Taman Nasional Laiwangi Wanggameti

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari

Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti adalah sebuah daerah perlindungan flora dan fauna di pulau Sumba, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Taman ini merupakan suatu perwakilan berbagai tipe hutan di pulau Sumba, termasuk "hutan elfin" yang jarang terdapat dan memiliki keanekaragaman jenis bernilai cukup tinggi terutama yang terdapat pada ketinggian 800 meter dari permukaan laut.[1]

Flora[sunting | sunting sumber]

Di kawasan ini terdapat jenis tumbuhan antara lain:

Fauna[sunting | sunting sumber]

Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti merupakan habitat dari beberapa satwa liar seperti:

Selain itu, merupakan populasi utama:

dan berbagai jenis burung lainnya seperti

Tercatat sebanyak 43 jenis kupu-kupu termasuk tiga jenis endemik di Nusa Tenggara yaitu kupu-kupu halipron (Troides haliphron naias), Elimnias amoena, Sumalia chilo, Ideopsis oberthurii, dan Athyma karita.

Peninggalan kuno[sunting | sunting sumber]

Di sekitar Taman Nasional Laiwangi-Wanggameti banyak dijumpai kuburan kuno yang diukir dengan beberapa motif seperti kuda, kerbau, orang lelaki dan wanita. Kuburan kuno ini merupakan simbol dan status sosial dari keluarga yang ditinggalkan.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Laiwangi-Wanggameti belum lama ditunjuk sebagai taman nasional, sehingga fasilitas untuk pengunjung masih sangat terbatas. Akomodasi yang tersedia berupa homestay yang disediakan dan dikelola oleh masyarakat setempat.

Musim kunjungan terbaik: bulan Maret sampai dengan Juni dan Oktober sampai dengan Desember setiap tahunnya.

Cara pencapaian lokasi[sunting | sunting sumber]

Kupang-Waingapu menggunakan pesawat terbang sekitar satu jam, kemudian dari Waingapu-Watumbaka-Maujawa-Melolo-Kanagar melalui jalan darat dengan kendaraan roda empat selama sekitar dua jam, yang dilanjutkan ke lokasi taman nasional (Desa Wanggameti, Desa Tana Rara dan Desa Tabundung).

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]