A.S. Sukawijaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

A.S Sukawijaya atau dikenal dengan Yoyok Sukawi (lahir di Semarang, 1 Maret 1978; umur 39 tahun) adalah putra kedua dari wali kota Semarang Sukawi Sutarip, SE, MM, dan Ibu Dra.Endang Setyaningdyah mantan Bupati Demak.

Ia adalah anak tengah dari 3 bersaudara, adik dari Wakil Bupati Pati Kartina Sukawati SE, MM (akrab dipanggil dengan bu Tasina/Ina) dan kakak dari manajer PSIS Yunior dan Puslat PSIS, Suka Adi Satya.

A.S Sukawijaya adalah manajer tim PSIS Semarang sejak tahun 2002.

Manajer muda dengan nama lengkap Alamsyah Satyanegara Sukawijaya ini telah memiliki 1 anak bernama Chantia.

Di bawah kendali Yoyok Sukawi, prestasi PSIS Semarang terus meningkat sejak Liga Indonesia 2003.

Pengalaman[sunting | sunting sumber]

A.S. Sukawijaya telah berpengalaman sebanyak 4 musim kompetisi memegang team berjuluk Mahesa Jenar ini, yang terakhir adalah dengan dikeluarkannya SK no.701/SK/KU/X/2005 tertanggal 14 Oktober 2005 yang ditanda tangani oleh ketua umum PSIS Semarang

  • Pertama pada Liga Indonesia (LI) IX (setelah manajer tim dipegang Yoyok Mardijo), dan bersama dengan pelatih Daniel Roekito hanya mampu membawa Eko Purjianto dan kawan-kawan bertengger di peringkat ke-13.
  • Kemudian di Liga Indonesia (LI) X mampu meningkatkan peringkat PSIS dari 13 ke peringkat sembilan bersama dua pelatih, yaitu Cornelis Soetadi (mundur di putaran kedua) dan Hery Kiswanto.
  • Pada Liga Indonesia (LI) XI tahun 2005, bersama dengan pelatih Bambang Nurdiansyah berhasil membawa Emmanuel De Porras dan kawan-kawan menjadi juara ketiga di bawah Persipura Jayapura (juara pertama) dan Persija Jakarta Pusat (runner up)
  • Liga Indonesia 2006, berhasil menjadi Runner Up Liga Indonesia dan akhir tahun tersebut juga menjadi Runner Up dari Piala Emas Bang Yos
  • Liga Indonesia 2007, berhasil menggaet pemain pujaan Semarang, Julio Lopez dan partnernya Alfredo Figueroa dan beberapa pemain lokal berkualitas baik, seperti Abdul Wahab, Kahudi, Fakhruddin dan Kiper Basuki.