Yongki Aribowo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yongki Aribowo
Yongki-Aribowo.jpg
Informasi pribadi
Nama lengkap Yongki Aribowo
Tanggal lahir 23 November 1989 (umur 24)
Tempat lahir Tulungagung, Indonesia
Tinggi 1.75 m (5 ft 9 in)
Posisi bermain Penyerang
Informasi klub
Klub saat ini PS Barito Putra
Nomor 88
Karier junior
2004-2006 SSB Sinar Jaya
2006-2007 Perseta
2007-2008 PSBI Blitar
2008-2009 Persik Kediri U-21
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
2009-2010 Persik Kediri 19 (7)
2010-2011 Arema Indonesia 16 (7)
2011-2012 Persisam Putra 30 (4)
2012- PS Barito Putera 32 (6)
Tim nasional
2009 Indonesia U-23 15 (2)
2010- Indonesia 8 (2)
* Penampilan dan gol di klub senior hanya dihitung dari liga domestik dan akurat per 4 Maret 2014.

‡ Penampilan dan gol di tim nasional
akurat per 13 Oktober 2011

Yongki Aribowo (ditulis juga Yongki Ariwibowo, lahir di Tulungagung, Jawa Timur, 23 November 1989; umur 24 tahun) adalah seorang pemain sepak bola profesional yang kini bermain di klub Barito Putera. Sebagai penyerang, Yongki memiliki kecepatan, kelincahan, kemampuan mengontrol bola, memanfaatkan perangkap offside , tendangan terukur mematikan, dan sundulan bola-bola atas yang cukup baik. Seperti pemain lain ia juga mempunyai idola, pemain yang ia kagumi adalah striker AC Milan, Filippo Inzaghi.

Puncak prestasi terbaik Yongki Aribowa adalah pada tahun 2010 saat ia tergabung dalam Timnas Indonesia asuhan Alfred Riedl untuk Piala AFF 2010. Dari tiga kali penampilan ia menyumbangkan dua gol, ketika timnas bersua Maladewa dan Timor Leste. Kegemilangan penampilannya di Piala AFF 2010 membuat dia dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia U23 untuk ajang SEA Games 2011, iapun kerap dipercaya sebagai penyandang ban kapten, meski kalah difinal melawan Malaysia Timnas U23 berhasil menyumbangkan medali perak.

Namun sayang sempat dibekap cedera yang cukup parah membuat kiprahnya sedikit terhenti dan ferformanyapun menurun membuat dia dilepas Arema Indonesia, klubnya saat itu. Musim 2011-2012 ia bergabung bersama Persisam Putra Samarinda namun selama di Persisam Yongki kerap disebut masih belum menemukan kembali ketajamannya, alhasil hanya 7 gol yang dia sumbangkan untuk Persisam selama satu musim, pada akhir musim manajemen Persisam tidak memperpanjang kontraknya lagi.

Pada tahun 2012 Barito Putera, tim promosi ISL 2012-2013 tertarik untuk mendatangkannya ke Banjarmasin untuk memeperkuat lini depan tim yang berjuluk Laskar Antasari. Diungkapkan Salahuddin, pelatih Barito Putera, bersama Barito Yongki diharapkan bisa kembali menemukan ketajaman dan ferforma terbaiknya. Yongki diberikan kepercayaan penuh menjadi ujung tombak Barito Putera bersama rekan duetnya Djibril Coulibaly.

Karier Klub[sunting | sunting sumber]

SSB Sinar Jaya[sunting | sunting sumber]

Yongki memulai masa sebagai pemain sepak bola di SSB Sinar Jaya, Tulungagung sebagai pemain binaan pada tahun 2004. Disini, bakatnya terlihat dalam kemampuannya menggocek bola, kecepatan saat membawa bola, kelincahan dalam menipu pemain bertahan lawan, dan keahliannya dalam menerobos perangkap offside. Pada tahun 2006, dengan harapan memupuk karier sepak bola profesionalnya, ia kemudian berhenti dari SSB Sinar Jaya untuk bergabung dengan klub profesional pada saat itu yang bernama Perseta.

Perseta[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2006, Yongki bergabung dengan Perseta, namun ia diterima hanya sebagai tim junior. Tidak pupus harapan dengan hanya memasuki tim junior, Yongki terus berusaha keras untuk dapat menembus tim inti.

Di Perseta Junior, talenta Yongki semakin berkembang, tapi justru dia malah sering dibangkucadangkan oleh pelatih Perseta Junior.

PSBI Blitar[sunting | sunting sumber]

Tak betah di Perseta, dia melabuhkan kakinya untuk merumput di klub sepak bola tetangga, PSBI Blitar yang notabene sebagai klub yang kastanya setingkat lebih tinggi dari Perseta. Posisi Yongki sebagai striker yang pandai menempatkan posisi di depan gawang lawan dan memiliki kecepatan lari di atas rata-rata membuat pengurus Persik Kediri tertarik dan merekrutnya sebagi pemain Persik Kediri U-21.

Persik Kediri[sunting | sunting sumber]

Yongki bergabung dengan Persik Kediri U-21 pada musim 2008-2009. Saat bermain bersama Persik Kediri U-21, Yongki tampil sebanyak 25 kali dan mencetak 16 gol.

2008-2009 : 17 (10)

2009-2010 : 8 (6)

Walaupun sudah direkrut sebagai pemain Persik Kediri U-21 yang kastanya setingkat lebih tinggi dari PSBI Blitar, lagi – lagi nasib Yongki kurang begitu mujur. Dia lebih sering menjadi pemain cadangan dan kalah pamor dari striker muda lainnya seperti Aan Andik. Sementara tim inti Persik Kediri kala itu penuh dengan penyerang papan atas Indonesia Super League seperti Cristian Gonzales, Budi Sudarsono, dan Ronald Fagundez, sehingga ia kurang diperhitungkan.

Pada paruh musim Indonesia Super League 2009-2010, ia akhirnya mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama tim inti, sebanyak 19 kali dan mencetak 7 gol.

Arema Indonesia[sunting | sunting sumber]

Selepas terdegradasinya Persik Kediri dari Indonesia Super League ke Divisi Utama pada Liga Super Indonesia musim 2009-2010, Yongki bergabung dengan klub Arema Indonesia,[1] sebuah klub penghuni Liga Super Indonesia, dengan status Free Transfer, dikarenakan masa kontraknya yang telah habis.

Persisam Putra Samarinda[sunting | sunting sumber]

Pada 13 Oktober 2011, Yongki resmi bergabung dengan Persisam Putra Samarinda[2].

PS Barito Putera[sunting | sunting sumber]

Pada 12 November 2012, Setelah tak diperpanjang kontraknya dengan Persisam Putra Samarinda, Yongki Aribowo akhirnya mendapat pelabuhan baru untuk berlaga di kompetisi sepak bola Indonesia di Indonesia Super League 2012-13. Salah satu klub Pulau Kalimantan lainnya, Barito Putera, resmi mendatangkan eks pemain Persik Kediri tersebut ke Banjarmasin.

Namun, baik Yongki maupun Barito Putera enggan membeberkan nilai kontrak kesepakatan mereka kepada publik. "Untuk nilai kontrak tidak enak kalau dibuka di sini," sahut Yongki menutupi.

Di sisi lain, Pelatih PS Barito Putera, Salahuddin, mengatakan dengan bergabungnya Yongki ke dalam timnya, diharapkan masalah di lini depan seperti yang dialami saat berlaga di turnamen Celebes Cup II bisa segera teratasi. "Dia datang untuk memperkuat lini depan kami." singkat Salahuddin.

Gol di timnas senior[sunting | sunting sumber]

# Tanggal Tempat Lawan Skor Hasil Kompetisi
1. 12 Oktober 2010 Bandung, Indonesia Bendera Maladewa Maladewa 3-0 Menang Persahabatan
2. 21 November 2010 Palembang, Indonesia Bendera Timor Leste Timor Leste 6-0 Menang Persahabatan

Gelar[sunting | sunting sumber]

Klub[sunting | sunting sumber]

Arema Indonesia
  • Runner up (1): 2010/2011

Internasional[sunting | sunting sumber]

  • Runner up (1): 2010
  • Runner up (1): 2011

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]