Yersinia enterocolitica
| ?Yersinia enterocolitica | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
Penampakan koloni Yersinia enterocolitica pada media agar XLD.
|
||||||||||||||
| Klasifikasi ilmiah | ||||||||||||||
|
||||||||||||||
| Nama binomial | ||||||||||||||
| Yersinia enterocolitica (Schleifstein & Coleman 1939) |
Yersinia enterocolitica adalah spesies bakteri gram-negatif, tidak menghasilkan spora, fakultatif anaeobik, yang termasuk ke dalam golongan Enterobacteriacea.[1] Pada suhu 20-25 °C, bakteri ini dapat bergerak (motil), namun pada suhu 37 °C tidak terjadi pergerakan.[2] Sebagian galur (strain) dari bakteri ini merupakan patogen penyebab penyakit yang penyebarannya terjadi melalui makanan, seperti daging babi dan susu.[1] Selain melalui makanan, bakteri ini juga menyebar melalui minuman dan dapat ditemukan pada permukaan air dan sistem pembuangan air.[2] Y. enterocolitica dapat beradaptasi dengan suhu dingin dan bahkan tetap bermultiplikasi (memperbanyak diri) pada suhu 4 °C.[2] Infeksi Y. enterocolitica pada sistem gastrointestinal dapat menyebabkan enterokolitis, limfadenitis, serta gastroenteritis. Gejala yang timbul akibat infeksi Y. enterocolitica adalah diare yang diikuti demam, muntah, dan sakit perut (abdominal).[2]
Referensi [sunting]
- ^ a b (Inggris) Richard Lawley, Laurie Curtis, Judy Davis (2008). The food safety hazard guidebook. Royal Society of Chemistry. ISBN 978-0-85404-460-3.Page.97
- ^ a b c d (Inggris) Julia A. McMillan, Ralph D. Feigin, Catherine DeAngelis, M. Douglas Jones (2006). Oski's pediatrics: principles & practice. Lippincott Williams & Wilkins. ISBN 978-0-7817-3894-1.Page.1159-1160
