Sekolah di Indonesia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Sekolah di Indonesia memiliki sejarah sebelum masa penjajahan hingga saat ini.

Sekolah sebelum masa penjajahan[sunting | sunting sumber]

Sebelum masa penjajahan pendidikan yang ada di Indonesia berupa pendidikan nonformal. Pendidikan ini telah ada sejak Zaman Kerajaan Hindu (atau sebelumnya), sekolah/pendidikan dilangsungkan di tempat ibadah, perguruan atau padepokan.

Sekolah pada masa penjajahan[sunting | sunting sumber]

Murid pribumi tahun pelajaran 1919-1920 di sekolah Koning Willem III di Weltevreden (kini Gambir) di Jakarta

Pendidikan formal di Indonesia mulai dikenal pada masa ini, pada awal masa penjajahan sampai tahun 1903 sekolah formal masih dikhususkan bagi warga Belanda di Hindia Belanda. Sekolah yang ada pada masa itu diantaranya ELS, HIS, HCS, MULO, AMS

Seragam[sunting | sunting sumber]

Di Indonesia, untuk sekolah milik pemerintah, biasanya seragam disamakan sesuai dengan tingkatannya. Seragam Sekolah Dasar (SD) berwarna putih merah. Seragam Sekolah Tingkat Pertama (SMP) berwarna putih biru, sedangkan untuk seragam Sekolah Tingkat Atas (SMA) berwarna putih abu-abu. Seragam sekolah swasta ada yang berbeda dari seragam sekolah milik pemerintah.

Seragam SD

Seragam SMP

Seragam SMA

Contoh Seragam SMA swasta

Statistik[sunting | sunting sumber]

Berikut ini adalah statistik per 30 Agustus 2010.[1]

Nama provinsi SD/MI Negeri SD/MI Swasta SD/MI Total SMP/MTs Negeri SMP/MTs Swasta SMP/MTs Total SMA/MA Negeri SMA/MA Swasta SMA/MA Total SMK Negeri SMK Swasta SMK Total Perguruan Tinggi Negeri Perguruan Tinggi Swasta Perguruan Tinggi Total Lain-lain Negeri Lain-lain Swasta Lain-lain Total Total Negeri Total Swasta Total
Aceh 3.706 289 3.995 871 443 1.314 382 259 641 71 39 110 3 66 69 1 7 8 5.034 1.103 6.137
Sumatera Utara 9.060 2.091 11.151 1.295 2.169 3.464 414 1.114 1.528 147 664 811 7 202 209 3 8 11 10.926 6.248 17.174
Sumatera Barat 4.234 245 4.479 784 399 1.183 243 229 472 77 105 182 5 82 87 6 52 58 5.349 1.112 6.461
Riau 3.152 725 3.877 696 823 1.519 257 337 594 52 106 158 4 63 67 3 8 11 4.164 2.062 6.226
Jambi 2.367 812 3.179 646 389 1.035 180 243 423 52 64 116 3 38 41 1 1 2 3.249 1.547 4.796
Sumatera Selatan 4.424 776 5.200 833 840 1.673 288 461 749 55 132 187 4 101 105 1 - 1 5.605 2.310 7.915
Bengkulu 1.325 142 1.467 370 95 465 111 65 176 42 26 68 1 14 15 - 2 2 1.849 344 2.193
Lampung 4.600 1.107 5.707 791 1.306 2.097 256 616 872 57 210 267 2 65 67 4 4 8 5.710 3.308 9.018
Kepulauan Bangka Belitung 766 68 834 154 75 229 44 51 95 21 23 44 - 10 10 3 1 4 988 228 1.216
Kepulauan Riau 670 205 875 198 120 318 74 58 132 16 34 50 1 19 20 3 2 5 962 438 1.400
DKI Jakarta 2.295 1.503 3.798 375 1.021 1.396 138 482 620 65 527 592 4 301 305 2 27 29 2.879 3.861 6.740
Jawa Barat 18.993 5.874 24.867 2.607 3.884 6.491 588 1.982 2.570 170 1.233 1.403 9 368 377 105 342 447 22.472 13.683 36.155
Jawa Tengah 19.951 4.500 24.451 2.152 2.764 4.916 477 1.045 1.522 169 943 1.112 7 242 249 13 89 102 22.769 9.583 32.352
DI Yogyakarta 1.532 512 2.044 273 266 539 96 130 226 44 144 188 3 120 123 8 52 60 1.956 1.224 3.180
Jawa Timur 19.838 7.942 27.780 2.191 4.812 7.003 591 2.034 2.625 234 1.017 1.251 11 280 291 21 153 174 22.886 16.238 39.124
Banten 4.133 1.382 5.515 542 1.321 1.863 162 567 729 42 309 351 2 92 94 6 31 37 4.887 3.702 8.589
Kalimantan Barat 4.163 610 4.773 860 627 1.487 233 271 504 50 79 129 2 38 40 5 13 18 5.313 1.638 6.951
Kalimantan Tengah 2.355 319 2.674 473 228 701 137 108 245 38 25 63 1 27 28 9 2 11 3.013 709 3.722
Kalimantan Selatan 3.104 561 3.665 685 285 970 182 133 315 39 35 74 2 29 31 1 16 17 4.013 1.059 5.072
Kalimantan Timur 2.087 277 2.364 520 321 841 176 180 356 57 106 163 3 53 56 3 10 13 2.846 947 3.793
Sulawesi Utara 1.384 873 2.257 415 295 710 114 142 256 41 53 94 3 45 48 2 2 4 1.959 1.410 3.369
Sulawesi Tengah 2.600 376 2.976 645 332 977 138 146 284 42 51 93 2 26 28 2 - 2 3.429 931 4.360
Sulawesi Selatan 6.253 840 7.093 1.196 915 2.111 346 500 846 89 190 279 4 175 179 10 13 23 7.898 2.633 10.531
Sulawesi Tenggara 2.162 132 2.294 490 200 690 151 143 294 50 25 75 1 28 29 2 14 16 2.856 542 3.398
Gorontalo 892 87 979 306 82 388 50 33 83 24 9 33 1 8 9 - 1 1 1.273 220 1.493
Sulawesi Barat 1.265 168 1.433 217 156 373 55 71 126 30 24 54 - 13 13 3 2 5 1.570 434 2.004
Bali 2.377 126 2.503 266 164 430 84 114 198 38 85 123 4 35 39 7 2 9 2.776 526 3.302
Nusa Tenggara Barat 3.153 440 3.593 691 496 1.187 219 334 553 55 59 114 1 37 38 7 8 15 4.126 1.374 5.500
Nusa Tenggara Timur 2.916 1.932 4.848 678 418 1.096 167 154 321 29 46 75 3 29 32 7 65 72 3.800 2.644 6.444
Maluku 1.185 641 1.826 432 232 664 145 129 274 28 29 57 4 14 18 1 1 2 1.795 1.046 2.841
Maluku Utara 1.493 303 1.796 352 239 591 111 117 228 35 11 46 1 16 17 - 1 1 1.992 687 2.679
Papua 1.459 866 2.325 392 147 539 118 90 208 46 31 77 1 41 42 3 5 8 2.019 1.180 3.199
Papua Barat 570 339 909 146 68 214 54 42 96 10 9 19 1 13 14 2 - 2 783 471 1.254
Luar Negeri - 12 12 - 12 12 - 12 12 - - - - - - - - - - 36 36
Total 140.464 37.075 177.539 23.542 25.944 49.486 6.781 12.392 19.173 2.015 6.443 8.458 100 2.690 2.790 244 934 1.178 173.146 85.478 258.624

Nomor Pokok Sekolah Nasional[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2008 tentang "Pengelolaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Departemen Pendidikan Nasional", dan Surat Keputusan Kabalitbang Diknas Nomor 3574/G.G4/KL/2009, tanggal 22 Oktober 2009, tentang "Nomor Pokok Sekolah Nasional sebagai nomor unik satuan pendidikan", maka semua sekolah dari jenjang TK sampai SMA baik negeri ataupun swasta di Indonesia diwajibkan untuk mendaftarkan sekolahnya ke dinas pendidikan untuk mendapatkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NSPN).[2][3]

NPSN merupaan kode pengenal satuan pendidikan (sekolah) yang bersifat unik dan membedakan satu sekolah dengan sekolah lainnya. NPSN adalah kode pengenal yang ditetapkan oleh PDSP dan diberikan kepada satuan pendidikan (sekolah) melalui dinas pendidikan kabupaten/kota diseluruh wilayah Indonesia. Penggunaan NPSN dimaksudkan untuk kemudahan dalam pengelolaan data satuan pendidikan.

Format Kode NPSN[sunting | sunting sumber]

Kode NPSN Indonesia terdiri dari 8 digit angka dengan format sebagai berikut:[4]

X = Kelompok Wilayah
YY = Nomor Kelompok Wilayah
ZZZZZ = Serial

Dengan kelompok wilayah:

  • Sumatera dan sekitarnya = 1
  • Jawa dan sekitarnya = 2
  • Kalimantan dan sekitarnya = 3
  • Sulawesi dan sekitarnya = 4
  • Bali - Nusa Tenggara & sekitarnya = 5
  • Maluku, Papua dan sekitarnya = 6
  • Luar Negeri = 9
  • Reserved = 7 - 8

Sekolah yang sudah mendaftar NPSN[sunting | sunting sumber]

Berikut daftar sekolah yang sudah mendaftar NPSN per 12 Juni 2012 [5]

No. Provinsi TK/RA Negeri TK/RA Swasta TK/RA Total SD/MI Negeri SD/MI Swasta SD/MI Total SMP/MTs Negeri SMP/MTs Swasta SMP/MTs Total SMA/MA Negeri SMA/MA Swasta SMA/MA Total SMK Negeri SMK Swasta SMK Total Total Sekolah Negeri Total Sekolah Swasta Total Semua Sekolah
1 D.K.I. Jakarta 0 0 0 2.227 792 3.019 317 690 1007 117 364 481 63 499 562 2.724 2.345 5.069
2 Jawa Barat 0 6 6 16.723 1.174 17.897 1.736 2.100 3.836 434 874 1.308 152 1.019 1.171 19.045 5.173 24.218
3 Jawa Tengah 0 1 1 18.263 919 19.182 1.869 1.313 3.182 364 503 867 195 925 112 20.691 3.661 24.352
4 D.I. Yogyakarta 0 0 0 1.484 422 1.906 222 254 476 68 96 164 46 154 200 182 926 2.746
5 Jawa Timur 0 2 2 17.687 1.406 19.093 1.595 1.976 3.571 411 820 1.231 245 923 1.168 19.938 5.127 25065
6 Aceh 0 0 0 3.050 119 3.169 714 144 858 318 99 417 77 32 109 4.159 394 4.553
7 Sumatera Utara 0 0 0 8.176 968 9.144 1.082 942 2.024 358 597 955 189 544 733 9.805 3.051 12.856
8 Sumatera Barat 0 0 0 3.758 159 3.917 521 63 584 188 69 257 85 89 174 4.552 380 4.932
9 Riau 0 0 0 2.828 315 3.143 608 184 792 222 107 329 67 91 158 3.725 697 4.422
10 Jambi 0 1 1 2.222 73 2.295 517 64 581 132 64 196 63 62 125 2.934 264 3.198
11 Sumatera Selatan 1 0 1 4.238 224 4.462 734 382 1.116 263 265 528 66 132 198 5.302 1.003 6.305
12 Lampung 0 0 0 3.616 199 3.815 546 508 1.054 179 233 412 55 169 224 4.396 1.109 5.505
13 Kalimantan Barat 0 0 0 3.691 174 3.865 658 188 846 187 144 331 66 76 142 4.602 582 5.184
14 Kalimantan Tengah 0 2 2 2.359 98 2.457 485 83 568 123 54 177 64 29 93 3.031 266 3.297
15 Kalimantan Selatan 0 7 7 2.761 117 2.878 532 58 590 115 51 166 53 35 88 3.461 268 3.729
16 Kalimantan Timur 0 0 0 1.962 165 2.127 471 180 651 133 100 233 77 110 187 2.643 555 3.198
17 Sulawesi Utara 0 0 0 1.317 838 2.155 387 234 621 90 105 195 56 62 118 185 1.239 3.089
18 Sulawesi Tengah 0 53 53 2.190 170 2.360 553 97 650 119 36 155 53 57 110 2.915 413 3.328
19 Sulawesi Selatan 0 0 0 5.653 223 5.876 948 233 1.181 270 209 479 119 198 317 699 863 7.853
20 Sulawesi Tenggara 8 9 17 2.208 64 2.272 443 17 460 162 50 212 68 29 97 2.889 169 3.058
21 Maluku 0 0 0 1.112 540 1.652 275 115 390 115 68 183 39 22 61 1.541 745 2.286
22 Bali 0 3 3 2.343 90 2.433 265 140 405 75 91 166 43 100 143 2.726 424 3.150
23 Nusa Tenggara Barat 0 17 17 2.508 66 2.574 406 94 500 134 113 247 69 79 148 3.117 369 3.486
24 Nusa Tenggara Timur 0 0 0 2.700 1625 4.325 723 337 106 146 136 282 61 67 128 363 2.165 5.795
25 Papua 0 0 0 1.273 769 2.042 339 105 444 85 69 154 52 28 80 1.749 971 2.720
26 Bengkulu 0 0 0 1.290 42 1.332 355 31 386 89 31 120 51 23 74 1.785 127 1.912
27 Maluku Utara 0 0 0 980 168 1148 245 87 332 91 47 138 42 19 61 1.358 321 1.679
28 Banten 0 4 4 3.979 395 4.374 501 622 1.123 135 300 435 53 373 426 4.668 1.694 6.362
29 Bangka Belitung 0 0 0 740 40 780 143 41 184 38 27 65 25 20 45 946 128 1.074
30 Gorontalo 0 1 1 850 15 865 286 13 299 39 7 46 31 12 43 1.206 48 1.254
31 Kepulauan Riau 0 0 0 637 135 772 197 56 253 60 32 92 20 26 46 914 249 1.163
32 Papua Barat 0 0 0 546 331 877 127 42 169 43 38 81 19 15 34 735 426 1.161
33 Sulawesi Barat 0 0 0 1.227 22 1.249 224 47 271 43 13 56 32 28 60 1.526 110 1.636
Total di Indonesia 9 106 115 126.598 12.857 139.455 19.024 11.440 29.510 5.346 5.812 11.158 2.396 6.047 7.435 140.512 36.262 189.635

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Rekap Data Nasional
  2. ^ Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2008.
  3. ^ Surat Keputusan Kabalitbang Diknas Nomor 3574/G.G4/KL/2009, tanggal 22 Oktober 2009.
  4. ^ http://npsn.data.kemdiknas.go.id/?cont=profil&mode=Mw==
  5. ^ http://npsn.data.kemdiknas.go.id/?cont=rekap_sekolah&mode=YWxs

Pranala luar[sunting | sunting sumber]