Abdul Hadi (aktor)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Abdul Hadi adalah nama panggung dari Eddy Mendieta (lahir di Manila, Filipina, 14 Agustus 1907 – meninggal di Jakarta, 23 Juni 1971 pada umur 63 tahun) seorang aktor Indonesia yang terkenal di era 50-an.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Eddy memasuki dunia akting sejak berusia 15 tahun, ketika ia bergabung pada perkumpulan sandiwara Iberia Light Op­era Co. di Manila. Pertunjukan panggung ini, sebagaimana lazimnya opera, dialog-dialognya diucapkan dengan nyanyian. Eddy memang mempunyai suara yang bagus sehingga dia sering tampil di acara-acara grup tersebut. Ia pertama kali muncul dalam operet tiga babak, yaitu "The Merry Widow". Lazimnya rombongan teater masa itu, ia turut hidup berkelana dan berpindah dari satu grup ke grup lain. Eddy yang masih memiliki keturunan Spanyol Filipina ini ikut mengembara sampai ke Medan pada tahun 1934. Di kota ini dia bergabung dengan rombongan panggung Indonesia, "Miss Riboet Orion", dan selanjutnya ia menjadi penduduk tetap Indonesia. Pada masa pendudukan Jepang ia mulai masuk dunia perfilman (1942-1945 dan tergabung sebagai pemain pada dinas perfilman Jepang, Nippon Eiga Sha. Sesudah itu, ketika pada masa revolusi, ia kembali ke pentas dengan nama Abdul Hadi, antara lain di rombongan Bintang Soerabaia. Pada tahun 1950, ia menjadi pemain tetap di perusahaan film Persari, dan tampil di hampir semua produk perusahaan tersebut sejak produksi film pertama, Sedap Malam (1950). Pada FFI pertama, Abdul Hadi meraih gelar sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik dalam film Tarmina (1954) bersama dengan A.N. Alcaff dalam film Lewat Djam Malam. Selanjutnya ia hanya tampil dalam berbagai peran kecil, antara lain dalam film Dewi (1957).

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
tidak ada
Pemeran Utama Pria Terbaik
(Festival Film Indonesia)

Film : Tarmina bersama dengan A.N. Alcaff dalam Lewat Djam Malam
(1955)
Diteruskan oleh:
Soekarno M. Noor
Film : Anakku Sajang (1960)