Yogi Ahmad Erlangga

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yogi Ahmad Erlangga
Yogi terima penghargaan.jpg
Lahir 8 Oktober 1974 (umur 40)
Tasikmalaya, Jawa Barat
Tempat tinggal Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Bidang fisika
Institusi ITB
Alma mater Universitas Teknologi Delft
Dikenal karena berhasil memecahkan Persamaan Helmholtz
Penghargaan Bakrie Award 2012

Yogi Ahmad Erlangga (lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 8 Oktober 1974; umur 40 tahun) adalah seorang ilmuwan yang berhasil memecahkan Persamaan Helmholtz. Dia adalah seorang ilmuwan berprestasi dan mendapatkan penghargaan Bakrie Award 2012.

Persamaan Helmholtz[sunting | sunting sumber]

Pada Desember 2001, Yogi mengajukan diri untuk melakukan riset tentang Persamaan Helmholtz kepada Universitas Tehnologi Delft. Maka, perusahaan minyak raksasa Shell untuk meminta penyelesaian Persamaan Helmholtz secara matematika numerik secara cepat yang namanya robust (dapat dipakai pada semua masalah).[1]

Penelitian Yogi itu didasarkan pada “Ekuasi Helhmholtz.” Bagi kalangan ilmuwan, metode ekuasi itu penting dalam mengintepretasi ukuran-ukuran akustik yang digunakan untuk mensurvei cadangan minyak.[2]

Pada Desember 2005, ia berhasil memecahkan persamaan tersebut[1] dan ia masih menjadi dosen di ITB. Ketika ia memecahkan persamaan tersebut, ia menempuh program Ph.D di Delft University of Technology, Belanda.[3] Persamaan Helmholtz yang berhasil dipecahkannya, membuat banyak perusahaan minyak dunia gembira. Pasalnya, dengan rumus temuan Yogi itu mereka dapat lebih cepat dalam menemukan sumber minyak di perut bumi. Rumusnya juga bisa diaplikasikan di industri radar, penerbangan, dan kapal selam.[3][4] Metodenya ini digunakan untuk teknologi Blu-Ray, yang membuat keping itu bisa memuat data komputer dalam jumlah yang jauh lebih besar.[4]

Manfaat hasil kerja[sunting | sunting sumber]

Hasil risetnya menghebohkan dunia terutama dengan kemungkinan membuat profil 3 dimensi dari cadangan minyak. Metode dia berhasil memproses data-data seismik seratus kali lebih cepat dari metode yang sekarang biasa digunakan. Temuannya ini membuat namanya melambung. Rumus matematika yang dikembangkannya membuat ribuan insinyur minyak bisa bekerja cepat. Akurasinya tinggi. Dan akhirnya si raja minyak banyak berhemat.[2] Pasalnya, Shell selalu mempunyai masalah dalam menemukan sumber minyak bumi. Persamaan ini membutuhkan biaya yang besar, perhitungan waktu, penggunaan komputer serta memori.[1]

Maka, dalam siaran pers tahun 2005 diterangkan Universitas Delft sungguh bangga akan pencapaian Yogi. Siaran pers itu menyebutkan bahwa penelitian Yogi adalah murni matematika.[2]

Minat penelitian lain[sunting | sunting sumber]

Minat penelitiannya meliputi aljabar linier, analisis matriks, metode numerik untuk persamaan diferensial parsial (PDEs), aljabar linear numerik, metode iteratif untuk skala besar linear/non sistem linear, PDE-kendala optimasi, dengan aplikasi dalam dinamika fluida, dan propagasi gelombang dan seismik eksplorasi/ pencitraan.[5] Dia juga tertarik dalam desain pesawat dan terlibat dalam desain kendaraan udara tak berawak yang panjang dan tinggi serta berdaya tahan.[5]

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Pada 12 Agustus 2012, Aburizal Bakrie menyerahkan penghargaan kepada 6 orang yang berprestasi. Termasuk kepada Yogi Ahmad Erlangga. Setiap pemenang masing-masing akan mendapatkan penghargaan berupa trofi, piagam, dan uang sebesar Rp250 juta. Penghargaan diserahkan di XXI Ballroom Djakarta Theatre Jakarta.[6]

Minat dan hobi[sunting | sunting sumber]

Hobinya adalah memasak, dan melukis.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Yogi Ahmad Erlangga, Matematikawan Hebat Asal Tasikmalaya". Indonesia Bangga. 6 August 2008. Diarsipkan dari aslinya tanggal 13 August 2012. Diakses 14 August 2012. 
  2. ^ a b c Renne R.A Kawilarang (13 August 2010). "Matematika Rumit dari Tasikmalaya". VivaNews. Diarsipkan dari aslinya tanggal 15 August 2012. 
  3. ^ a b "Jejak Sains Indonesia di Dunia". Indonesia Berprestasi. Diarsipkan dari aslinya tanggal 13 August 2012. Diakses 13 August 2012. 
  4. ^ a b Denny Armandhanu, Iwan Kurniawan (12 August 2012). "Ini Enam Tokoh Penerima Bakrie Award (2):Mereka dianggap berjasa terhadap kehidupan intelektual bangsa.". VivaNews. Diarsipkan dari aslinya tanggal 14 August 2012. 
  5. ^ a b "Yogi Ahmad Erlangga, Ph.D:Assist. Professor of Mathematics". Diarsipkan dari aslinya tanggal 15 August 2012. Diakses 15 August 2012. 
  6. ^ "Enam Tokoh Dianugerahi Achmad Bakrie Award 2012". InvestorDaily. 13 August 2012. Diarsipkan dari aslinya tanggal 15 August 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]