Singgang
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Dalam botani dan pertanian, singgang atau tumbuhan voluntir (volunteers) adalah tumbuhan pada suatu lahan yang tumbuh dari benih sisa pertanaman sebelumnya. Benih yang tumbuh ini dapat berasal dari sisa pertanaman sebelumnya yang dorman, dari sisa panen yang terjatuh, atau terbawa oleh agen lain (angin, burung, atau pupuk organik).
Singgang dibedakan dari gulma karena dapat dipelihara oleh pengolah lahan untuk dibiarkan menghasilkan. Meskipun demikian, pada lahan penangkaran atau pertanaman monokultur singgang harus disingkirkan karena mengurangi kemurnian benih yang dipanen. Penyingikiran singgang biasanya dilakukan secara manual (oleh manusia) dan dinamakan roguing (dari kata rogue).
