Wikipedia:Artikel pilihan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Wikipedia:Artikel Pilihan)
Lompat ke: navigasi, cari
Bantuan · Komunitas · Portal · Isi Pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Artikel bagus · Artikel pilihan · Gambar pilihan · Daftar pilihan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 262 artikel pilihan dari 357.325 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.364 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus tembolok

Seorang Hindu dari Himachal Pradesh sedang melakukan puja.

Agama Hindu merupakan agama dominan di Asia Selatan—terutama di India dan Nepal—yang mengandung aneka ragam tradisi. Agama ini meliputi berbagai aliran—di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta—serta suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang "moralitas sehari-hari" yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu cenderung seperti himpunan berbagai pandangan filosofis atau intelektual, daripada seperangkat keyakinan yang baku dan seragam. Agama Hindu disebut sebagai "agama tertua" di dunia yang masih bertahan hingga kini, dan umat Hindu menyebut agamanya sendiri sebagai Sanātana-dharma, artinya "darma abadi" atau "jalan abadi" yang melampaui asal mula manusia. Agama ini menyediakan kewajiban "kekal" untuk diikuti oleh seluruh umatnya—tanpa memandang strata, kasta, atau sekte—seperti kejujuran, kesucian, dan pengendalian diri. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Hasekura TsunenagaRentjong AtjehOerip Soemohardjo

ArsipArtikel pilihan lainnya...


Lukisan potret Hasekura sewaktu dalam misi di Roma, 1615

Hasekura Tsunenaga adalah samurai pengikut Date Masamune dari Domain Sendai pada awal zaman Edo di Jepang. Ia memimpin misi diplomatik ke Vatikan, dan melakukan perjalanan hingga Spanyol Baru (tiba di Acapulco dan berangkat dari Veracruz), serta singgah di berbagai pelabuhan di Eropa antara tahun 1613 dan 1620. Nama lainnya adalah Rokuemon Nagatsune (六右衛門長経?). Dalam buku sejarah Eropa, namanya ditulis sebagai Faxecura Rocuyemon. Misi diplomatik ke Vatikan yang dipimpinnya disebut Misi Zaman Keichō yang dikirim sesudah Misi Zaman Tenshō. Sewaktu kembali ke Jepang, Hasekura dan delegasinya mengambil rute pelayaran yang sama seperti sewaktu berangkat menuju Meksiko pada tahun 1613. Kapalnya berlayar dari Acapulco ke Manila, lalu terus ke utara menuju Jepang pada tahun 1620. Ia dianggap sebagai duta besar Jepang pertama untuk Amerika dan Eropa. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Rentjong AtjehOerip SoemohardjoBendera Jepang

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Poster Pah Wongso Pendekar Boediman

Pah Wongso Pendekar Boediman adalah sebuah film detektif 1941 dari Hindia Belanda (sekarang Indonesia). Sebagai film pertama yang dibuat oleh Star Film, film tersebut diproduseri oleh Jo Eng Sek dan menampilkan pengambilan gambar yang diambil oleh Cho' Chin Hsin. Dibintangi L. V. Wijnhamer, Jr., Elly Joenara, dan Mohamad Arief, film tersebut mengisahkan tentang pekerja sosial Pah Wongso yang sedang menginvestigasi kasus pembunuhan untuk membersihkan nama baiknya. Sebagai film pertama pada genre-nya yang dibuat di Hindia Belanda, Pah Wongso Pendekar Boediman dibuat untuk memanfaatkan popularitas Wijnhamer dan karakter-karakter Hollywood seperti Charlie Chan dan Mr. Moto. Dirilis pada April 1941 untuk mendapatkan popularitas, film ini mendapatkan tanggapan kritis yang beragam; pengulas Saeroen berpendapat bahwa kesuksesan film tersebut sepenuhnya karena ketenaran bintangnya. Sekuel dari film ini, yang kemungkinan hilang Hilang, Pah Wongso Tersangka, kemudian dirilis pada tahun berikutnya. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Agama HinduHasekura TsunenagaRentjong Atjeh

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Pengusulan artikel pilihan

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula