Sic et non
|
|
Artikel ini tidak memiliki kategori. Tolong bantu Wikipedia untuk menambahkan kategori. Tag ini diberikan pada Oktober 2011. |
Sic et non (ya dan tidak) adalah judul buku karangan Petrus Abelardus yang diterbitkan pada tahun 1122. [1] Buku ini memuat kumpulan 158 pernyataan yang saling bertentangan dari Bapa Gereja tentang masalah iman, sakramen, dan cinta. [2] Selain itu, di dalam buku ini terdapat lebih dari 1.800 kutipan. [2] Terdapat sebuah otoritas yang berkata”ya”, sedangkan yang lain mengatakan “tidak”. [2] Sulit untuk mendamaikan segala pertentangan yang ada. [2] Abelardus mengumpulkan teks-teks yang bertentangan di dalam Alkitab untuk latihan logika bagi mahasiswanya. [1] Daya tarik buku ini adalah Abelardus memperlihatkan kunci ilmu adalah keragu-raguan. [1] Orang didorong untuk mengadakan penyelidikan oleh keragu-raguan dan pada gilirannya kebenaran ditemukan. [1]
Tujuan Petrus Abelardus tidaklah bermaksud untuk mendiskreditkan pihak satu dan melawan pihak yang lain. [3] Namun, Abelardus bermaksud untuk menunjukkan, bahwa teologi tidak harus merasa puas dengan mengutip otoritas. [3] Hal ini diperlukan untuk menemukan jalan untuk mendamaikan pihak yang bertentangan. [3] Skolatisisme menggunakan metode ini dan menjadi ciri khas dari Skolastik, yaitu dengan mengajukan pertanyaan kemudian mengutip otoritas yang mendukung sebuah jawaban dan otoritas lainnya untuk bisa lebih menyokong sebuah jawaban. [3] Ciri Skolastik dengan memberikan jawaban serta sebuah “solusi” menunjukkan, bahwa memungkinkan untuk semua otoritas yang dikutip sudah benar. [3]
