Tanjungsari, Sumedang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Tanjungsari
Kecamatan
Kantorcamattjsarismdg.jpg
Kantor Camat Tanjungsari
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat;
Kabupaten Sumedang
Pemerintahan
 • Camat Deni Tanrus, S.Ip
Luas 25,04 km²
Jumlah penduduk 74.700 jiwa
Kepadatan 2983,22 jiwa/ km²
Desa/kelurahan 12 desa

Tanjungsari adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Jatinangor di barat daya, Kecamatan Cimanggung di selatan, Kecamatan Pamulihan di timur, Kecamatan Sukasari di barat laut serta wilayah Kabupaten Subang di sebelah utara. Sebelum pemekaran, wilayah Sukasari dan sebagian wilayah Pamulihan adalah bagian dari Kecamatan Tanjungsari.

Terdapat dua gunung/bukit yang terletak di Kecamatan Tanjungsari, yaitu Gunung Cijambu dan Gunung Geulis. Dari Gunung Cijambu mengalir dua buah sungai besar yaitu Ci Peles, yang mengalir ke arah timur bergabung dengan Ci Manuk, dan Ci Sumengka, yang mengalir ke arah barat bergabung dengan Citarum. Selain itu, Gunung Cijambu masih satu rangkaian dengan Gunung Manglayang (Kecamatan Sukasari). Gunung Geulis terletak di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Cimanggung, Kecamatan Jatinangor, dan Kecamatan Tanjungsari. di puncak Gunung Geulis terdapat dataran dan di salah satu sudutnya terdapat beberapa makam orang-orang yang dulu cukup berpengaruh di wilayah ini.

Kode pos untuk kecamatan ini adalah 45362, serta kode area untuk wilayah ini adalah 022 (berbeda dengan sebagian besar kecamatan di wilayah Kabupaten Sumedang lainnya).

Potensi Daerah[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Tanjungsari memiliki beberapa produk andalan. Tanjungsari merupakan salah satu daerah penghasil susu sapi di Jawa Barat, selain Lembang dan Pangalengan, selain itupun tanjungsari memiliki potensi yang sangat besar untuk dijadikan kawasan sentral pengembangan budidaya jamur tiram selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi juga mudah dipasarkan. Selain itu, daerah Tanjungsari sebelah utara (Desa Cijambu dan sekitarnya) merupakan daerah penghasil sayur-mayur. Buah-buahan dan umbi-umbian juga merupakan produk Tanjungsari yang cukup dikenal, salah satunya adalah Ubi Cilembu (hui Cilembu). Di kecamatan ini juga terdapat banyak tempat-tempat yang memiliki panorama indah. Tanjungsari berada di dekat kawasan pendidikan Jatinangor.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Sarana pendidikan di wilayah kecamatan Tanjungsari ini sudah bisa disebut lengkap, karena di wilayah ini terdapat berbagai macam lembaga pendidikan dari mulai tingkat PAUD sampai perguruan tinggi, di antaranya:

Tingkat perguruan tinggi:

  1. Universitas Winaya Mukti (UNWIM) Fakultas Pertanian di desa Gunungmanik

Tingkat menengah atas:

  1. SMK-SPP TANUNGSARI di desa Gunungmanik
  2. SMA Karsa Madya(YKM) di desa Gudang
  3. SMAN 1 Tanjungsari di desa Gudang
  4. SMA Pasundan Tanjungsari di desa Gudang
  5. SMK Pasundan Tanjungsari di desa Gudang
  6. MA Ma'arif di desa Tanjungsari
  7. MA Muhammadiyah di desa Jatisari
  8. SMA Yayasan Abdi Karya(YADIKA) di desa Gudang
  9. SMK Yayasan Abdi Karya(YADIKA) di desa Gudang

Beberapa lembaga pendidikan tingkat menengah pertama:

  1. SMPN 1 Tanjungsari di desa Gudang
  2. SMPN 2 Tanjungsari di desa Jatisari
  3. SMPN 3 Tanjungsari di desa Kadakajaya
  4. SMP Karsa Madya(YKM) di desa Gudang

Beberapa lembaga pendidikan tingkat dasar:

  1. RA - SDIT Nurul Aiman di desa Tanjungsari
  2. SDN Tanjungsari 1 di desa Jatisari
  3. SDN Tanjungsari 2 di desa Jatisari
  4. SDN Hegarmanah di desa Raharja

dan lembaga pendidikan dasar lainnya yang tersebar di seluruh kecamatan.

Tanjungsari memiliki pusat kajian inkubasi bisnis bagi masyarakat di bawah pengelolaan Jaringan Masyarakat Tani Indonesia (JIMAT INDONESIA) [[1]] bekerjasama dengan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti.

Pondok pesantren almhamud