Yeremia 37
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Yeremia 37 (disingkat Yer 37; Penomoran Septuaginta: Yeremia 44) adalah bagian dari Kitab Yeremia dalam Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Berisi perkataan nabi Yeremia bin Hilkia, tentang Yehuda dan Yerusalem, yang hidup pada zaman raja Yosia, Yoahas, Yoyakim, Yoyakhin dan Zedekia dari Kerajaan Yehuda sekitar abad ke-7 SM.[1][2]
Daftar isi |
Teks [sunting]
- Ada 3 naskah sumber utama Kitab Yeremia: Masoretik, Septuaginta dan Naskah Laut Mati.
- Pasal ini terdiri dari 21 ayat.
- Memuat firman TUHAN yang datang kepada Yeremia, ketika Zedekia bin Yosia menjadi raja menggantikan Konya bin Yoyakim; Nebukadnezar, raja Babel, telah mengangkat dia menjadi raja atas negeri Yehuda.[3]
- Setelah menerima nubuat bahwa Zedekia akan diserahkan ke dalam tangan raja Babel,[4] maka Zedekia memberi perintah, lalu orang menahan Yeremia di pelataran penjagaan dan memberikan setiap hari kepadanya sepotong roti dari jalan tukang roti, sampai pada waktu segala roti habis di kota itu. Demikianlah Yeremia tinggal di pelataran penjagaan itu.[5]
Struktur [sunting]
Pembagian isi pasal (disertai referensi silang dengan bagian Alkitab lain):
- Yeremia 37:1-10 = Raja Zedekia meminta petunjuk kepada Yeremia
- Yeremia 37:11-16 = Yeremia dipenjarakan
- Yeremia 37:17-21 = Zedekia memindahkan tempat Yeremia dikurung
Referensi [sunting]
- ^ Dianne Bergant dan Robert J.Karris (ed). 2002. Tafsir Alkitab Perjanjian Lama. Jogjakarta: Kanisius.
- ^ (Indonesia) W.S. LaSor, D.A. Hubbard, F.W. Bush. Pengantar Perjanjian Lama 2. Sastra dan Nubuat. Jakarta: BPK Gunung Mulia. 1994. ISBN-13: 9789794150431
- ^ Yeremia 37:1
- ^ Yeremia 37:17
- ^ Yeremia 37:21
Lihat pula [sunting]
Pranala luar [sunting]
- (Indonesia) Teks Yeremia 37 dari Alkitab SABDA
- (Indonesia) Audio Yeremia 37
- (Indonesia) Referensi silang Yeremia 37
- (Indonesia) Komentari bahasa Indonesia untuk Yeremia 37
- (Inggris) Komentari bahasa Inggris untuk Yeremia 37
|
||||||||||||||||||||