Sel HeLa
Sel HeLa merupakan sel epitelial manusia yang berasal dari kanker serviks atau kanker leher rahim.[1] Sel HeLa diberi nama sesuai dengan nama pasien penyakit kanker serviks yang sel kankernya diambil yaitu, Henrietta Lacks.[1] Sel HeLa yang diambil kemudian diperbanyak dengan kultur sel dan banyak digunakan dalam penelitian.[1]
Aplikasi [sunting]
Sel ini digunakan dalam pembentukan vaksin pertama polio yang dilakukan oleh Jonas Salk.[1] Sel HeLa dapat memperbanyak diri hingga jumlah yang tidak terbatas selama kondisi yang menunjang kehidupannya tercukupi.[1] Sel ini memiliki enzim telomerase yang aktif selama pembelahan sel, untuk mencegah terjadinya pemendekan telomer.[1] Telomer terlibat dalam penuaan sel yang akan menyebabakan kematian pada sel.[1] Saat ini telah ada beberapa cell line dari sel ini yang semuanya diturunkan dari sel HeLa awal.[2] Sel-sel ini digunakan sebagai model dari sel kanker dan juga digunakan untuk mempelajari mekanisme dari sinyal transmisi antar sel.[2]
