Sukaraja, Sukaraja, Bogor

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sukaraja
Desa
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Barat
Kabupaten Bogor
Kecamatan Sukaraja
Luas -
Jumlah penduduk -
Kepadatan -

Sukaraja adalah desa di kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

Sukaraja

Warga bogor mungkin banyak yang tidak tahu tentang keberadaan Sukaraja daerah sebelah timur agak ke utara dari Kota Bogor. daerah yang sebetulnya sangat bersejarah, yang sebenarnya daerah Sukaraja (Desa Sukaraja dan Desa Cikeas) ini adalah salah-satu daerah yang bersejarah bagi Kabupaten Bogor.

Daerah Sukaraja yang sekarang, dulu pada masa kolonial belanda merupakan pusat pemerintahan Regensi (di bawah keresidenan) yang di kepalai oleh seorang tumenggung yang pada masa kolonial belanda yang wilayahnya dulu sering disebut kampung baru (Parung Angsana) (ada yang menyebut juga sebagai daerah koloni baru yang di bangun Kang Tanu (Arya Wiratanudatar), meliputi daerah (Sukaraja, Cimahpar dan Tanah Baru sebagai pusatnya yang membawahi daerah-daerah kelurahan se-bogor (kota bogor masa kini), akantetapi pusat kota bogor tidak termasuk) yang di pimpin oleh seorang tumenggung yang bernama Tumengggung Wiradireja yang terpisah dari kota bogor itu sendiri. konon daerah kampung baru ini bebas pajak pada masa pemerintahan belanda dan merupakan cikal bakal lahirnya Kabupaten Bogor. pada masa dulu Sukaraja adalah daerah yang banyak didiami oleh para jawara dan ahli ilmu-ilmu silat juga hikmah. dan asal muasal keberadaannya warga sukaraja merupakan keturunan dari kesultanan banten melalui Pangeran Sogiri dan Pangeran Sake yang keduanya merupakan anak dari Sultan Ageng Tirtayasa. dan ada sebagian keturunan dari trah menak sunda cianjuran.

keturunnya sampai saat ini masih ada dan berdomisili di sini. untuk keturunan pangeran sogiri banyak menndiami daerah tanah baru. untuk sukaraja sendiri hasil pencampuran dari dua trah tadi. adapun tokoh-tokoh yang mempunyai darah keturunan dari sukaraja, yakni ulama: Abdullah bin Nuh bin Idris (mantan guru besar sastra UI). tokoh seni pencak silat : R.H Abdullah Guru Besar Padjadjaran Nasional yang mengenalkan jurus ampuh yang terkenal yang banyak di adopsi silat-silat masa kini yakni Jurus Gerak Gulung Maung dan sekarang bernama Gerak Gulung Budidaya. dan artis yang merupakan keturunan sukaraja yakni:H. Rhoma Irama dan Dede Yusuf (yusuf macan effendie).