Tim nasional sepak bola Timor Leste dikontrol oleh Federação de Futebol de Timor Leste. Timor Leste tidak pernah sukses dalam kancah persepak bolaan internasional dan merupakan salah satu tim terlemah di dunia. Mereka bergabung dengan Fédération Internationale de Football Association pada tanggal 12 September 2005. Debut internasional tim ini adalah turnamen kualifkasi untuk Piala Asia AFC 2004 pada Maret 2003, di mana mereka kalah 3 - 2 dari Sri Lanka dan kalah 3 - 0 dari China Taipei.
Sepak bola didirikan di Timor-Leste saat masih era Koloni Portugis, di mana banyak penduduk setempat dan para koloni Portugis yang berekreasi. Setelah pemerintahan kolonial Portugis berakhir pada tahun yang ke-20, Indonesia menginvasi dan menduduki pulau itu. Timor Leste akhirnya memperoleh kemerdekaan dari Indonesia pada tahun 2000, yang mengakibatkan pertempuran yang berjalan cukup lama kepada Jakarta yang dipimpin NATO.
Asosiasi Sepak bola Timor Leste diterima sebagai anggota asosiasi dari AFC pada Kongres AFC ke-20 pada tahun 2002. Debut internasional mereka terjadi pada Maret 2003 ketika mereka ikut serta dalam babak kualifikasi Piala Asia AFC 2004 Cina. Mengingat status mereka, yang tidak mengherankan mereka tersingkir dengan kekalahan melawan Sri Lanka dan Cina Taipei. Mereka masuk ke dalam kompetisi regional untuk pertama kalinya pada tahun 2004 saat mereka bermain di AFF Suzuki Cup (sebelumnya dikenal sebagai Piala Tiger) sebagai anggota yang diundang.
Evolusi Seragam[sunting]
Rekor Piala Dunia[sunting]
- [[Piala Dunia FIFA 1930 - kiamattidak lolos
Rekor Piala Asia[sunting]
Rekor Piala AFF[sunting]
Skuat saat ini[sunting]
Ada 19 pemain yang dipilih untuk bermain melawan Indonesia:
Penampilan dan gol pada 14 Oktober 2012 pada pertandingan melawan Brunei.
|
|
|
|
|
|
| Asia |
|
|
|
| Afrika |
|
|
| Amerika Utara, Tengah, dan Karibia |
|
|
| Amerika Selatan |
|
|
| Oseania |
|
|
| Eropa |
|
|
| Non-FIFA |
|
|