Simon sang Penyihir

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Simon Magus)
Langsung ke: navigasi, cari
Peter's conflict with Simon Magus by Avanzino Nucci, 1620. Simon is on the right, dressed in black.

Simon sang Penyihir atau Simon Magus adalah seorang pendiri aliran Gnostik di Samaria yang dikenal dengan nama Simonian.[1] Kata 'magus' dalam namanya berasal dari kata 'magician' yang berarti penyihir.[1] Ia hidup pada awal abad pertama Masehi.[2]

Riwayat Hidup[sunting | sunting sumber]

Simon Magus dikenal sebagai penyihir pada abad pertama dan pendiri salah satu sekte kekristenan.[2] Ia adalah seorang penyihir yang menakjubkan masyarakat, sehingga membuat masyarakat menjadi percaya kepadanya dan berkata:"Orang ini adalah kuasa Allah yang terkenal sebagai Kuasa Besar".[3] Namun, sekarang mereka percaya kepada Filipus yang memberitakan Injil tentang kerajaan Allah, dan Simon Magus juga telah menjadi percaya dan dibaptis oleh Filipus di Samaria.[3] Ketika ia melihat bahwa Filipus dapat memberikan Roh Kudus melalui penumpangan tangannya, ia kemudian menawarkannya uang untuk menukarnya dengan kuasa Roh Kudus.[3]

Sumber-Sumber[sunting | sunting sumber]

Yustinus Martir[sunting | sunting sumber]

Yustinus Martir mengatakan Simon Magus adalah seorang Samaria yang asli dari desa Gitta, yang hidup di zaman pemerintahan Kaisar Klaudius.[4] Yustinus mengatakan masyarakat Samaria saat itu berada dalam kepercayaan yang salah.[4] Mereka mengatakan Simon adalah Tuhan.[4]

Hippolytus[sunting | sunting sumber]

Murid-murid Simon Magus merayakan ritual sihirnya dan mereka berusaha untuk mengeluarkan mantra.[4] Simon menipu banyak orang melalui sihirnya, menegur sebagai seorang rasul, dan meletakkannya di bawah kutukan.[4] Akan tetapi, Simon kemudian meninggalkan kepercayaan itu.[4] Dan perjalanannya ke Roma, Simon kembali berkonflik dengan para rasul.[4]

Simoni[sunting | sunting sumber]

Simoni adalah praktik jual-beli jabatan di dalam gereja yang mulai berkembang setelah penghambatan kekaisaran Roma berakhir atas gereja.[5] Praktik ini banyak terjadi pada masa Abad Pertengahan.[5] Pada kemudian hari, praktik ini dilarang di dalam gereja.[5] Istilah simoni berasal dari nama Simon Magus.[6][5][4] Hal itu disebabkan Simon Magus berkeinginan untuk menukarkan uang dengan kemampuan untuk melakukan mujizat, walaupun ia telah dibaptis menjadi seorang Kristen.[6]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Steven A. Haggmark and Arland J. Hultgren(editors). 1996. The Earliest Christian Heretics. U.S.A.: Fortress Press Minneapolis. Hlm.15.
  2. ^ a b Lavinia Cohn-Sherbok. 2002. Who's Who in Christianity. London and New York: Routledge. Hlm.274-275.
  3. ^ a b c Lembaga Alkitab Indonesia. 1997. Alkitab. Jakarta: Lembaga Alkitab Indonesia. Kisah Para Rasul 8:9-24.
  4. ^ a b c d e f g h David W. Bercot(editor). 1999. A Dictionary of Early Christian Beliefs. Massachusetts: Hendrickson Publisher. Hlm. 614-616.
  5. ^ a b c d F.D. Wellem. 2006. Kamus Sejarah Gereja. Jakarta: BPK Gunung Mulia. Hlm 424-425.
  6. ^ a b Simon Magus, W.R.F Browning. 2008. Kamus Alkitab. Jakarta: PT BPK Gunung Mulia. Hlm.412.