Yejong dari Joseon

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Yejong dari Joseon
Hangeul 예종
Hanja 睿宗
Alih Aksara yang Disempurnakan Yejong
McCune–Reischauer Yejong
Nama lahir
Hangeul 이광
Hanja 李晄
Alih Aksara yang Disempurnakan I Gwang
McCune–Reischauer I Kwang

Yejong dari Joseon merupakan raja kedelapan Dinasti Joseon, Korea. Ia menggantikan ayahnya, Raja Sejo pada tahun 1468, namun ia memiliki fisik yang lemah untuk memerintah dan wafat setahun kemudian.

Salah satu insiden yang paling terkenal pada masa pemerintahan Yejong adalah sidang dan kematian Jenderal Nam I (남이 장군, 南怡).[1] Nam-I terkenal telah meredakan pemberontakan Yi Si-ae bersama dengan Jenderal Gang-Sun dan lainnya. Pada usia 28 tahun, ia ditunjuk sebagai Menteri Perang. Namun, ketika Yejong menjadi raja, seorang menteri yang bernama Yu Ja-gwang (유자광, 柳子光) yang iri dengan Nam I menuduhnya telah berkhianat ketika ia mendapati bahwa Yejong sendiri juga tidak senang kepada Nam I. Yu juga melibatkan Menteri Gang Sun (강순, 康純) dan memulai sebuah sidang yang disaksikan oleh raja sendiri. Mereka didapatkan bersalah dan dieksekusi dan Yu Ja-gwang dipromosikan sebagai pejabat tinggi dan diberikan gelar pangeran. Setelah insiden ini, banyak kasus dimana Yu menuduh para menteri yang kelihatannya lebih berharga daripada dirinya sendiri.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Ia dilahirkan pada tahun 1450 sebagai putra kedua Raja Sejo. Nama resminya adalah Pangeran Haeyang, namun ia dipromosikan sebagai putra mahkota ketika ia berusia 8 tahun, setelah kematian mendadak abangnya, Putra Mahkota Uigyeong.

Pada tahun 1468, ketika ia berusia 19 tahun, ayahnya Sejo menyerahkan tahta kepadanya, namun karena ia masih belum berusia 20 tahun dan lemah fisiknya semenjak ia kecil, Ratu Jeonghee, yang merupakan ibu Yejong, memerintah negara sebagai walinya. Menurut catatan di era ini, keputusan politik diambil oleh Ratu dan tiga subyek yang dipilih oleh Raja Sejo.

Meskipun total residensinya hanya 14 bulan, beberapa insiden telah terjadi. Pada tahun 1468, penghianatan Nam I memengaruhi politik Joseon dengan hebat. Tak lama setelah kematiannya pada tahun 1469, Joseon mulai melarang segala perdagangan dengan Jepang. Selama residensinya, ia menjamin hak para petani biasa untuk mengkultivasi tanah yang aslinya milik militer.

Ia hanya berusia 20 tahun ketika wafat. Makamnya berlokasi di Goyang, Gyeonggido, Korea Selatan dengan beberapa makam raja-raja dan ratu-ratu yang lainnya. Setelah kematiannya, tahta tidak diwariskan kepada putra Yejong, melainkan kepada putra saudara laki-lakinya, yang menjadi Raja Seongjong.

Keluarga[sunting | sunting sumber]

  • Ayah : King Sejo (세조)
  • Ibu : Ratu Jeonghui dari klan Papyeong Yun (정희왕후 윤씨)
  • Selir-selir :
  1. Ratu Jangsun dari klan Cheongju Han (장순왕후 한씨)
  2. Ratu Ansun dari klan Cheongju Han (안순왕후 한씨)
  3. Dayang istana dari klan Ki (상궁 기씨)
  • Keturunan :
  1. Pangeran Besar Inseong (인성대군), Putra Tunggal Ratu Jangsun dari klan Cheongju Han.
  2. Pangeran Besar Jeahn (제안대군), Putra Tunggal Ratu Ansun dari klan Cheongju Han.[2]
  3. Puteri Hyeonsuk (현숙공주), Putri Pertama Ratu Ansun dari klan Cheongju Han.
  4. Puteri Hyesun (혜순공주), Putri Kedua Ratu Ansun dari klan Cheongju Han.

Nama Lengkap Anumertanya[sunting | sunting sumber]

  • Raja Yejong Yangdo Heummun Seongmu Euiin Sohyo yang Agung Korea
  • 예종양도흠문성무의인소효대왕
  • 睿宗襄悼欽文聖武懿仁昭孝大王

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ General Nam was the son of Taejong's youngest legitimate daughter, Princess Jeongseon(정선공주), making him Yejong's first cousin once removed.
  2. ^ One of his mistresses, Jang NokSu became the infamous concubine of Prince Yeonsan.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Gelar kebangsawanan
Didahului oleh:
Sejo
Daftar Penguasa Korea
(Dinasti Joseon)
1468–1469
Diteruskan oleh:
Seongjong