Wikipedia:Artikel pilihan/Jadwal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Bintang ini melambangkan artikel pilihan di Wikipedia.
Halaman utama Wikipedia memiliki bagian untuk menampilkan artikel pilihan (disingkat "AP"). Urutan artikel yang ditampilkan di sana diatur di halaman ini, yang berisi jadwal dan antrian artikel pilihan untuk ditampilkan. Penjadwalan dilakukan berdasarkan konsensus komunitas.

Anda dapat mengusulkan penjadwalan artikel pilihan di Wikipedia:Artikel pilihan/Jadwal/Usulan.

Untuk ditampilkan di halaman utama Wikipedia, artikel harus sudah mendapatkan status artikel pilihan dan memiliki paragraf dan gambar pembuka yang baik. Pengusulan untuk mendapatkan status artikel pilihan dilakukan di Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan.

Setiap artikel pilihan akan ditampilkan selama 10 hari (1 dasahari). Dalam sebulan ada 3 AP dan dalam setahun ada 37 AP. (Penomoran AP dimulai dari 0)

Hapus singgahan

Gunakan templat JadwalAP untuk menambahkan slot penjadwalan.

AP 0 (1 Januari 2014—9 Januari 2014)
Paus biru

Paus biru (Balaenoptera musculus) adalah mamalia laut yang tergolong dalam subordo paus balin. Panjangnya mencapai lebih dari 33 meter dan massanya tercatat sebesar 181 ton atau lebih. Binatang ini diyakini merupakan hewan terbesar yang pernah diketahui. Paus yang panjang dan ramping ini memiliki bagian belakang (dorsal) yang berwarna abu-abu kebiruan dan bagian depan (ventral) yang lebih terang. Terdapat paling tidak tiga subspesies paus biru: B. m. musculus di Atlantik Utara dan Pasifik Utara, B. m. intermedia di Samudra Selatan, dan B. m. brevicauda (juga disebut paus biru kerdil) di Samudra Hindia dan Samudra Pasifik Selatan. B. m. indica yang hidup di Samudra Hindia mungkin merupakan subspesies lain. Seperti paus balin lainnya, makanan pokok paus biru adalah crustacea kecil yang disebut krill. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Paus seiPertempuran LadeNama orang Minangkabau

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 1 (10 Januari 2014—19 Januari 2014)

Soedjatmoko, atau juga dikenal dengan nama panggilan Bung Koko, adalah seorang intelektual, diplomat, dan politikus Indonesia. Soedjatmoko dilahirkan dalam keluarga bangsawan dan belajar kedokteran di Batavia (sekarang Jakarta). Setelah dikeluarkan dari sekolah kedokteran oleh Jepang pada tahun 1943, ia pindah ke Surakarta dan membuka praktik pengobatan bersama ayahnya. Setelah kemerdekaan Indonesia, Soedjatmoko bersama dua pemuda lain dikirimkan ke Lake Success, New York, Amerika Serikat untuk mewakili Indonesia di Perserikatan Bangsa-Bangsa. Pada tahun 1952 ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan Partai Sosialis Indonesia, lalu terpilih sebagai anggota Konstituante. Namun, ketika Orde Lama semakin otoriter, Soedjatmoko mulai mengkritik pemerintah. Ia pergi ke luar negeri dan bekerja sebagai dosen di Universitas Cornell di Ithaca, New York selama dua tahun. Setelah jatuhnya Orde Lama, ia dikirim sebagai salah satu wakil Indonesia di PBB, dan pada tahun 1968 ia menjadi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat; ia juga menjadi penasihat untuk menteri luar negeri Adam Malik. Setelah kembali ke Indonesia pada tahun 1971, ia dicekal pemerintah setelah peristiwa Malari pada Januari 1974, karena diduga terlibat dalam merencanakan aksi tersebut. Pada tahun 1978, Soedjatmoko menerima Penghargaan Ramon Masaysay untuk Hubungan Internasional, dan pada tahun 1980, ia diangkat sebagai rektor Universitas Perserikatan Bangsa Bangsa di Tokyo, Jepang. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Paus biruPaus seiPertempuran Lade

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 2 (20 Januari 2014—29 Januari 2014)
Adolf Hitler

Gerakan antitembakau di Jerman Nazi adalah kampanye publik antimerokok pertama dalam sejarah modern, yang dilakukan oleh Jerman Nazi. Gerakan ini muncul setelah para dokter Jerman menjadi yang pertama berhasil menemukan hubungan antara merokok dan kanker paru-paru, Gerakan antitembakau tumbuh di banyak negara sejak awal abad ke-20, tetapi tidak terlalu berhasil, kecuali di Jerman karena kampanye ini didukung oleh pemerintah setelah Nazi berkuasa. Gerakan antimerokok di Jerman Nazi merupakan gerakan antimerokok paling kuat di dunia selama tahun 1930-an dan awal 1940-an. Kepemimpinan Sosialis-Nasional mengutuk merokok dan beberapa dari mereka secara terbuka mengkritik konsumsi tembakau. Penelitian tentang merokok dan efeknya terhadap kesehatan berkembang di bawah Kekuasaan Nazi dan merupakan penelitian rokok yang paling penting pada masa itu. Secara pribadi, Adolf Hitler membenci tembakau dan kebijakan reproduksi Nazi merupakan salah satu faktor yang mendorong kampanye antirokok. Kampanye ini juga seringkali dikaitkan dengan antisemitisme dan rasisme. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: SoedjatmokoPaus biruPaus sei

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 3 (30 Januari 2014—8 Februari 2014)
Sampul Tjerita Si Tjonat

Si Tjonat (EYD: Si Conat) adalah film bandit Hindia Belanda (sekarang Indonesia) tahun 1929 yang disutradarai Nelson Wong dan diproduseri Wong dan Jo Eng Sek. Diadaptasi dari novel karya F.D.J. Pangemanan (gambar sampul), film ini mengisahkan seorang pria pribumi yang kabur ke Batavia (sekarang Jakarta) setelah membunuh temannya dan menjadi bandit. Film bisu yang lebih ditujukan pada penonton etnis Tionghoa ini mendapat beragam tanggapan dan pendapatan yang tidak jelas. Meski ditujukan sebagai film serial, sekuelnya tidak pernah dibuat; rumah produksinya, Batavia Motion Picture, segera ditutup. Meskipun demikian, beberapa film dengan genre yang sama dirilis setelah itu, termasuk Si Pitoeng, yang disutradarai dan dibintangi oleh orang yang sama. Film ini diduga hilang dari peredaran. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Gerakan antitembakau di Jerman NaziSoedjatmokoPaus biru

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 4 (9 Februari 2014—18 Februari 2014)
Peta Ionia

Pemberontakan Ionia dan pemberontakan terkait di Aiolis, Doris, Siprus, dan Karia, adalah pemberontakan militer oleh beberapa daerah di Asia Kecil terhadap kekuasaan Persia, dan berlangsung dari tahun 499 SM sampai 493 SM. Penyebab pemberontakan ialah ketidakpuasan kota-kota Yunani di Asia Kecil terhadap para tiran yang ditunjuk oleh Persia untuk memimpin mereka, juga kemarahan terhadap tindakan individual oleh dua tiran Miletos, yaitu Histiaios dan Aristagoras. Kota-kota Ionia sendiri ditaklukkan oleh Persia sekitar tahun 540 SM, dan sejak itu diperintah oleh tiran, yang diusulkan oleh satrap Persia di Sardis. Pada tahun 499 SM, tiran Miletos, Aristagoras, melancarkan ekspedisi gabungan bersama satrap Persia, Artaphernes, untuk menaklukkan Naxos, dengan tujuan menaikkan posisinya. Misi tersebut gagal, dan merasa bahwa dia akan dipecat, Aristagoras memilih untuk menghasut seluruh Ionia untuk memberontak menentang kaisar Persia, Darius yang Agung. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Si TjonatGerakan antitembakau di Jerman NaziSoedjatmoko

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 5 (19 Februari 2014—28 Februari 2014)
Sampul The Age of Reason

The Age of Reason adalah pamflet yang ditulis oleh tokoh Revolusi Amerika Thomas Paine. Pamflet ini menentang institusi agama dan keabsahan kitab suci Kristen. The Age of Reason diterbitkan dalam tiga bagian pada tahun 1794, 1795, dan 1807, dan segera menjadi buku terlaris di Amerika Serikat serta menyebabkan kebangkitan deistik singkat. Namun, Britania Raya tidak menyambut pamflet ini dengan baik karena takut akan radikalisme politik yang disebabkan oleh Revolusi Perancis. The Age of Reason menyajikan argumen-argumen deistik umum; misalnya, Paine menekankan bahwa gereja Kristen sudah korup dan mengkritik upayanya untuk memperoleh kekuasan politik. Paine menganjurkan penggunaan nalar daripada memercayai wahyu, dan memandang kitab suci sebagai karya sastra biasa daripada kitab yang terilhami secara ilahi. Pamflet ini mendukung teologi alam dan keberadaan pencipta. (Selengkapnya...)

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 6 (1 Maret 2014—10 Maret 2014)
Callisto

Callisto adalah satelit planet Yupiter yang ditemukan pada tahun 1610 oleh Galileo Galilei. Callisto merupakan satelit terbesar ketiga di Tata Surya dan terbesar kedua di sistem Yupiter setelah Ganymede. Diameter Callisto kurang lebih sekitar 99% diameter planet Merkurius, tetapi massanya hanya sekitar sepertiganya. Berdasarkan jarak, ia adalah satelit Galileo keempat dari Yupiter, dengan jari-jari orbit sekitar 1.880.000 km. Satelit ini tidak ikut serta dalam resonansi orbit yang memengaruhi tiga satelit Galileo lainnya—Io, Europa, dan Ganymede—dan akibatnya tidak mengalami pemanasan pasang surut. Rotasi Callisto terkunci pasang surut terhadap Yupiter, sehingga belahan yang sama selalu menghadap ke arah Yupiter dan Yupiter tampak diam di langit Callisto. Callisto tidak terlalu terpengaruh oleh magnetosfer Yupiter dibanding satelit Galileo lainnya karena orbitnya yang jauh. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: The Age of ReasonPemberontakan IoniaSi Tjonat

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 7 (11 Maret 2014—20 Maret 2014)
Angkor Wat

Angkor Wat adalah sebuah kuil atau candi yang terletak di kota Angkor, Kamboja. Ia dibangun oleh Raja Suryawarman II pada pertengahan abad ke-12. Pembangunan kuil Angkor Wat memakan waktu selama 30 tahun. Angkor Wat terletak di dataran Angkor yang juga dipenuhi bangunan kuil yang indah, tetapi Angkor Wat merupakan kuil yang paling terkenal di dataran Angkor. Raja Suryawarman II memerintahkan pembangunan Angkor Wat menurut kepercayaan Hindu yang meletakkan gunung Meru sebagai pusat dunia dan merupakan tempat tinggal dewa-dewi Hindu, dengan itu menara tengah Angkor Wat adalah menara tertinggi dan merupakan menara utama dalam kompleks bangunan Angkor Wat. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: CallistoThe Age of ReasonPemberontakan Ionia

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 8 (21 Maret 2014—30 Maret 2014)
Sampul versi novel

Asmara Moerni adalah film romansa Hindia Belanda (sekarang Indonesia) tahun 1941 yang disutradarai Rd. Ariffien dan diproduseri Ang Hock Liem untuk Union Film. Ditulis oleh Saeroen, film ini mengisahkan seorang dokter yang jatuh cinta dengan pembantunya sekaligus perjalanan cinta si pembantu yang kandas dengan seorang pria desa. Film ini dibintangi Adnan Kapau Gani, Djoewariah, dan S. Joesoef. Film hitam putih ini dibuat dan diiklankan untuk menargetkan kaum pribumi terdidik yang jumlahnya terus bertambah. Meski tanggapannya beragam, film ini sukses secara komersial. Film ini kemungkinan hilang dari peredaran. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Angkor WatCallistoThe Age of Reason

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 9 (31 Maret 2014—9 April 2014)
Iklan koran

Panggilan Darah adalah film Hindia Belanda (sekarang Indonesia) tahun 1941 yang disutradarai Sutan Usman Karim dan diproduseri Tjho Seng Han untuk Oriental Film Company. Film hitam putih yang sekarang dianggap hilang ini dibintangi Dhalia dan Soerip. Film ini mengisahkan kakak beradik yatim piatu yang berusaha bertahan hidup di ibu kota kolonial Batavia (sekarang Jakarta). Panggilan Darah lumayan sukses dan sempat ditayangkan di Hindia Belanda dan Singapura, namun Oriental gagal menutup kerugiannya dan tidak lama kemudian bergabung dengan perusahaan lain. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Asmara MoerniAngkor WatCallisto

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 10 (10 April 2014—19 April 2014)
Girls' Generation pada tahun 2014

Girls' Generation (소녀시대; Sonyeo Shidae) adalah girlband asal Korea Selatan yang dibentuk oleh SM Entertainment pada tahun 2007. Mereka juga dikenal dengan nama SNSD atau SoShi (소시), keduanya merupakan singkatan dari nama grup ini dalam bahasa Korea. Grup ini terdiri dari sembilan anggota: Taeyeon, Jessica, Sunny, Tiffany, Hyoyeon, Yuri, Sooyoung, Yoona, dan Seohyun.

Girls' Generation sudah mulai menarik perhatian di awal karier mereka lewat lagu-lagu seperti "Into the New World" dan "Kissing You", namun baru pada tahun 2009 mereka meraih popularitas yang signifikan lewat singel "Gee", yang kemudian dinamai sebagai Song of the Decade di Korea Selatan. Grup ini semakin memantapkan posisi mereka di industri musik Korea dengan singel-singel berikutnya seperti "Tell Me Your Wish (Genie)", "Oh!, "Run Devil Run", dan "Hoot". Pada tahun 2011, mereka kembali ke kancah musik Korea dengan lagu "The Boys" yang dirilis dalam tiga bahasa: Korea, Jepang, dan untuk pertama kalinya, Inggris. Dalam rentang waktu lima tahun, grup ini telah berhasil menjual total sebanyak 4,4 juta album dan 30 juta singel digital. Popularitas yang sangat tinggi di Korea Selatan berhasil mengantarkan mereka meraih titel "The Nation's Singers" dan "The Nation's Girl Group". Sisa Journal menamakan grup ini sebagai entertainer paling berpengaruh pada tahun 2011 dan 2012, menjadikan mereka sebagai grup wanita pertama dalam sejarah yang berhasil masuk daftar tersebut. Asia Today menempatkan mereka di peringkat ke-44 dalam daftar 50 Korean Power Leaders pada tahun 2011. Forbes juga menyatakan grup ini sebagai most powerful entertainers di Korea Selatan untuk tahun 2011. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Panggilan DarahAsmara MoerniAngkor Wat

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 11 (20 April 2014—29 April 2014)
Bumi

Sejarah Bumi berkaitan dengan perkembangan planet Bumi sejak terbentuk sampai sekarang. Hampir semua cabang ilmu alam telah berkontribusi pada pemahaman peristiwa-peristiwa utama di Bumi yang sudah lampau. Usia Bumi ditaksir sepertiganya usia alam semesta. Sejumlah perubahan biologis dan geologis besar telah terjadi sepanjang rentang waktu tersebut.

Bumi terbentuk sekitar 4,54 miliar (4,54×109) tahun yang lalu melalui akresi dari nebula matahari. Pelepasan gas vulkanik diduga menciptakan atmosfer tua yang nyaris tidak beroksigen dan beracun bagi manusia dan kebanyakan makhluk hidup modern. Sebagian besar Bumi meleleh karena vulkanisme ekstrem dan sering bertabrakan dengan benda angkasa lain. Sebuah tabrakan besar diduga menyebabkan kemiringan sumbu Bumi dan menghasilkan Bulan. Seiring waktu, Bumi mendingin dan membentuk kerak padat dan memungkinkan cairan tercipta di permukaannya. Bentuk kehidupan pertama muncul antara 2,8 dan 2,5 miliar tahun yang lalu. Kehidupan fotosintesis muncul sekitar 2 miliar tahun yang lalu, nan memperkaya oksigen di atmosfer. Sebagian besar makhluk hidup masih berukuran kecil dan mikroskopis, sampai akhirnya makhluk hidup multiseluler kompleks mulai lahir sekitar 580 juta tahun yang lalu. Pada periode Kambrium, Bumi mengalami diversifikasi filum besar-besaran yang sangat cepat. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Girls' GenerationPanggilan DarahAsmara Moerni

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 12 (30 April 2014—9 Mei 2014)
Poster Terang Boelan

Terang Boelan (diucapkan [təraŋ bulan]; Terang Bulan dalam Ejaan Yang Disempurnakan), dirilis secara internasional dengan judul Full Moon, merupakan sebuah film Hindia Belanda (sekarang Indonesia) yang dirilis tahun 1937. Ditulis oleh Saeroen, disutradarai oleh Albert Balink, dan dibintangi antara lain oleh Rd Mochtar, Roekiah dan E. T. Effendi, Terang Boelan menceritakan dua sejoli yang kawin lari setelah diganggu oleh seorang penyelundup candu. Film ini dibuat di Hindia Belanda dan Singapura, dan diilhami oleh film Hollywood yang berjudul The Jungle Princess. Film ini, yang menggunakan musik keroncong, ditujukan pada penonton pribumi. Pemainnya kebanyakan diambil dari film Balink sebelumnya, yaitu Pareh (1936).

Terang Boelan meraih sukses komersial di Hindia Belanda dan wilayah lainnya, meraih 200.000 Dolar Selat di Malaya Britania. Kesuksesan ini menghidupkan kembali industri film dalam negeri yang pada saat itu nyaris punah dan menginspirasi pemasaran film khusus untuk penonton Melayu di Malaya. Rumus filmnya, yang terdiri dari lagu, adegan indah, dan cinta, diikuti sampai puluhan tahun kemudian. Sejarawan film Indonesia Misbach Yusa Biran menyebut film ini sebagai titik tolak dalam sejarah perkembangan sinema Indonesia karena telah memicu pembuatan banyak film lain. Seperti film Indonesia kontemporer lainnya, Terang Boelan telah hilang sejak tahun 1970-an. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Sejarah BumiGirls' GenerationPanggilan Darah

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 13 (10 Mei 2014—19 Mei 2014)
Arca Buddha di Borobudur

Seni rupa Buddha atau Seni Buddhis adalah seni rupa yang dipengaruhi ajaran Agama Buddha. Karya seni ini meliputi beberapa media seperti: arca, relief, dan lukisan yang menampilkan Buddha, bodhisatwa, dan entitas lainnya; tokoh-tokoh Buddhis yang terkenal, baik tokoh sejarah atau pun tokoh mitologis; adegan kisah kehidupan para tokoh Buddhis; benda-benda yang dikaitkan dengan praktik ritual Buddha seperti wajra, genta, dan stupa; mandala dan media pencitraan lainnya; arsitektur candi dan wihara Buddha, juga termasuk seni rupa Buddha. Seni rupa Buddha berasal dari anak benua India berdasarkan sejarah kisah kehidupan dan ajaran Siddhartha Gautama, pada abad ke-6 sampai ke-5 SM, berkembang dan berevolusi karena bersentuhan dengan budaya lain, kemudian menyebar ke sebagian besar wilayah benua Asia dan dunia.

Seni rupa Buddha tumbuh mengikuti penyebaran penganutnya sesuai dengan perkembangan ajaran dharma. Dari India seni rupa Buddha menyebar ke utara memasuki Asia Tengah, dan kemudian berkembang ke Asia Timur membentuk cabang utara seni rupa Buddha. Seni rupa Buddha juga berkembang ke arah timur, dari India menuju Asia Tenggara dan kemudian membentuk cabang selatan seni rupa Buddha. Di luar India, seni rupa ini diterapkan, diadaptasi, dan berkembang sedemikian rupa sesuai dengan gaya negara-negara yang mengembangkannya. Di India, seni rupa Buddha berkembang dan kemudian memengaruhi perkembangan seni rupa Hindu dan Jaina, hingga kemundurannya pada abad ke-10 akibat pesatnya perkembangan agama Hindu dan Islam di India.(Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Terang BoelanSejarah BumiGirls' Generation

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 14 (20 Mei 2014—29 Mei 2014)

Djaoeh Dimata adalah film Hindia Belanda/Indonesia tahun 1948 yang ditulis dan disutradarai Andjar Asmara untuk South Pacific Film Corporation (SPFC). Dibintangi Ratna Asmara dan Ali Yugo, film ini mengisahkan seorang wanita yang pergi mencari kerja di Jakarta setelah suaminya menjadi buta akibat kecelakaan. Sebagai film pertama buatan SPFC, Djaoeh Dimata dibuat selama dua sampai tiga bulan dan memakan biaya hampir 130000 gulden.

Sebagai film buatan domestik pertama yang dirilis dalam kurun lima tahun, Djaoeh Dimata mendapat sambutan hangat meski keuntungannya secara komersial dikalahkan oleh Air Mata Mengalir di Tjitarum besutan Roestam Sutan Palindih (dirilis tidak lama setelah Djaoen Dimata). Para pemerannya masih aktif di industri perfilman Indonesia selama 30 tahun berikutnya dan SPFC memproduksi 6 film lagi sebelum ditutup tahun 1949. Salinan filmnya masih ada di Sinematek Indonesia. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Seni rupa BuddhaTerang BoelanSejarah Bumi

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 15 (30 Mei 2014—8 Juni 2014)
Joko Widodo

Joko Widodo atau Jokowi adalah politikus Indonesia dan Gubernur DKI Jakarta. Karier politiknya dimulai dengan menjadi Wali Kota Surakarta pada tahun 2005. Namanya mulai dikenal setelah dianggap berhasil mengubah wajah kota Surakarta menjadi kota pariwisata, budaya, dan batik. Di bawah kepemimpinannya, bus Batik Solo Trans diperkenalkan, berbagai kawasan seperti Jalan Slamet Riyadi dan Ngarsopuro diremajakan, dan Solo menjadi tuan rumah berbagai acara internasional. Selain itu, Jokowi juga dikenal akan pendekatannya dalam merelokasi pedagang kaki lima yang "memanusiakan manusia". Berkat pencapaiannya ini, pada tahun 2010 ia terpilih lagi dengan suara melebihi 90%.

Pada tanggal 20 September 2012, Jokowi berhasil memenangkan Pilkada Jakarta 2012, dan kemenangannya dianggap mencerminkan dukungan populer untuk seorang pemimpin yang "baru" dan "bersih", meskipun umurnya sudah lebih dari lima puluh tahun. Ia akan menjabat selama lima tahun dan berakhir pada tahun 2017. Selama menjabat sebagai gubernur, ia melancarkan berbagai program seperti Kartu Jakarta Sehat, Kartu Jakarta Pintar, lelang jabatan, pembangunan Angkutan Massal Cepat (MRT) dan Monorel, pengembalian fungsi waduk dan sungai, serta penyediaan ruang terbuka hijau.

Semenjak terpilih sebagai gubernur, popularitasnya melambung tinggi dan ia terus menjadi sorotan media. Akibatnya, muncul wacana untuk menjadikannya calon presiden untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014. Ditambah lagi, hasil survey menunjukkan bahwa nama Jokowi terus diunggulkan. Pada awalnya, Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri menyatakan bahwa ia tidak akan mengumumkan Calon Presiden PDI-P sampai setelah pemilihan umum legislatif 9 April 2014. Namun, pada tanggal 14 Maret 2014, Jokowi telah menerima mandat dari Megawati untuk maju sebagai calon presiden dari PDI-P, tiga minggu sebelum pemilihan umum legislatif dan dua hari sebelum kampanye. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Djaoeh DimataSeni rupa BuddhaTerang Boelan

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 16 (9 Juni 2014—18 Juni 2014)
Aburizal Bakrie

Ir. H. Aburizal Bakrie, yang juga akrab dipanggil Bakrie, Ical, atau ARB, adalah pengusaha Indonesia yang merupakan Ketua Umum Partai Golkar sejak 9 Oktober 2009. Ia pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 5 Desember 2005.

Ia adalah anak sulung dari keluarga pengusaha Achmad Bakrie yang berasal dari Lampung. Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi Bandung pada tahun 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga, dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, ia memimpin Kelompok Usaha Bakrie dari tahun 1992 hingga 2004. Selama berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia usaha, ia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) selama dua periode (1994-2004).

Pada tahun 2004, Ical memutuskan untuk mengakhiri karier di dunia usaha setelah mendapat kepercayaan sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Kabinet Indonesia Bersatu. Kemudian, pada tanggal 7 Desember 2005, setelah dilakukannya penyusunan ulang kabinet, ia diangkat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan setelah terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada tahun 2009, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai. Pada tahun 2012, ia ditetapkan sebagai calon presiden partai Golkar untuk pemilihan umum presiden Indonesia 2014. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Joko WidodoDjaoeh DimataSeni rupa Buddha

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 17 (19 Juni 2014—28 Juni 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/17 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 18 (29 Juni 2014—8 Juli 2014)

De Stem des Bloeds (bahasa Indonesia: Suara Darah), atau Njai Siti, adalah film Hindia Belanda (sekarang Indonesia) tahun 1930. Film ini disutradarai Flip Carli dan dibintangi Annie Krohn, Sylvain Boekebinder, Vally Lank, dan Jan Kruyt. Film ini berkisah tentang seorang pria dan nyainya yang bersatu kembali setelah putranya dan putri angkatnya jatuh cinta. Film hitam putih yang sekarang dianggap hilang ini memiliki adegan-adegan yang diberi warna lain. Film ini dirilis pada awal 1930 dan sukses di pasaran meski tanggapan kritikusnya tidak seragam. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: ? – ? – Joko Widodo

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 19 (9 Juli 2014—18 Juli 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/19 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 20 (19 Juli 2014—28 Juli 2014)
Seorang anak laki-laki bercelana pendek dan mengenakan topi kertas sedang memegang ranting. Ia memakai ranting untuk melawan pedang kayu, yang dipakai oleh anak laki-laki lainnya yang mengenakan sarung merah. Seorang anak perempuan yang mengenakan pakaian panjang berdiri di belakang anak laki-laki yang sedang memegang pedang kayu

Kampung Boy adalah serial animasi televisi Malaysia yang pertama kali ditayangkan pada tahun 1997. Serial ini menceritakan petualangan seorang anak laki-laki yang bernama Mat dan kehidupannya di sebuah kampung. Serial ini diadaptasi dari novel grafis dengan penjualan terbaik yang berjudul Kampung Boy, yang juga merupakan autobiografi kartunis lokal Lat. Serial ini terdiri dari 26 episode dan salah satu episodenya berhasil memenangkan Penghargaan Annecy. Kampung Boy pertama kali ditayangkan di jaringan televisi satelit Malaysia Astro sebelum didistribusikan ke 60 negara lainnya termasuk Kanada dan Jerman.

Tema utama Kampung Boy adalah perbedaan antara gaya hidup pedesaan tradisional dan perkotaan modern. Serial ini mempromosikan gaya hidup pedesaan sebagai lingkungan yang menyenangkan dan kondusif bagi perkembangan anak yang sehat dan cerdas. Kartun ini mengangkat isu modernisasi dan ingin memberi pesan bahwa nilai-nilai dan teknologi baru sebaiknya dipilah dulu sebelum diterima. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: ? – De Stem des Bloeds – ?

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 21 (29 Juli 2014—7 Agustus 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/21 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 22 (8 Agustus 2014—17 Agustus 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/22 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 23 (18 Agustus 2014—27 Agustus 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/23 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 24 (28 Agustus 2014—6 September 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/24 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 25 (7 September 2014—16 September 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/25 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 26 (17 September 2014—26 September 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/26 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 27 (27 September 2014—6 Oktober 2014)

Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI atau hanya Pengkhianatan G 30 S PKI adalah judul film dokudrama propaganda Indonesia tahun 1984. Film ini disutradarai dan ditulis oleh Arifin C Noer, diproduseri oleh G. Dwipayana, dan dibintangi Amoroso Katamsi, Umar Kayam, dan Syubah Asa. Diproduksi selama dua tahun dengan anggaran sebesar Rp. 800 juta kala itu, film ini disponsori oleh pemerintahan Orde Baru Soeharto. Film ini dibuat berdasarkan pada versi resmi menurut pemerintah kala itu dari peristiwa "Gerakan 30 September" atau "G30S" (peristiwa percobaan kudeta pada tahun 1965) yang ditulis oleh Nugroho Notosusanto dan Ismail Saleh, yang menggambarkan peristiwa kudeta ini didalangi oleh Partai Komunis Indonesia atau PKI. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: ? – ? – ?

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 28 (7 Oktober 2014—16 Oktober 2014)
Iklan lakon yang disertakan dalam cetakan novel Boenga Roos dari Tjikembang tahun 1930

Allah jang Palsoe ([aˈlah ˈjaŋ palˈsu]; EYD: Allah yang Palsu) adalah drama panggung enam bagian tahun 1919 karya penulis etnis Tionghoa Kwee Tek Hoay. Lakon berbahasa Melayu ini berkisah tentang dua bersaudara, satu taat dengan moral dan kehormatan pribadinya, satu lagi mencintai harta dan mengutamakan keuntungan pribadi. Selama lebih dari satu dasawarsa, keduanya akhirnya tahu bahwa uang (Allah yang palsu) bukanlah jalan menuju kebahagiaan. Bagian lakon yang lain menunjukkan identitas nasionalis Cina dan penggambaran sifat-sifat negatif wanita.

Lakon panggung pertama Kwee Tek Hoay, Allah jang Palsoe, ditulis sebagai tanggapan realis terhadap teater bangsawan dan stambul. Pertunjukan perdananya sukses secara komersial, namun versi terbitannya merugi. Pada tahun 1930, meski dianggap sulit, lakon ini dipentaskan oleh sejumlah grup sandiwara Tionghoa. Allah jang Palsoe juga menginspirasi dua karya terakhir Kwee Tek Hoay, lakon panggung Korbannja Kong-Ek (1926) dan novel Boenga Roos dari Tjikembang (1927). Tahun 2006, naskahnya diterbitkan kembali dengan ejaan baru oleh Yayasan Lontar. (Selengkapnya...)

Artikel pilihan sebelumnya: Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI – ? – ?

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 29 (17 Oktober 2014—26 Oktober 2014)
Artikel pilihan untuk periode ini belum dipilih. Lihat halaman usulan penjadwalan Artikel Pilihan untuk memilih.

Artikel pilihan sebelumnya: ? – ? – ?

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 30 (27 Oktober 2014—5 November 2014)
Artikel pilihan untuk periode ini belum dipilih. Lihat halaman usulan penjadwalan Artikel Pilihan untuk memilih.

Artikel pilihan sebelumnya: ? – ? – Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI

lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 31 (6 November 2014—15 November 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/31 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 32 (16 November 2014—25 November 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/32 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 33 (26 November 2014—5 Desember 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/33 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 34 (6 Desember 2014—15 Desember 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/34 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 35 (16 Desember 2014—25 Desember 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/35 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu


AP 36 (26 Desember 2014—4 Januari 2014)

Wikipedia:Artikel Pilihan/36 2014 lihat · bicara · sunting · versi terdahulu



> Arsip