Subagyo Hadi Siswoyo
Subagyo Hadi Siswoyo (lahir di Piyungan, Yogyakarta, 12 Juni 1946; umur 65 tahun) adalah salah satu tokoh militer Indonesia.
Kariernya pernah melejit bahkan mendapat kenaikan pangkat istimewa 1 tingkat pernah dienyamnya saat selesai Operasi Woyla di Thailand, tapi kemudian kariernya tersendat pada jabatan Kolonel yang dia tempuh selama 8 tahun. Mantan komandan Pamwapres di era Soeharto ini kemudian mendapat bintang di pundaknya saat menjabat Danjen Kopassus. Selepas itu kariernya mulus menjadi Pangdam Diponegoro, kemudian Wakasad dan KSAD. Ia juga pernah menjabat panglima di Komando Teritorial. Yaitu ketika menjadi Panglima daerah IV Diponegoro. Saat menjadi KSAD inilah ia mengalami pergantian kepemimpinan Nasional yang dipenuhi intrik dan misteri, kerusuhan Mei dan peristiwa Trisakti dan meruncingnya rivalitas di dalam ABRI saat itu sehingga menjadikannya sebagai ketua DKP untuk pemeriksaan atas Letjen Prabowo Subianto mantan Pangkostrad yang juga merupakan salah satu teman dekatnya.
Subagyo sempat dibuat malu atas kasus yang menimpa putranya Kapten TNI Agus yang terlibat peredaran narkoba tetapi dengan ksatria sang putera yang lulusan AMN terbaik di angkatannya diberhentikan dari dinas TNI dan diproses hukum. Namun sampai sekarang ternyata putera beliau sudah berpangkat Mayor dan sedang menjalani pendidikan Sekolah Staff dan Komando di Seskoal Cipulir.
[sunting] Pranala luar
- (Indonesia) Subagyo HS Abdi Negara yang Berkharisma
| Jabatan militer | ||
|---|---|---|
| Didahului oleh: Agum Gumelar |
Danjen Kopassus September 1995 - Desember 1995 |
Digantikan oleh: Prabowo Subianto |
