1000 Haiku Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
1000 Haiku Indonesia
1000 Haiku Indonesia.jpg
PengarangAntologi
Perancang sampulDanar Satria Kinantan
BahasaBendera Indonesia Indonesia
GenreHaiku
PenerbitKosakata Kita
Halaman226 halaman
ISBN978-602-89-6657-3

1000 Haiku Indonesia adalah judul buku kumpulan puisi pendek (haiku) yang diterbitkan oleh Kosakata Kita, pada tahun 2015. Buku setebal 226 halaman dengan ISBN 978-602-8966-57-3, ini dirintis dan dikuratori oleh Kurniawan Junaedhie, Soni Farid Maulana, Ewith Bahar, dan Esti Ismawati. Buku ini menghimpun 100 penulis haiku dan memuat 1000 haiku berbahasa Indonesia sekaligus merupakan potret para penulis haiku Indonesia.[1][2]

Latar belakang[sunting | sunting sumber]

Haiku adalah puisi pendek asli Jepang yang sudah dikenal di dunia. Kata 'puisi pendek' menekankan bahwa puisi yang hanya terdiri dari tujuh belas suku kata, itu pada dasarnya secara esensi berbeda dengan puisi pada umumnya. Pada puisi, penyair bebas berekspresi dan berimajinasi. sebaliknya, pada haiku, penyair hanya dituntut menuliskan impressi, dan bukan ekspresi melalui kata-kata tak terbatas. Tradisi penulisan haiku di kalangan pendeta Zen di Jepang berkaitan erat dengan musim sebagai referensi, karena itu sebagian haiku yang ditulis pun bertemakan alam.

1000 Haiku Indonesia karya para penulis haiku Indonesia sedikit berbeda. Buku ini lebih banyak berisi tentang doa dan suara malam. Ini meneguhkan ciri bangsa Indonesia yang relijius. Hampir seribu haiku dalam buku ini berbicara tentang tuhan, malam, sunyi, tentang sesuatu yang mengindahkan dunia. Goresan haiku tentang Tuhan begitu kental dengan segala citranya yang orisinal dan unik, khas penyairnya.

Para penyair[sunting | sunting sumber]

  1. Ade saskia darmawan
  2. Adri Darmadji Woko
  3. Agus Chaerudin
  4. Agustinus Abraham
  5. Ahmadi Almaksumi Nst
  6. Ana Mustamin
  7. Ang Jasman
  8. Anggoro Suprapto
  9. Ariana Pegg
  10. Arsyad Indradi
  11. Bambang Isworo
  12. Beni Guntarman
  13. Betty Yulia
  14. Bhe She
  15. Bhudi Tjahja
  16. Cerasu Ceceep
  17. Cunong Nunuk Suraja
  18. Denis Hilmawati
  19. Dharmadi
  20. Dian Nugraheni
  21. Donald Sitompul
  22. Dwiyana Sae
  23. Eddy R. Yusuf
  24. Eko Purwanto
  25. Elly Andromeda
  26. Elmi Zarni Bahar
  27. Elyzha betha
  28. Emi Suy Hariyanto
  29. Endah S Trusthi
  30. Endang Werdiningsih
  31. Ersa Sasmita
  32. Esti Ismawati
  33. Evi Manalu
  34. Ewith Bahar
  35. Free Bearty
  36. Handoko F. Zainsam
  37. Handrawan Nadesul
  38. Hanna Yohana
  39. Hardho Sayoko SPB
  40. Hardi M. Sipon
  41. Helwatin Najwa
  42. Heni Hendrayani Sudarsana
  43. Heru Antoni
  44. Imron Tohari
  45. Irawan Massie
  46. Janus A. Satya
  47. Jim B. Aditya
  48. Joshua Igho
  49. Khan Mahabatussyairbillah
  50. Kurniawan Junaedhie
  51. Linda Ramsita Nasir
  52. M. Djoko Yuwono
  53. Marina Novianti
  54. Martin marthawienata
  55. MelatI Purwakarta
  56. Moh. Ghufron Cholid
  57. Muhammad Syukron
  58. Nadjib Kartapati Z
  59. Neni Saputra
  60. Nila Hapsari
  61. Nona g. Muchtar
  62. Nurul Why
  63. Oei Sien Tjwan
  64. Pipie J. Egbert
  65. Prijono Tjiptoherijanto
  66. Rangga Alvino Deanova
  67. Ratna Dewi Barrie
  68. Reni Erina
  69. Renny Yulia
  70. Rini Intama
  71. Riswo Mulyadi
  72. Riri Tirtonegoro
  73. Rusdi Fauzi
  74. Rusdiana Hormansyah
  75. Samara Aji
  76. Samsuni Sarman
  77. Selamat Bakumpai
  78. Setyo Widodo
  79. She Lovly Gitzu
  80. Shinta Miranda
  81. Sofyan RH. Zaid
  82. Soni Farid Maulana
  83. Budi Santosa
  84. Sudh Widjaja
  85. Sugiyatno DM
  86. Supryadi Siregar
  87. Sutirman Eka Ardhana
  88. Syarifuddin Arifin
  89. Taberi Lipani
  90. Tan Baby Anis K. Maria Petra
  91. Teddy Permana Saputra
  92. Titi Rumsiti
  93. Waluya Dimas
  94. Weni Suryandari
  95. Wienda BTB
  96. Windhihati Mazhaya
  97. Yang Shanti
  98. Yanie Wuryandari
  99. Yanti S. Sastro Prayitno
  100. Zairinah Simbolon

Referensi[sunting | sunting sumber]