Teobromina
|
Teobromina
|
|
| Tatanama IUPAC | |
| 3,7-dihidro-3,7-dimetil-1H-purin-2,6-diona | |
| Pengenal | |
| Nomor CAS | 83-67-0 |
| Kode ATC | C03BD01 R03DA07 |
| PubChem | 5429 |
| Data kimia | |
| Formula | C7H8N4O2[1] |
| Berat mol. | 180,164 g/mol |
| SMILES | cari di eMolecules, PubChem |
| Sinonim | xanteosa diurobromina 3,7-dimethilxantina |
| Data farmakokinetik | |
| Bioavailabilitas | ? |
| Metabolisme | Demetilasi dan oksidasi hati[2] |
| Waktu paruh | 7,1 +/- 0,7 jam |
| Ekskresi | Ginjal (10% tak diubah, sisanya metabolit)[2] |
| Pertimbangan terapi | |
| Kat.kehamilan |
? |
| Status hukum |
Senyawa tak terkendali |
| Alur | Oral |
Teobromina atau xanteosa adalah zat kimia[1] dari kelompok alkaloid. Teobromin ada di tumbuhan kakao. Secara kimiawi, teobromin amat mirip dengan kafein.[1] Karena kakao digunakan untuk membuat cokelat, senyawa ini juga ada pada coklat. Meski bernama teobromina, tidak ada bromin yang terkandung di dalamnya — teobromina berasal dari Theobroma, nama genus dari pohon kakao, (yang berasal dari bahasa Yunani theo ("Dewa") dan brosi ("makanan"), artinya "makanan para dewa")[3] dengan akhiran -ina yang diberikan pada alkaloid dan senyawa basa lain yang mengandung nitrogen.[4]
Teobromina adalah bubuk tak larut air, kristalina, dan pahit. Warnanya bisa disebut putih ataupun tak berwarna.[5] Teobromina memiliki efek yang serupa dengan kafein meskipun lebih kecil, membuatnya homolog. Teobromina adalah isomer teofilina sebagaimana paraxantina. Teobromina dikategorikan sebagai dimetil xantina,[6] yang artinya senyawa ini masuk xantina[7] dengan 2 gugus metil.[8]
Teobromina pertama kali diisolasi dari bibit pohon kakao pada tahun 1878[9] dan segera setelah itu disintesis dari xantina oleh Hermann Emil Fischer.[10]
[sunting] Rujukan
- ^ a b c William Marias Malisoff (1943). Dictionary of Bio-Chemistry and Related Subjects. Philosophical Library. hlm. 311, 530, 573. ISBN B0006AQ0NU.
- ^ a b (Perancis) "Theobromine". BIAM. 29 Maret 2000. http://www.biam2.org/www1/Sub1331.html. Diakses pada 1 Maret 2007.
- ^ Bennett, Alan Weinberg (18 Januari 2002). The World of Caffeine: The Science and Culture of the World's Most Popular Drug. Routledge, New York. ISBN 0415927234. (catatan: buku itu salah mengutip nama "Theobroma" diturunkan dari bahasa Latin)
- ^ "-ine." The American Heritage® Dictionary of the English Language, Fourth Edition. Houghton Mifflin Company. Kesalahan: waktu tidak valid. ISBN 0395711460. http://dictionary.reference.com/browse/-ine.
- ^ "theobromine". Dictionary.com. http://dictionary.reference.com/search?q=theobromine&db=*. Diakses pada 22 Februari 2007. Untuk kenyamanan, sumber langsung dari ketiga definisi itu dikutipkan.
- ^ "Theobromine". On-Line Medical Dictionary. http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?query=theobromine&action=Search+OMD. Diakses pada 23 Februari 2007.
- ^ "Xanthine". On-Line Medical Dictionary. http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?xanthine. Diakses pada 23 Februari 2007.
- ^ "Dimethyl". On-Line Medical Dictionary. http://cancerweb.ncl.ac.uk/cgi-bin/omd?dimethyl. Diakses pada 23 Februari 2007.
- ^ Walter Sneader (18 Januari 2005). Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons. ISBN 0471899801.
- ^ Thomas Edward Thorpe (1902). Essays in Historical Chemistry. The MacMillan Company.
