2nd Miracle in Cell No. 7
| 2nd Miracle in Cell No. 7 | |
|---|---|
Poster rilis teatrikal | |
| Sutradara | Herwin Novianto |
| Produser | Frederica |
| Skenario | Alim Sudio |
| Cerita | Cerita Asli: Lee Hwan-kyung Cerita Adaptasi: Alim Sudio |
Berdasarkan | Miracle in Cell No. 7 oleh Lee Hwan-kyung |
| Pemeran | |
| Penata musik | Purwacaraka |
| Sinematografer | Nur Hidayat |
| Penyunting | Sentot Sahid |
Perusahaan produksi | |
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 147 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Indonesia |
2nd Miracle in Cell No. 7 adalah film drama keluarga Indonesia tahun 2024 yang disutradarai oleh Herwin Novianto yang merupakan sekuel sekaligus prekuel dari film pertamanya yang diadaptasi dari film asal Korea Selatan tahun 2013 dengan judul sama.[1] Film ini berkisah mengenai kelanjutan cerita dari Kartika yang tidak mengetahui bahwa ayahnya telah meninggal, serta cerita bagaimana kisah masa lalu ayahnya sehingga bisa membentuk keluarga.
2nd Miracle in Cell No. 7 ditayangkan secara perdana di bioskop Indonesia pada 25 Desember 2024.[2]
Sinopsis
[sunting | sunting sumber]Film ini berisi tentang kelanjutan kisah Kartika setelah ayahnya, Dodo mendapat hukuman mati. Namun, selama ini Kartika tidak tahu bahwa ayahnya sudah meninggal, ia hanya tahu bahwa sang ayah masih ada dan tengah menjalani hukuman di penjara.
Rupanya, semua pihak sudah sepakat untuk menyembunyikan kenyataan bahwa Dodo sudah meninggal demi melindungi perasaan Kartika. Selaku Kepala Lapas yang menampung Kartika, Hendro dan sang istri Linda tetap ingin merahasiakan nasib tragis yang dialami ayahnya. Begitu pula dengan teman satu sel ayahnya yang juga masih menutup rapat fakta tersebut. Mereka kompak bersikap biasa saja saat Kartika masih diselundupkan ke dalam sel untuk menjenguk ayahnya.
Lalu, konflik pun bermula ketika Kepala Lapas, Hendro berencana mengadopsi Kartika sebagai anaknya. Upaya itu hendak digagalkan oleh Kepala Dinas Sosial setempat yang membuat seluruh warga binaan sel nomor 7 termasuk Hendro menuntut keadilan.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Vino G. Bastian sebagai Dodo Rozak: suami Juwita dan ayah Kartika.[3]
- Graciella Abigail sebagai Kartika Rozak: anak Dodo Rozak dan Juwita.[4]
- Marsha Timothy sebagai Juwita "Ibu Uwi": istri Dodo Rozak dan ibu Kartika.[5]
- Indro Warkop sebagai Japra "Foreman" Effendi[6]
- Tora Sudiro sebagai Zaki[6]
- Rigen Rakelna sebagai Yunus "Bewok"
- Indra Jegel sebagai Atmo "Gepeng"
- Bryan Domani sebagai Asrul "Bule"[7]
- Denny Sumargo sebagai Hendro Sanusi: Kepala Lapas, suami Linda, dan ayah angkat Kartika.[8]
- Muhadkly Acho sebagai Pak Hengky[9]
- Coki Pardede sebagai Amat
- Agla Artalidia sebagai Linda: istri Hendro dan ibu angkat Kartika.
- Ayushita sebagai Kemala Wibisono[10]
- Iedil Dzuhrie Alaudin sebagai William "Willy" Wibisono
- Della Dartyan sebagai Sarah Batara: pengacara Hendro.
- Yati Surachman sebagai Ibu Anik
- Restu Sinaga sebagai Pak Anwar
- Elly D. Luthan sebagai Kepala Yayasan
- Nugie sebagai suami pertama Juwita
- Rizky Hanggono sebagai Pengacara Dinas Sosial
- Piet Pagau sebagai Hakim Ketua
- Agus Kencrot sebagai Pak Agus
- Megarita sebagai Ibu Poppy
- Keanu Azka sebagai Barak
Lagu tema
[sunting | sunting sumber]Penghargaan dan nominasi
[sunting | sunting sumber]| Tahun | Penghargaan | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| 2025 | Anugerah Musik Indonesia 2025 | Artis Solo Wanita Pop Terbaik | "Mencintaimu" oleh Mahalini Raharja | Belum diputuskan | |
| Karya Produksi Original Soundtrack Terbaik | |||||
| Karya Produksi Re-Aransemen Terbaik | Andi Rianto - "Mencintaimu" | ||||
| Festival Film Wartawan 2025 | Film Terbaik Genre Drama | Falcon Pictures | |||
| Sutradara Terbaik Genre Drama | Herwin Novianto | ||||
| Penyunting Gambar Terbaik Genre Drama | Sentot Sahid & Febby Gozal | ||||
| Penulis Skenario Terbaik Genre Drama | Alim Sudio | ||||
| Aktor Pendukung Terbaik Genre Drama | Muhadkly Acho |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Produser Beberkan Alasan Pilih Herwin Novianto untuk Sutradarai 2nd Miracle In Cell No 7". tribunnews.com. 28 November 2024. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
- ↑ "5 Hal yang Mesti Diketahui Sebelum Tonton 2nd Miracle in Cell No. 7". cnnindonesia.com. 27 Desember 2024. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
- ↑ "Disutradarai Herwin Novianto, Vino G Bastian Masih Akan Tampil di Film 2nd Miracle In Cell No. 7". merdeka.com. 8 Oktober 2024. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
- ↑ "Profil dan Biodata Graciella Abigail, Pemeran Kartika dalam Film 2nd Miracle in Cell No 7 Lengkap: Umur, Akun IG, Karier". warnanusa.com. 23 Desember 2024. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
- ↑ "Vino G. Bastian dan Marsha Timothy Beradu Akting di Film 2nd Miracle In Cell No. 7". tempo.co. 21 Desember 2024. Diakses tanggal 30 Desember 2024.
- 1 2 "Bocoran Karakter Tora Sudiro dan Indro Warkop dalam Sekuel Miracle In Cell No. 7". kumparan.com. 21 Desember 2024. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
- ↑ "10 Film dan Series Terbaik yang Dibintangi Bryan Domani". inilah.com. 19 Februari 2025. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
- ↑ "Denny Sumargo Menangis Usai Menonton 2nd Miracle in Cell No.7". kompas.com. 22 Desember 2024. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
- ↑ "Cerita Acho Bawa 'Jusuf Kalla' di 2nd Miracle In Cell No.7". detik.com. 26 Desember 2024. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
- ↑ "7 Peran Ayushita dalam Film, Bikin Geram di 2nd Miracle in Cell No. 7". idntimes.com. 4 Januari 2025. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
- ↑ "Suara Liris Mahalini Antarkan Suasana Haru di Film 2nd Miracle in Cell No. 7". tempo.co. 22 Desember 2024. Diakses tanggal 20 Maret 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- 2nd Miracle in Cell No. 7 di IMDb (dalam bahasa Inggris)