Surya University

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Koordinat: 6°15′37,72″LU 106°37′6,47″BT / 6,25°LS 106,61667°BT / -6.25000; 106.61667

Surya University
Didirikan 10 Januari 2013
Jenis Perguruan Tinggi Swasta
Rektor Prof. Yohanes Surya, Ph.D.
Lokasi Scientia Garden, Summarecon Serpong
Situs web www.surya.ac.id
Logo Surya University

Surya University (Akronim: SU) atau Universitas Surya adalah sebuah universitas yang didirikan pada tahun 2013 oleh tokoh pendidikan dan fisikawan Yohanes Surya. Kampus sementara Surya University berada di daerah Scientia Garden, Summarecon Serpong, Tangerang - Banten.

Universitas ini resmi berdiri dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 07/E/O/2013 yang dikeluarkan pada tanggal 10 Januari 2013[1]. Universitas yang memulai perkuliahannya pada 3 September 2013 ini, memiliki 3 fakultas dan 10 jurusan[2]. Beberapa dosen terkenal seperti: Onno Purbo, Sidrotun Naim, Taruna Ikrar, Prof. Dr. Irwandi Jaswir, Irawan Satriotomo dan Hokky Situngkir bergabung dengan Universitas ini.

Pada 9 Maret 2013, Surya University mengadakan Grand Launching di Grand Hyatt Hotel, Jakarta. Pada kesempatan itu Surya University pertama kali diperkenalkan sebagai universitas berbasis riset kepada publik oleh Prof. Yohanes Surya, Ph.D [3][4][5][6][7].

Pada 3 September 2013, Universitas ini mengadakan Kuliah Perdana untuk pertama kalinya bagi angkatan 2013 di Jakarta Convetion Center, dan dihadiri oleh Wakil Presiden Indonesia Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec. dan Menteri Pemuda dan Olahraga RI Roy Suryo [8][9][10].

Surya University, Scientia Garden, Summarecon Serpong

Fakultas dan Jurusan[sunting | sunting sumber]

  • Faculty of Green Economy & Digital Communication / Fakultas Sosial dan Ekonomi

Jurusan:

  1. Agribusiness / Agribisnis
  2. Green Economy / Ekonomi Pembangunan
  3. Technopreneurship / Entrepreneurship
  4. Digital Communication / Ilmu Komunikasi
  • Faculty of Clean Energy & Climate Change / Fakultas Teknik

Jurusan:

  1. Physics - Energy Engineering / Teknik Fisika
  2. Chemical & Green Process Engineering / Teknik Kimia
  3. Environmental Engineering / Teknik Lingkungan
  • Faculty of Life Science / Fakultas Ilmu Hayati

Jurusan:

  1. Biotechnology & Neuroscience / Biologi
  2. Human Computer Interaction / Informatika
  3. Nutrition & Food Technology / Teknik Pangan

Pusat penelitian[sunting | sunting sumber]

Karena Surya University didesain sebagai research based university, maka universitas ini memiliki beberapa pusat penelitian[11]. Para peneliti di pusat penelitian ini akan membawa hasil penelitiannya ke ruang kelas, sehingga para mahasiswa akan mampu belajar langsung dari para peneliti-peneliti tersebut. Pusat-pusat penelitan tersebut terbagi dalam beberapa cluster:

  • Cluster IT , Games and Aplications
  1. Center for Creative Technologies (CCT)
  2. Center for Augmented/Virtual Reality & 3D Digital Contents
  3. Multimedia and Animation Studio (SMAST)
  4. Entertainment Essence Center Studio (EECS)
  5. Interactive Culture center (ICC)
  6. 2D Games Research Center
  7. Center of IT interactive
  8. Academic Resource Planning Institute (ARPI)
  9. Center for Ubiquitous Technology (UBITECH)
  10. Networked Computing Center
  11. Database, DataWarehouse and Data Mining Research Centre
  12. Global Technology Alliance Center (GTAC)
  13. Center for Educational Technology (CET)
  14. Center for Innovative Learning (CIL)
  15. Supercomputing Center for Education & research (SCER)
  16. Center for Geoinformatics Engineering:
  17. Center for Computational Fluid Dynamics (CCFD)
  • Cluster Advanced Technology
  1. Center of Mobile, Micro and Nanotechnology (CMMN)
  2. Center for Robotic and Intelligent Machines (CRIM)
  3. Center of Glass and Optics Devices (CGOD)
  4. Center for Optical and Biomedical Engineering (COBE)
  5. Center for Solar Photovoltaic (CSP)
  6. Center for Metrology and Microanalysis (CMM)
  7. Center for Convergence Advanced Material
  8. Center for Flight Dynamics Research
  9. Center for Advanced Marine Vehicle Research
  10. Center Advanced Robotic Lab.
  11. Electric Propulsion Center
  12. Center for Semiconductor Lighting and Display Technologies (SLIDES)
  13. Center for Innovation and Certification (CIC)
  14. Center for Complexities (CC)
  • Cluster Marine, Environmental, Renewable Energy
  1. Center for Sustainibility
  2. Center for Renewable Energy
  3. Center for Clean Water Technology (CCWT)
  4. Research Center for Catastrophe and Disaster Mitigation (CCDM-SU)
  5. Center for CO2 Capture Process Technology and Utilization (CO2-Cap)
  6. Center for Oceanography and Marine Technology (COMT)
  7. Center for Marine Product
  8. Center Sustanaible Smart City (s-smart)
  9. Centre for Deepsea Floating Exploration (DEFINE)
  10. Restoring Afflicted Shelters & Settlements in Urban & Rural Environments (REASSURE)
  • Cluster Life Sciences & Food Technology
  1. Brain & Circulation Institute of Indonesia (BCII)
  2. Indonesia Brain Research Center (IBRC)
  3. Center for Molecular Biodiversity Research (CMBR)
  4. Comprehensive Herbal Medicine Institute (CHMI)
  5. Center for Consciousness (CC)
  6. Center for Sustainable Aquaculture and Pathology Studies (Aqua Path)
  7. Center for Bioenergy and Bioproducts (CBB)
  8. Indonesian Drug Discovery Center
  9. Cancer Care Center
  10. Center for Beverages
  11. Center for Functional Food
  12. Center for Food Technology
  • Cluster Technopreneurship and Green Economy
  1. Indonesia Center for Green Economy (ICGE)
  2. Center for Agribusiness (CAG)
  3. Center for Technopreneurship & Innovation (CTI)
  4. Center for Community Development
  5. Center for Econophysics
  6. Center for Financial Engineering Risk Management and Insurance (C-FERMI)
  7. Surya Center for Financial Literacy
  8. Global Business Strategy Center (GBSC)
  • Cluster GASING, Olympiad and Science
  1. Center of Math GASING (CMG)
  2. Science and Mathematics Olympiad Center (CoSMOs)
  3. Center for Physics GASING
  4. Center for Every thing (Physics-Theoretical Particle Physics)
  5. Center of Nuclear Physics (CNP)
  • Cluster Education
  1. National Centre for Gifted and Talented (NCGT)
  2. Surya Institute for the Promotion of Science (SIPS)
  3. Center for Young Scientist (CYS)
  4. Center for Curriculum Development (CCD)
  5. Center for Religious Study and Nationalism
  • Cluster Art, Design and Culture
  1. Center of Art and Design (C4ADRP)
  2. Center for Digital Broadcasting
  3. Center for Film Making
  4. Surya Voyager Science Fiction Writers Center
  5. Center for Music Development (CMD)
  6. The Surya Center for Language and Culture Studies
  7. Center for Art and Community Management (ARCOLABS)

Pusat-pusat penelitian tersebut berdiri independen dan memiliki program kerja yang terpisah namun berintegrasi dengan Surya University. Beberapa pusat penelitan selain melakukan penelitian dan mengeluarkan jurnal ilmiah, juga mengadakan kegiatan seminar maupun pameran. Indonesia Brain Research Center (IBRC)[12] pernah mengadakan 1st National Conference Neuroscience 2013 di Jakarta, yang mengundang beberapa pakar neuroscience dunia, termasuk Prof. Jun Takahashi, MD, Ph.D; dr. Boenjamin Setiawan, Ph.D (pendiri Kalbe Farma), dan dr. Irawan Satriotomo[13] (Direktur IBRC) untuk berbagi pengetahuan bersama.

Penelitian Unggulan[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 2013, Surya University bekerjasama dengan beberapa intitusi untuk mengadakan penelitian unggulan, beberapa hasil penelitian tersebut sudah dipublikasikan bersama, diantaranya dengan Pemerintah Daerah Papua mengadakan penelitian tentang manfaat Buah Merah (digunakan sebagai minuman kesehatan, shampo dan sabun)[14][15] Pada 2 Juni 2014, Surya University menandatangani MoU kerjasama dengan PT Martina Berto dalam pengembangan produk buah merah dan tanaman herbal[16].

Selain itu Surya University juga bekerjasama dengan TNI-AD dalam pemanfaatan teknologi dalam pertahanan negara[17][18][19]. Sedikitnya ada 15 program riset teknologi alutsista yang dibuat. Diantaranya adalah:

  1. Superdrone, yakni pesawat tanpa awak untuk pemantauan suatu daerah. Dibeberapa negara digunakan sebagai pesawat pembom.
  2. Alat konvensi BBM ke BBG, dengan ini sepeda motor TNI-AD akan menggunakan bahan bakar hibrid; bensin dan gas. Subsidi gas lebih murah dibandingkan subsidi bensin. Motor menggunakan gas 3 kg bisa menempuh jarak 240-300km.
  3. Bioetanol dari sorgum, dilengkapi dengan genset yang sudah dimodifikasi sehingga cocok dengan bioetanol ini. Harganya lebih murah dan memungkinkan masyarakat bisa membuat sendiri bahan bakar tuk rumahan.
  4. Laser gun, senjata untuk latihan menembak. Tetapi pelurunya diganti dengan berkas sinar laser. Komputer membuat tembakannya seperti tembakan peluru. Hal ini untuk menghemat penggunaan peluru.
  5. Open BTS. Dengan BTS ini, TNI-AD bisa membuat jaringan selular sendiri. Alat ini cocok untuk daerah-daerah pedalaman.
  6. VOIP Based MESH network, sistem jaringan yang tidak tergantung pada salah satu point (self healing).
  7. APRS and MESH Network, sistem untuk mengatur alutsista dan tentara ketika berada dilapangan. Dilengkapi dengan sistem tracking GPS.
  8. Nanosatelit, satelit yang beratnya hanya 1 kg. Untuk tahap ini baru bisa dipakai untuk komunikasi saja.
  9. Integrated Optronic Defense System, sistem pertahanan dengan memanfaatkan sistem optik dan elektronika.
  10. Simulasi komputer 1, software yang dikembangkan untuk menganalisa tank atau alat perang lainnya dan mempelajari kekurangan dan kelemahan Tank tersebut.
  11. Simulasi komputer 2, software untuk menganalisa berbagai senapan.
  12. Gyrocopter, prototipe motor terbang, diharapkan dapat membantu transportasi antar pulau-pulau kecil di Indonesia.
  13. IPv6.
  14. Multirotor, dipakai untuk pengintaian dan pemantauan daerah.
  15. Flapping bird, dipakai untuk pengintaian dan pemantauan daerah.

Berbagai hasil riset tersebut sempat beberapa kali dipamerkan ke masyarakat, diantaranya di Surya ArTecne 2014[20]

Beasiswa[sunting | sunting sumber]

Untuk mewujudkan visi misinya dalam membangun Indonesia Jaya, Universitas ini bekerja sama dengan beberapa Perusahaan Swasta untuk memberikan beasiswa kepada anak-anak lulusan SMA dari kalangan yang tidak mampu. Diantaranya adalah Beasiswa Tempo (kerjasama dengan Tempo Media Group)[21] dan Beasiswa Dahlan Iskan (kerjasama dengan Dahlan Iskan Foundation)[22].

Prestasi[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Artikel:"Untuk bangsa tercinta, Universitas Surya, Universitas kebanggaan Indonesia" di yohanessurya.com
  2. ^ Artikel:"PTS Technopreneurs Didiikan" di Kompas.com
  3. ^ Artikel:"Universitas Berbasis Riset Resmi Diluncurkan" di Kompas.com
  4. ^ Artikel:"Dongkrak Riset, Yohanes Surya Dirikan Universitas" di Tempo.co
  5. ^ Artikel:"Yohanes Surya Bangun Universitas Berbasis Riset" di metrotvnews.com
  6. ^ Artikel:"Surya University Gembleng Fakultas Energi atasi Krisis Minyak" di Okezone.com
  7. ^ Artikel:"Yohanes Surya: Riset Harus Digenjot" di Kompas.com
  8. ^ Kuliah Perdana Surya University: Wapres RI: perlu terobosan
  9. ^ Yohanes Surya: Riset Harus Digenjot
  10. ^ Wapres buka kuliah perdana di Universitas Surya
  11. ^ Artikel"Research Center" di surya.ac.id
  12. ^ Artikel:"Laboratorium Otak di Surya University" di Majalah Tempo
  13. ^ Foto:"Inilah pusat riset neurosains swasta pertama di Indonesia" di detiknews
  14. ^ Artikel:"Menyulap Buah Merah Papua Jadi Minuman & Sabun" di Okezone.com
  15. ^ Artikel:"Wapres Tertarik Varian Buah Merah Papua" di radarsorong.com
  16. ^ Artikel:"Penandatanganan MoU Kerjasama Surya Univerty - PT Martina Berto (Martha Tilaar) - See more at: http://www.surya.ac.id/news-detail.php?id=248&title=Penandatanganan.MoU.Kerjasama.Surya.Univerty.-.PT.Martina.Berto.(Martha.Tilaar)#sthash.N42CJSKA.dpuf" d Surya.ac.id
  17. ^ Artikel:"TNI-AD Kembangkan 15 Teknologi Alutsista Buatan Sendiri" di Vivanews.com
  18. ^ Foto:"Riset Teknologi TNI-AD" di Metrotvnews.com
  19. ^ "TNI AD Kembangkan 15 Teknologi Alutsista Buatan Sendiri" di JPNN.com
  20. ^ Artikel:"Surya University Gelar Surya ArTecne" di jpnn.com
  21. ^ Artikel: "Tempo memberikan 300 beasiswa di Surya University" di tempo.co
  22. ^ Artikel:"Tertarik Beasiswa Dahlan Iskan?" di Kompas.com

Pranala luar[sunting | sunting sumber]