TV

Indonesia's Got Talent - RCTI, SCTV dan Indosiar

Indonesia's Next Top Model - NET.

Indonesian Idol - RCTI

Indonesian Idol Junior - RCTI

Junior MasterChef Indonesia - RCTI

Just Duet - NET.

KFC Mencari Bucket - NET.

Kontes Dangdut Indonesia - MNCTV

Koplo Superstar - ANTV

La Academia Junior Indonesia - SCTV

Liga Dangdut Indonesia - Indosiar

Little Miss Indonesia - SCTV

Like a chef

Mamamia Show - Indosiar

MasterChef Indonesia - RCTI

Miss Celebrity Indonesia - SCTV

Panggung Dubi - RTV

Pop Academy - Indosiar

Puteri Muslimah Asia - Indosiar

Puteri Muslimah Indonesia - Indosiar

Qari Cilik Indonesia - SCTV

Qori Indonesia - RTV

Rising Star Dangdut - MNCTV

Rising Star Indonesia - RCTI

Rising Star Indonesia Dangdut - MNCTV

Sekolah Stand Up Milenial - RTV

Shadow Singer Indonesia - GTV

Sing to win indonesia

Sing Like Mama - GTV

Singing Battle Indonesia - GTV

Supermama Selebshow - Indosiar

Superstar Show - Indosiar

Stand Up Comedy Academy - Indosiar

Stand Up Comedy Indonesia - Kompas TV

StarDut - Indosiar

Sunsilk Hijab Hunt - Trans TV dan Trans7

Syair Ramadan - GTV

The Cuts Indonesia - Trans7

The Dance Icon Indonesia - SCTV

The Great Magician - GTV

The Indonesian Next Big Star - RCTI

The Mask Singer Indonesia - GTV

The Master - RCTI

The Master Junior - RCTI

The Next Didi Kempot - GTV

The Next Influencer - ANTV

The Next Mentalist - Trans7

The Voice Indonesia - RCTI, GTV dan Indosiar

The Voice Kids Indonesia - GTV

The Voice: All-Stars (Indonesia) - GTV

Top Chef Indonesia - SCTV

Voice of Ramadan - GTV

X Factor Indonesia - RCTI

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Parke, Beverly N. (2003). Discovering Programs for Talent Development. Thousand Oaks, Calif.: Corwin Press. hlm. 131–132. ISBN 978-0-7619-4613-7.
  2. Redden, Guy (2008). "Making Over the Talent Show". Exposing Lifestyle Television: The Big Reveal. Ashgate Publishing. hlm. 129–144. ISBN 978-1-4094-9286-3.
  3. Iwabuchi, Koichi (2002). Recentering Globalization: Popular Culture and Japanese Transnationalism. Duke University Press. hlm. 100–100, 225. ISBN 0822384086.
  4. Ikhsan Abdul Hakim (14 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri 2025 Bakal Digelar November, Gelar Audisi Ikon Anak Negeri". Kompas TV. Diakses tanggal 15 August 2025.
  5. Rahmatul Fajri (13 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri Cari Penyanyi Berwawasan Kebangsaan". Media Indonesia. Diakses tanggal 15 August 2025.
  6. Ruly Riantrisnanto (14 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri Digelar untuk Cetak Generasi Muda Nasionalis Lewat Musik". Liputan6. Diakses tanggal 15 August 2025.
  7. "Audisi Festival Nyanyian Anak 2025 – Syarat & Ketentuan Pendaftaran". FNAN Official. Diakses tanggal 15 August 2025.
  8. Ikhsan Abdul Hakim (14 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri 2025 Bakal Digelar November, Gelar Audisi Ikon Anak Negeri". Kompas TV. Diakses tanggal 15 August 2025.
  9. Elang Riki Yanuar (14 July 2025). "Dul Jaelani Ajak Anak Muda Bangga dengan Musik Indonesia". Medcom. Diakses tanggal 15 August 2025.
  10. "Dul Djaelani dan Shanna Shannon Didapuk sebagai Ikon Festival Nyanyian Anak Negeri 2025". Selebritalk. July 2025. Diakses tanggal 15 August 2025.
  11. Ruly Riantrisnanto (14 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri Digelar untuk Cetak Generasi Muda Nasionalis Lewat Musik". Liputan6. Diakses tanggal 15 August 2025.
  12. JPNN (14 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri 2025 Siap Cetak Talenta Musik Berjiwa Nasionalis". JPNN. Diakses tanggal 15 August 2025.
  13. Rahmatul Fajri (13 July 2025). "Festival Nyanyian Anak Negeri Cari Penyanyi Berwawasan Kebangsaan". Media Indonesia. Diakses tanggal 15 August 2025.
  14. "Gelisah Nasionalisme Anak Muda Pudar, Ajang 'Idol' Baru Lahir Cari Penyanyi Berwawasan Kebangsaan". KapanLagi. July 2025. Diakses tanggal 15 August 2025.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]

Situs resmi Festival Nyanyian Anak Negeri (FNAN)

Kanal YouTube resmi

Akun Instagram resmi

Halaman Facebook resmi

Akun TikTok resmi