Wikipedia:Artikel pilihan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Wikipedia:Artikel Pilihan)
Langsung ke: navigasi, cari
Bantuan · Komunitas · Portal · Isi Pilihan · ProyekWiki · Permintaan artikel · Pengusulan
Artikel bagus · Artikel pilihan · Gambar pilihan · Daftar pilihan
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Artikel pilihan adalah artikel-artikel terbaik di Wikipedia, yang ditentukan oleh komunitas. Sebelum dimasukkan ke dalam daftar ini, artikel-artikel tersebut dinilai dan dibahas di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan, untuk memastikan keakuratan, kenetralan, kelengkapan, dan gaya penulisan, berdasarkan Wikipedia:Kriteria artikel pilihan.

Saat ini terdapat 257 artikel pilihan dari 350.690 artikel di Wikipedia, yang berarti ada satu artikel pilihan untuk setiap 1.365 artikel di Wikipedia.

Artikel yang berhasil mendapatkan status artikel pilihan akan diberikan bintang (Fairytale bookmark gold.svg) pada pojok kanan atasnya. Selain itu, apabila suatu artikel merupakan artikel pilihan di Wikipedia bahasa lain, akan diberikan bintang pada pranala interwiki di sisi kiri bawah artikel.

Hapus tembolok

Ilustrasi Turk oleh Karl Gottlieb von Windisch, dalam buku Inanimate Reason tahun 1784

Turk merupakan mesin catur palsu yang dibuat pada akhir abad ke-18. Dari tahun 1770 hingga kemusnahannya dalam kebakaran pada tahun 1854, mesin ini dipamerkan sebagai suatu automaton asli oleh beberapa pemiliknya yang berbeda, sampai akhirnya dibeberkan sebagai automaton palsu pada awal 1820-an. Turk dibuat dan ditampilkan perdana pada tahun 1770 oleh Wolfgang von Kempelen (1734–1804) demi mengesankan Ratu Maria Theresa dari Austria. Mesin tersebut tampak mampu bermain dengan cakap saat melawan manusia, dan juga mampu melakukan perjalanan kuda, yaitu suatu teka-teki catur yang mensyaratkan pemain agar mengerakkan kuda untuk menyentuh seluruh petak papan catur, tetapi tiap petak hanya boleh disentuh sekali. Turk sebenarnya adalah mesin sulap yang memungkinkan seorang master catur bersembunyi di dalamnya untuk mengendalikannya. Dengan pengendali yang mahir, Turk telah memenangkan banyak pertandingan catur yang diselenggarakan pada saat pameran keliling Eropa dan Amerika selama hampir 84 tahun, serta pernah bermain dan mengalahkan para tokoh besar seperti Napoleon Bonaparte dan Benjamin Franklin. Pengendali [Turk] saat pertunjukan yang dilakukan oleh Kempelen masih belum diketahui. Ketika mesin tersebut dibeli pada tahun 1804 dan dipamerkan oleh Johann Nepomuk Mälzel, master catur yang mengendalikannya secara rahasia antara lain adalah Johann Baptist Allgaier, Boncourt, Aaron Alexandre, William Lewis, Jacques François Mouret, dan William Schlumberger. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Efek JokowiAndroid (sistem operasi)Roekiah

ArsipArtikel pilihan lainnya...


Joko Widodo sedang bersalaman dengan Irman Gusman

Efek Jokowi adalah istilah yang diciptakan media untuk mendeskripsikan pengaruh kepopuleran Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo terhadap perpolitikan dan perekonomian Indonesia. Dalam bidang politik, pendeklarasian Joko Widodo sebagai calon presiden dalam pemilihan umum presiden Indonesia 2014 diyakini dapat mendongkrak suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) hingga 30%. Sementara itu, di pasar modal, efek Jokowi dikatakan dapat meningkatkan gairah penanam modal karena beliau dinilai mempunyai rekam jejak yang bersih, pro-rakyat, dan tegas.

Setelah Jokowi memperoleh mandat dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk menjadi calon presiden pada tanggal 14 Maret 2014, indeks Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 152,47 poin menjadi 4.878,64, sementara nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat menguat hingga angka 11.386. PDIP juga mencoba menggunakan Jokowi dalam kampanyenya untuk mencapai target suaranya sebesar 25%. Namun, hasil hitung cepat menunjukkan bahwa suara PDIP gagal mencapai 20%, sehingga para analis politik mulai meragukan efek Jokowi. Walaupun begitu, dalam bidang ekonomi, suara PDIP yang dianggap mengecewakan membuat IHSG turun 3,2 persen menjadi 4.765,73, yang merupakan penurunan terbesar semenjak 27 Agustus 2013. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat melemah dari 11.309 menjadi 11.342. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Android (sistem operasi)RoekiahAllah jang Palsoe

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Titan dalam warna alami

Titan adalah satelit alami terbesar Saturnus. Satelit ini merupakan satu-satunya satelit alami yang memiliki atmosfer padat, dan satu-satunya objek selain Bumi yang terbukti memiliki cairan di permukaan. Titan adalah satelit elipsoidal keenam dari Saturnus. Satelit ini seringkali digambarkan sebagai satelit yang mirip planet dan memiliki diameter yang 50% lebih besar dari Bulan, sementara massanya 80% lebih besar. Satelit ini merupakan satelit terbesar kedua di Tata Surya, setelah satelit Ganymede di Yupiter, dan volumenya lebih besar daripada planet Merkurius. Titan pertama kali ditemukan pada tahun 1655 oleh astronom Belanda Christiaan Huygens, dan merupakan satelit kelima di Tata Surya yang ditemukan setelah empat satelit milik Yupiter.

Titan terutama terdiri dari es air dan materi berbatu. Seperti Venus sebelum masa penjelajahan angkasa, atmosfernya yang padat dan buram menyulitkan penyelidikan permukaan Titan hingga tibanya wahana Cassini-Huygens di Saturnus pada tahun 2004 yang membuka pengetahuan baru seperti penemuan danau hidrokarbon cair di wilayah kutub Titan. Permukaannya secara geologis masih muda, dan meskipun pegunungan dan beberapa kriovolkano telah ditemukan, hanya sedikit kawah tubrukan yang ditemui. Atmosfer Titan sebagian besar terdiri dari nitrogen; senyawa-senyawa kecil mengakibatkan pembentukan awan metana dan etana serta kabut organik yang kaya akan nitrogen. Iklimnya—termasuk angin dan hujan—menghasilkan permukaan yang mirip dengan Bumi, seperti bukit pasir, sungai, danau, dan laut (kemungkinan terdiri dari metana dan etana cair), dan delta, serta didominasi oleh pola cuaca musiman seperti di Bumi. Karena permukaannya yang mengandung cairan dan atmosfernya yang kaya akan nitrogen, siklus metana Titan dianggap mirip dengan siklus air di Bumi, meskipun suhunya jauh lebih rendah. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Turk (mesin)Efek JokowiAndroid (sistem operasi)

ArsipArtikel pilihan lainnya...

Pengusulan artikel pilihan

Artikel pilihan sebelumnya

Lihat pula