Spesies cincin

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Pada diagram berikut, populasi yang dapat saling kawin diwakilkan dengan berbagai blok warna. Populasi pada dua ujung deret tersebut tidak dapat saling kawin dengan satu sama lainnya

Dalam biologi, spesies cincin adalah deretan populasi bersebelahan yang saling berhubungan yang dapat saling kawin dengan populasi terdekatnya, namun terdapat dua "ujung" populasi dalam deret tersebut yang tidak dapat saling kawin oleh karena perbedaannya yang sangat jauh. Sering kali populasi yang tidak dapat saling kawin namun terhubung secara genetis berada dalam wilayah yang sama, sehingga menciptakan suatu "cincin". Spesies cincin merupakan bukti penting evolusi dalam artian ia mengilustrasikan apa yang akan terjadi seiring dengan berdivergennya genetika populasi. Fenomena ini juga sangat istimewa karena ia tampak pada populasi yang masih hidup.

Spesies cincin juga menyebabkan masalah yang menarik bagi para ahli biologi yang berusaha membagi-bagi kehidupan ini ke dalam spesies yang berbeda, begitu pula bagi para kreasionis yang tidak percaya bahwa evolusi dapat menyebabkan spesies baru. Sebenarnya pula apa yang membedakan spesies cincin dengan dua spesies yang berbeda adalah keberadaan populasi penghubung. Apabila populasi penghubung ini terputus, maka spesies cincin ini akan menjadi dua spesies yang berbeda.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Alström, Per (2006): Species concepts and their application: insights from the genera Seicercus and Phylloscopus. Acta Zoologica Sinica 52(Supplement): 429-434. PDF fulltext
  • Irwin, D.E., Irwin, J.H., and Price, T.D. (2001): "Ring species as bridges between microevolution and speciation." Genetica. 112-113: 223-243. PubMed
  • Futuyma, D. (1998) Evolutionary Biology. Third edition. Sunderland, MA, Sinauer Associates.
  • Moritz, C., C. J. Schneider, et al. (1992) "Evolutionary relationships within the Ensatina eschscholtzii complex confirm the ring species interpretation." Systematic Biology 41: 273-291.
  • Nova Scotia Museum of Natural History: Birds of Nova Scotia [1]
  • Adriaens, P. "Hybrid Gulls Breeding in Belgium" [2]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]