Sorikmas Mining

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

PT Sorikmas Mining (SMM) adalah perusahaan tambang emas dengan wilayah kontrak karya di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), persisnya di Kecamatan Kotanopan, Muara Sipongi, dan Ulupungkut dengan area kontrak seluas 24.300 Ha. Sementara seluas 41.900 Ha yang lain terletak di Kecamatan Siabu, Bukit Malintang dan Panyabungan Utara. Sebanyak 75% saham PT SMM dimiliki Sihayo Gold Limited dan 25% sisanya oleh PT Aneka Tambang.

Area kontrak PT SMM sebagian besar berada di Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) yang merupakan area tangkapan air bagi Sungai Batang Gadis dan beberapa anak sungainya seperti Batang Pungkut. Sungai-sungai ini erperan sangat penting untuk menjaga ketersediaan air bagi 360.000 orang, 34.500 Ha sawah, serta 43.000 perkebunan rakyat di Kabupaten Madina.

Di bidang keanekaragaman hayati, Kawasan DAS Batang Gadis merupakan habitat mamalia khas Sumatra yang penting untuk konservasi global seperti, Harimau Sumatra, Kambing Hutan, Tapir, Beruang Madu, Rusa Sambar, Kijang Muncak, dan Kucing Hutan; serta kawasan ini juga menjadi habitat 247 jenis burung dengan 47 jenis diantaranya merupakan burung yang dilindungi di Indonesia.

Kehadiran PT SMM di Kabupaten mendapat penolakan yang sangat keras dari warga dan juga beberapa kelompok mahasiswa. Akan tetapi perusahaan ini tetap melanjutkan aktivitas eksplorasi mereka di Kabupaten Madina. Pada bulan Maret tahun 2011, Pemkab Madina menghentikan sementara semua kegiatan PT SMM di lapangan karena ternyata izin pinjam pakai kawasan hutan dan izin eksplorasi perusahaan ini sudah habis pada akhir tahun 2010.

SUMBER:

http://sihayogold.com/view/home/

http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=90290%3Apemkab-madina-minta-pt-sorik-mas-mining-hentikan-kegiatan-sementara-waktu&catid=51%3Aumum&Itemid=31

http://usirsorikmasmining.wordpress.com/2011/03/27/tanggapan-terhadap-penghentian-operasi-pt-sorikmas-mining/