Sir George Hubert Wilkins

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sir George Hubert Wilkins (1931)

Sir George Hubert Wilkins (lahir di Mount Bryan East, Australia pada 31 Oktober 1888 – , meninggal di Framingham, 30 November 1958) adalah seorang penjelajah kutub, ahli geografi, pilot, prajurit, dan penerbang perintis berkebangsaan Australia, ahli fotografi di udara, yang terkenal sebagai penjelajah wilayah Arktik dan Antartik yang berjasa kepada Amerika Serikat. [1][2]

Hidup dan Karya[sunting | sunting sumber]

Hubert Wilkins lahir di Australia Selatan dalam keluarga petani. Ia belajar di "Adelaide School of Mines.[1] Pada tahun 1912, dia belajar tentang fotografi di tempat pelatihan fotografi Turki selama Perang Balkan, sehingga pada tahun 1913-1917 ia sudah terlibat dalam penjelajahan di wilayah Arktik.[1] Dia merupakan anggota dari divisi penerbangan Australia.[1] Ia menekuni dunia penjelajahan, salah satunya ekspedisi ke Antartik di bawah pimpinan Vilhjalmur Stefansson dengan cara mencoba hidup di sana pada tahun 1913-1916.[2] Kemudian, bersama dengan Carl Ben Eielson, dialah orang pertama (1928) yang terbang melintasi Arktik dari Point Barrow, [[Alaska], menuju Spitsbergen yang berjadak 3.540 km.[2] Pada akhir tahun 1928, ia juga memimpin ekspedisi Antartika dan mengadakan survei atas semenanjung Palmer.[2] Namun begitu, ia juga pernah mengalami kegagalan ketika hendak mencapai kutub utara dengan kendaraan kapal selam.[2] Perannya cukup besar bagi Amerika Serikat, salah satunya memimpin ekspedisi Lincoln Ellsworth pada tahun 1933-1936, sehingga ia diangkat sebagai penasihat angkatan perang Amerika Serikat selama 16 tahun (1942-1958).[2]

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d (Inggris)Howgego., Encyclopedia of Exploration (Part 2: 1800 to 1850). Potts Point, NSW, Australia: Hordern House, 2004 diakses 20 Juni 2014
  2. ^ a b c d e f (Indonesia)Hassan Shadily & Redaksi Ensiklopedi Indonesia (Red & Peny)., Ensiklopedi Indonesia Jilid 7 (VAK-ZWI). Jakarta: Ichtiar Baru-van Hoeve, hal.3923