Wiranatakoesoema
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Foto makam para bupati Wiranatakoesoema di Bandung, yang diambil pada tahun 1918.
Wiranatakoesoema, juga dieja Wiranatakusuma atau Wiranatakoesoemah, adalah nama sejumlah bupati Bandung di masa Hindia Belanda.
Tokoh [sunting]
R.A.A. Wiranatakoesoema V, anggota “Volksraad” dan bupati Bandung, di kongres “Prijaji-Bond” (Ikatan Priyayi) pada tahun 1929 di Surakarta.
Para bupati Bandung di masa kolonial [sunting]
- 1763 - 1794 : Tumenggung Anggadiredja III atau Wiranatakoesoema I
- 1794 - 1829 : R.A.A. Wiranatakoesoema II
- 1829 - 1846 : R.A.A. Wiranatakoesoema III
- 1846 - 1874 : R.A.A. Wiranatakoesoema IV
- 1920 - 1931 : R.A.A. Wiranatakoesoema V
- 1935 - 1945 : R.A.A. Wiranatakoesoema V (deuxième poste)
- 1948 - 1956 : Raden Tumenggung Moeharram Wiranatakoesoema VI
: R. Apandi Wiradipura
: R.A. Memed Ardiwilaga
: Kol. Inf. Masturi
: Letkol. CHJ R. H Lily Sumantri
: Kol. Inf. Sani L Abdurrahman
: Kol. Inf. H. D. Cherman E
: Kol. CZI H. U. Hatta D
: H. Obar Subarna
Setelah kemerdekaan [sunting]
Wiranatakoesoema dapat mengacu kepada beberapa hal berikut:
- Raden Aria Adipati Wiranatakoesoema V, Menteri Dalam Negeri Indonesia pertama dan pernah menjabat sebagai Wali Negara Pasundan (salah satu negara federal Republik Indonesia Serikat).