Abdullah Vanath
Abdullah Vanath | |
|---|---|
| Wakil Gubernur Maluku ke-7 | |
| Mulai menjabat 20 Februari 2025 | |
| Presiden | Prabowo Subianto |
| Gubernur | Hendrik Lewerissa |
Pendahulu Barnabas Orno Pengganti Petahana | |
| Bupati Seram Bagian Timur ke-1 | |
| Masa jabatan 13 September 2010 – 13 September 2015 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono Joko Widodo |
| Gubernur | Karel Albert Ralahalu Saut Situmorang (Pj.) Said Assagaff |
| Wakil | Sitti Umaria Suruwaky |
| Masa jabatan 2005–2010 | |
| Presiden | Susilo Bambang Yudhoyono |
| Gubernur | Karel Albert Ralahalu |
| Wakil | Sitti Umaria Suruwaky |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 21 Mei 1971 Werinama, Seram Bagian Timur, Maluku |
| Partai politik | NasDem (2025–sekarang) |
Abdullah Vanath (lahir 21 Mei 1971) adalah seorang Wakil Gubernur Maluku periode 2025–2030 berpasangan dengan Hendrik Lewerissa.[1]
Kehidupan Pribadi
[sunting | sunting sumber]Abdullah Vanath menikah dengan Hj. Rohani Vanath. Istrinya dikenal aktif dalam berbagai kegiatan publik dan sosial, termasuk pernah menjadi juri dalam acara Duta Bahasa.
Pasangan ini memiliki tiga orang putra. Pada tahun 2025, kedua putranya tersebut dilaporkan dipindahkan untuk menempuh pendidikan di SMA Yayasan Persekolahan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) Ambon.
Pendidikan
[sunting | sunting sumber]Ia menempuh pendidikan di SD Negeri II Werinama pada tahun 1978–1984, kemudian melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) pada tahun 1984–1987. Setelah itu, ia bersekolah di SMA Negeri 1 Ambon pada tahun 1987 dan meneruskan studi di Madrasah Aliyah (MA) Ambon pada periode 1988–1990. Pendidikan tingginya ditempuh di STIA Trinitas Ambon jenjang S1 pada tahun 2000–2005.
Organisasi
[sunting | sunting sumber]Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pusat Peran Serta Masyarakat Kota Ambon periode 2001–2002, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Ambon periode 2002–2004, serta Ketua Tim Percepatan Pembentukan Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) pada 2003–2004. Pada tahun 2013, ia juga dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Maluku.
Karier
[sunting | sunting sumber]Abdullah Vanath memulai karier eksekutifnya sebagai bupati di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT). Ia menjabat selama dua periode, yaitu pada 2005–2010 dan 2010–2015. Pada periode keduanya, ia berpasangan dengan Sitti Umaria Suruwaky sebagai wakil bupati.
Setelah masa jabatannya berakhir, Vanath sempat beralih profesi dan fokus pada sektor pertanian, khususnya menjadi petani pala.
Pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Maluku tahun 2024, ia kembali ke dunia politik eksekutif dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Maluku. Ia berpasangan dengan Hendrik Lewerissa sebagai calon gubernur. Pasangan ini memenangkan kontestasi politik tersebut dan dilantik pada awal tahun 2025.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Media, Kompas Cyber (2024-12-09). "Hendrik-Abdullah Menang Pilkada Maluku". KOMPAS.com. Diakses tanggal 2024-12-09.
| Jabatan politik | ||
|---|---|---|
| Jabatan lowong Terakhir dijabat oleh Barnabas Orno |
Wakil Gubernur Maluku 2025–sekarang |
Petahana |
| Didahului oleh: Abdul Gani Wokanubun sebagai Penjabat Bupati |
Bupati Seram Bagian Timur 2005–2015 |
Diteruskan oleh: Abdul Mukti Keliobas |



