Soemarno Sosroatmodjo

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Sumarno)
Langsung ke: navigasi, cari
Dr. Soemarno Sosroatmodjo
Gubernur Jakarta ke-6
Masa jabatan
1960 – 1964
Presiden Ir. Soekarno
Didahului oleh Sudiro
Digantikan oleh Henk Ngantung
Gubernur Jakarta ke-8
Masa jabatan
1965 – 1966
Presiden Ir. Soekarno
Didahului oleh Henk Ngantung
Digantikan oleh Ali Sadikin
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia ke-15
Masa jabatan
27 Agustus 1964 – 28 Maret 1966
Presiden Ir. Soekarno
Didahului oleh Ipik Gandamana
Digantikan oleh Basuki Rachmat
Menteri Keuangan Republik Indonesia ke-13
Masa jabatan
13 November 1963 – 25 Juli 1966
Presiden Ir. Soekarno
Didahului oleh R.M Notohamiprodjo
Digantikan oleh Frans Seda
Informasi pribadi
Lahir Soemarno Sosroatmodjo
24 April 1911
Bendera Belanda Rambipuji, Jember, Jawa Timur, Hindia Belanda
Meninggal 9 Januari 1991 (umur 79)
Bendera Indonesia Jakarta, Indonesia
Kebangsaan Bendera Indonesia Indonesia
Alma mater Universitas Padjadjaran
Vanderbilt University
Agama Islam

Dr. Soemarno Sosroatmodjo (lahir di Rambipuji, Jember, Jawa Timur, 24 April 1911 – meninggal di Jakarta, 9 Januari 1991 pada umur 79 tahun) adalah salah satu mantan Gubernur DKI Jakarta yang pernah menjabat dalam dua periode yaitu periode 1960 - 1964 dan periode 1965 - 1966. Selain berasal dari militer ia juga adalah seorang dokter. Pada masa kepemimpinannya beberapa masalah menghadang, terutama berkaitan dengan isu Papua Barat dan demonstrasi Ganyang Malaysia.

Pada masa kepemimpinannya, selain dibangun Monas, Patung Selamat Datang, dan Patung Pahlawan di Menteng, juga dibangun rumah minimum. Konsep rumah minimum ini adalah rumah dengan luas 90 meter persegi, dibangun di atas tanah 100 meter persegi, terdiri dari dua lantai, lokasinya dekat dengan tempat kerja. Proyek pertama rumah minimum dibangun di Raden Saleh, Karang Anyar, Tanjung Priok, dan Bandengan Selatan.

Setelah selesai masa baktinya, Soemarno menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri dan jabatan Gubernur Jakarta dilanjutkan oleh Henk Ngantung. Dalam masa inilah Soemarno merangkap jabatan sebagai Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jakarta atas perintah Presiden Soekarno, karena kesehatan Henk Ngantung yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan jabatannya.

Sebelum zaman kemerdekaan, ia pernah menjadi direktur Rumah Sakit Hanggulan Sinta yang berlokasi di kampung Barimba, kecamatan Kapuas Hilir, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah pada tahun 1939. Rumah Sakit tersebut pernah pindah ke Jl. Kapten Pierre Tendean, sebelum akhirnya pindah ke Jl. Tambun Bungai No. 16 dengan nama RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Didahului oleh:
Sudiro
Gubernur Jakarta
19601964
Diteruskan oleh:
Henk Ngantung
Didahului oleh:
Henk Ngantung
Gubernur Jakarta
19651966
Diteruskan oleh:
Ali Sadikin
Didahului oleh:
Ipik Gandamana
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia
1964 - 1966
Diteruskan oleh:
Basuki Rachmat
Didahului oleh:
R.M Notohamiprodjo
Menteri Keuangan Republik Indonesia
1964 - 1966
Diteruskan oleh:
Frans Seda

Pranala luar[sunting | sunting sumber]