Tambang garam Wieliczka

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Tambang Garam Wieliczka
Caves-of-wonders.jpg
Situs Warisan Dunia UNESCO
Negara  Polandia
Tipe Budaya
Kriteria iv
Nomor identifikasi 32
Kawasan UNESCO Amerika Utara dan Eropa
Tahun pengukuhan 1978 (sesi ke-12)
Kapel St. Kinga, jauh di dalam tambang garam Wieliczka.

Tambang garam Wieliczka, di kota Wieliczka, di Kraków wilayah metropolitan, Polandia, telah beroperasi terus-menerus sejak abad ke-13, dan masih menghasilkan garam meja. Tambang ini adalah salah satu tambang garam tertua dunia yang masih beroperasi (tertua di Bochnia, Polandia, 20 kilometer dari Wieliczka). Kedalaman tambang ini mencapai 327 meter, dan panjangnya lebih dari 300 km. Tambang ini kira-kira sudah beroperasi selama hampir 1000 tahun.

Tambang garam Wieliczka memiliki rute wisatawan sepanjang 3,5 km yang mencakup patung-patung dari tokoh-tokoh sejarah dan mitis, yang semuanya diukir oleh para buruh tambang dari batu karang garam. Di sini juga terdapat ruangan-ruangan yang diukir dengan indah, kapel-kapel, sebuah danau bawah tanah, dan pameran yang menggambarkan sejarah penambangan garam. Tambang garam ini dengan tepat disebut sebagai "katedral garam bawah tanah Polandia."

Sekitar 800.000 pengunjung datang untuk melihat tambang ini setiap tahun. Selama berabad-abad para pengunjung yang datang ke tempat yang terkenal dan memukau ini mencakup: Nicolaus Copernicus, Johann Wolfgang von Goethe, Alexander von Humboldt, Dmitri Mendeleev, Bolesław Prus, Ignacy Paderewski, Robert Baden-Powell, Jacob Bronowski (yang memfilmkan potongan-potongan dari The Ascent of Man di dalam tambang ini), Karol Wojtyła (belakangan menjadi Paus Yohanes Paulus II), bekas Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, raja-raja dan ratu, pangeran dan putri, serta tak terhitung lagi tamu-tamu yang terdiri dari rakyat jelata.

Pada Perang Dunia II, tambang garam ini digunakan oleh para pasukan pendudukan Jerman sebagai pabrik yang memproduksi alat-alat perang.

Tambang garam berlabirin kuno ini yang sangat memukau, menjadi inspirasi bagi adegan-adegan labirin dalam novel sejarah Bolesław Prus tahun 1895, Pharaoh.

Pada 1978 tambang garam Wieliczka dimasukkan ke dalam daftar Situs Warisan Dunia yang asli dari UNESCO.

Tambang garam ini merupakan sebuah "kota bawah tanah" dengan gereja-gereja, danau, dan jalan-jalan.

Foto-foto[sunting | sunting sumber]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  • Jerzy Grzesiowski, Wieliczka: kopalnia, muzeum, zamek (Wieliczka: Tambang, Museum, Kastil), edisi ke-2, diperbarui dan diperluas, Warsaw, Sport i Turystyka, 1987, ISBN 83-217-2637-2.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]