Struktur Lewis

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Contoh model titik Lewis yang menggambarkan ikatan kimia anatara karbon C, hidrogen H, dan oksigen O. Penggambaran titik lewis adalah salah satu dari usaha awal kimiawan dalam menjelaskan ikatan kimia dan masih digunakan secara luas sampai sekarang.

Struktur Lewis adalah diagram yang menunjukkan ikatan-ikatan antar atom dalam suatu molekul. Struktur Lewis digunakan untuk menggambarkan ikatan kovalen dan ikatan kovalen koordinasi.

Struktur Lewis dikembangkan oleh Gilbert N. Lewis, yang menyatakan bahwa atom-atom bergabung untuk mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil.

Untuk menyusun struktur Lewis dari suatu atom atau unsur, dapat dengan cara menuliskan simbol titik pada sekeliling atom. Setiap titik mewakili satu elektron yang terdapat pada kulit valensi atom tersebut. Elektron yang terlibat dalam ikatan ini hanya elektron-elektron yang terdapat pada kulit terluar dan jumlah total elektron yang terlibat dalam pembentukan ikatan ini tidak mengalami perubahan (merupakan jumlah total elektron valensi dari atom-atom yang berikatan).

Pada umumnya, jumlah elektron pada kulit valensi sama dengan golongan dari suatu atom. Oleh karena itu, jumlah titik pada simbol Lewis sama dengan golongan dari atom tersebut. Namun untuk logam transisi, lantanida, dan aktinida yang mempunyai kulit dalam yang tidak terisi penuh, titik Lewis dari unsur-unsur tersebut tidak dapat dituliskan secara sederhana.

Tabel struktur Lewis untuk golongan A.

Penggunaan untuk atom-atom yang berikatan[sunting | sunting sumber]

Pada ikatan kovalen tunggal[sunting | sunting sumber]

Ikatan kovalen pada H2
Ikatan kovalen pada molekul H2.jpg
Ikatan kovalen pada F2
Ikatan kovalen pada molekul F2.jpg

Pada ikatan kovalen rangkap dua[sunting | sunting sumber]

Pada ikatan kovalen rangkap dua, ditunjukkan oleh garis rangkap dua (=), yang artinya terdapat dua pasangan elektron ikatan, contohnya pada ikatan rangkap dua pada molekul CO2.

Ikatan kovalen rangkap dua CO2.jpg

Pada ikatan ion[sunting | sunting sumber]

Ikatan ion pada NaCl

Atom Na memberikan 1 elektronnya pada atom Cl, sehingga Na bermuatan positif dan Cl bermuatan negatif. Keduanya telah memenuhi kaidah oktet.

Ikatan ion pada senyawa NaCl.jpg
Ikatan ion pada MgO

Atom Mg memberikan 2 elektronnya pada atom O, sehingga Mg bermuatan positif 2 dan O bermuatan negatif 2. Keduanya telah memenuhi kaidah oktet.

Ikatan ion pada senyawa MgO.jpg

Penggambaran[sunting | sunting sumber]

Langkah-langkah dalam menggambarkan struktur Lewis:

  1. Menghitung valensi atom yang akan dibuat struktur Lewisnya, contoh NH3.
    Valensi Atom N dan H pada NH3
  2. Membuat kerangka strukturnya, di mana atom pusatnya biasanya adalah atom pertama dalam rumus kimia molekul tersebut.
    Kerangka molekul NH3.jpg
  3. Menempatkan satu elektron pada sisi di mana terdapat atom lain. Jika terdapat sisa elektron, letakkan elektron-elektron tersebut secara berpasangan.
    Letak elektron N.jpg
  4. Menulis semua elektron valensi dari atom-atom yang terlibat dengan menggunakan lambang titik (•).
    Letak elektron N dan H.jpg
  5. Melengkapi bentuk duplet atau oktet dari ikatan atom ke atom pusat.
    Ammonia-2D-dot-cross.png
  6. Bila atom pusat masih belum memenuhi kaidah oktet maka dapat digunakan ikatan rangkap agar setiap atom dapat memenuhi oktet.
  7. Jika sudah sesuai, ganti setiap pasangan elektron tersebut dengan garis tunggal (ikatan tunggal). Apabila terdapat dua pasangan elektron, maka ganti dengan garis rangkap dua (ikatan rangkap dua). Jika terdapat 3 pasangan elektron, ganti dengan garis rangkap tiga (ikatan rangkap tiga).
Struktur garis NH3.jpg

Pranala luar[sunting | sunting sumber]