Somba Opu, Gowa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Somba Opu
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Sulawesi Selatan
Kabupaten Gowa
Pemerintahan
 • Camat Abd. Majid Hayat, SH.
Luas - 28.09 km2 atau 2.809 Ha;
Jumlah penduduk 130.287 jiwa (2010)
Kepadatan 4.632 orang/km2;
Desa/kelurahan 14 kelurahan

Somba Opu adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Indonesia.

Area Wilayah Kecamatan Somba Opu[1]

Kependudukan[sunting | sunting sumber]

  • Penyebaran penduduk Kabupaten Gowa masih bertumpu di Kecamatan Somba Opu yakni sebesar 19,95 persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Gowa sebesar 652.329 orang.
  • Kecamatan Somba Opu juga merupakan kecamatan yang paling banyak penduduknya untuk wilayah perkotaan, yakni sebanyak 130.126 orang dimana jumlah penduduk laki-laki sebesar 64.442 orang dan perempuan sebesar 65.684.
  • Kecamatan Somba Opu tercatat sebagai kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya yakni sebanyak 4.632 orang/km2.
  • Laju pertumbuhan penduduk Kecamatan Somba Opu adalah yang tertinggi dibandingkan Kecamatan lain di Kabupaten Gowa yakni sebesar 4,07 persen
  • Kecamatan Somba Opu memiliki rata-rata anggota rumah tangga terbesar sebanyak 4,65 orang dari total jumlah rumah tangga yakni 28.002 KK.[1]

Keadaan geografi[sunting | sunting sumber]

Batas wilayah
Utara Kota Makassar
Selatan Kecamatan Pallangga dan Kabupaten Takalar
Barat Kecamatan Pallangga dan Kota Makassar
Timur Kecamatan Bontomarannu

Luas wilayah 28.09 km2 atau 2.809 Ha (1,49 % dari luas wilayah kabupaten Gowa) dengan ketinggian daerah/altitude berada 25 meter di atas permukaan laut. Sebagian besar wilayah terletak pada dataran rendah dengan koordinat Geografis berada pada 5 derajat 12’5″ LS dan 119 derajat 27’15″ BT. Batas alam dengan kecamatan Pallangga adalah Sungai Jeneberang yaitu sungai dengan panjang 90 km dan luas Daerah Aliran Sungai 881 km2

PEMERINTAHAN[sunting | sunting sumber]

Terdiri dari 14 kelurahan, 28 lingkungan, 102 RK/RW, dan 327 RT. Kelurahan tersebut adalah sebagai berikut :

Tingkat perkembangan kelurahan di kecamatan Somba Opu meliputi 3 kelurahan swakarya (self work) dan 11 kelurahan swasembada (self supporting). Tingkat perkembangan LKMD dari 14 kelurahan ada 1 LKMD Tingkat II, dan 13 LKMD Tingkat III. Jumlah personel pertahanan sipil (Hansip) dengan kualifikasi Linmas sebanyak 306 orang.

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  • Jumlah Sekolah Taman Kanak-Kanak pada tahun 2004-2006 sebanyak 58 sekolah dan pada tahun 2007-2009 sebanyak 41 sekolah, jumlah guru sebanyak 163 orang (perempuan), dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 1.124 orang dan murid perempuan sebanyak 1.203 orang.
  • Jumlah Sekolah Dasar sebanyak 44 sekolah dengan perincian berdasarkan status yaitu sekolah negeri sebanyak 14 buah, sekolah Inpres 29 buah, dan sekolah swasta 1 buah.
  • Jumlah guru SD sebanyak 241 orang (laki-laki) dan 335 orang (perempuan) dengan perincian berdasarkan status yaitu guru sekolah negeri sebanyak 103 orang (laki-laki) dan 123 orang (perempuan), guru sekolah Inpres sebanyak 135 orang (laki-laki) dan 207 (perempuan), sedangkan guru sekolah swasta sebanyak 3 orang (laki-laki) dan 5 orang (perempuan).
Jembatan Kemabar di Sungai Je'ne'berang, jembatan ini menghubungkan antara kecamatan Somba Opu dan kecamatan Pallangga
  • Jumlah murid Sekolah Dasar (SD) yang laki-laki sebanyak 6.835 orang dan murid perempuan sebanyak 7.935 orang dengan perincian berdasarkan status yaitu murid sekolah negeri sebanyak 2.630 orang (laki-laki) dan 3.320 orang (perempuan), murid sekolah Inpres sebanyak 4.126 orang (laki-laki) dan 4.520 orang (perempuan), sedangkan murid sekolah swasta sebanyak 79 orang (laki-laki) dan 95 orang (perempuan).
  • Jumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 1 sekolah, jumlah guru sebanyak 8 orang (laki-laki) dan 10 orang (perempuan), dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 51 orang dan murid perempuan sebanyak 52 orang.
  • Jumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) sebanyak 2 sekolah, jumlah guru sebanyak 8 orang (laki-laki) dan 4 orang (perempuan), dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 92 orang dan murid perempuan sebanyak 82 orang.
  • Jumlah Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) sebanyak 17 sekolah dengan perincian berdasarkan status yaitu sekolah negeri sebanyak 6 buah, dan sekolah swasta 11 buah.
  • Jumlah guru SLTP sebanyak 145 orang (laki-laki) dan 215 orang (perempuan) dengan perincian berdasarkan status yaitu guru sekolah negeri sebanyak 82 orang (laki-laki) dan 144 orang (perempuan), guru sekolah swasta sebanyak 63 orang (laki-laki) dan 71 (perempuan).
  • Jumlah murid SLTP yang laki-laki sebanyak 2.321 orang dan murid perempuan sebanyak 2.567 orang dengan perincian berdasarkan status yaitu murid sekolah negeri sebanyak 1.832 orang (laki-laki) dan 2.814 orang (perempuan), murid sekolah swasta sebanyak 484 orang (laki-laki) dan 548 orang (perempuan).
  • Jumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs) sebanyak 5 sekolah, jumlah guru sebanyak 36 orang (laki-laki) dan 60 orang (perempuan), dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 437 orang dan murid perempuan sebanyak 400 orang.
  • Jumlah Sekolah Menengah Umum (SMU) sebanyak 10 sekolah dengan perincian berdasarkan status yaitu sekolah negeri sebanyak 2 buah, dan sekolah swasta 8 buah.
  • Jumlah guru SMU sebanyak 120 orang (laki-laki) dan 130 orang (perempuan) dengan perincian berdasarkan status yaitu guru sekolah negeri sebanyak 35 orang (laki-laki) dan 32 orang (perempuan), guru sekolah swasta sebanyak 85 orang (laki-laki) dan 98 (perempuan).
  • Jumlah murid SMU yang laki-laki sebanyak 1.213 orang dan murid perempuan sebanyak 1.547 orang dengan perincian berdasarkan status yaitu murid sekolah negeri sebanyak 622 orang (laki-laki) dan 892 orang (perempuan), murid sekolah swasta sebanyak 591 orang (laki-laki) dan 655 orang (perempuan).
  • Jumlah Madrasah Aliyah (MA) sebanyak 5 sekolah, jumlah guru sebanyak 45 orang (laki-laki) dan 55 orang (perempuan), dengan jumlah murid laki-laki sebanyak 286 orang dan murid perempuan sebanyak 389 orang.
  • Jumlah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebanyak 8 sekolah dengan perincian berdasarkan status yaitu sekolah negeri sebanyak 2 buah, dan sekolah swasta 6 buah.
  • Jumlah guru SMK sebanyak 125 orang (laki-laki) dan 155 orang (perempuan) dengan perincian berdasarkan status yaitu guru sekolah negeri sebanyak 20 orang (laki-laki) dan 63 orang (perempuan), guru sekolah swasta sebanyak 105 orang (laki-laki) dan 92 (perempuan).
  • Jumlah murid SMK yang laki-laki sebanyak 900 orang dan murid perempuan sebanyak 1.030 orang dengan perincian berdasarkan status yaitu murid sekolah negeri sebanyak 433 orang (laki-laki) dan 342 orang (perempuan), murid sekolah swasta sebanyak 467 orang (laki-laki) dan 688 orang (perempuan).

Keagamaan[sunting | sunting sumber]

Masjid Raya Syekh Yusuf.

Jumlah tempat ibadah berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut:

Jumlah rohaniawan Islam adalah sebagai berikut:[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Anonim, 2010, Hasil Sensus Penduduk tahun 2010, Data Agregat per Kecamatan, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa, Gowa.
  2. ^ Anonim, 2009, Gowa dalam Angka 2009, Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa, Gowa.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]