Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STT "Adisutjipto") merupakan salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) bernuansa Kedirgantaraan yang diselenggarakan oleh Yayasan TNI Angkatan Udara Adi Upaya (YASAU). Yasau sebagai badan hukum yang salah satu kegiatannya bergerak di bidang sosial dan pendidikan yang bersifat non-profit, sehingga biaya perkuliahan di STT "Adisutjipto" relatif lebih murah dan terjangkau oleh masyarakat tanpa mengorbankan kualitas pendidikan.

STT "Adisutjipto" sebagai pendidikan yang bernuansa kedirgantaraan berlokasi di kawasan pangkalan TNI Angkatan Udara Adisutjipto, di dukung dengan fasilitas praktikum yang dimiliki STT "Adisutjipto", Akademi Angkatan Udara (AAU), Sekolah Penerbang TNI AU, dan Bandara Adisutjipto.

Program Studi:[sunting | sunting sumber]

Teknik Elektro[sunting | sunting sumber]

Program Studi Teknik Elektro STT Adisutjipto mempunyai visi Menjadi Program Studi Teknik Elektro yang Unggul dan Berkualitas dalam mengembangkan Teknologi yang menunjang industri Elektronika Telekomunikasi dan Kedirgantaraan serta mampu bersaing secara global. Sesuai dengan Surat Keputusan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 025/BAN-PT/Ak-XV/S1/VII/2012, program studi ini telah mempunyai Akreditasi B. Status akreditasi ini berlaku hingga tahun 2017.

Program studi ini juga telah bekerja sama dengan banyak perusahaan nasional terutama dalam penyelenggaraan Kerja Praktek. Beberapa perusahaan tersebut di antaranya: PT. Dirgantara Indonesia, TNI AU, Bandara Adisutjipto, Bandara Halim Perdanakusuma, Angkasa Pura, GMF AeroAsia, Krakatau Steel, PT. Telkom, Telkomsel, Indosat, XL, dan perusahaan pembuatan instrumen elektronika dan instrumentasi lain.

Konsentrasi Elektronika Penerbangan (Avionik)[sunting | sunting sumber]

Konsentrasi Elektronika Penerbangan atau Avionik (en:Avionics) mempelajari sistem elektronika yang digunakan dalam pesawat terbang, satelit dan pesawat angkasa. Avionik meliputi navigasi (en:navigation), komunikasi (en:communication), monitoring sistem terbang dan mesin, sistem kendali terbang (en:aircraft flight control systems), sistem penghindar tabrakan (en:collision-avoidance systems), sistem radar cuaca (en:weather radar), sistem manajemen terbang (en:flight management systems), dan sistem hiburan dalam-pesawat (en:in-flight entertainment system).

Lulusan dari konsentrasi ini memiliki kompetensi untuk bekerja di: maskapai penerbangan, industri pesawat terbang, pengendali lalu-lintas pesawat (en:ATC) dan industri perawatan pesawat terbang (en:aircraft maintenance) hingga ke badan/instansi pemerintah.

Konsentrasi Elektronika Telekomunikasi[sunting | sunting sumber]

Di konsentrasi ini para mahasiswa mempelajari berbagai konsep telekomunikasi yang meliputi: komunikasi terestrial, teknologi komunikasi digital, komunikasi bergerak (en:mobile communication), komunikasi satelit dan komunikasi selular (en:cellular communication).

Lulusan dari konsentrasi ini memiliki kompetensi untuk bekerja di: perusahaan pembuatan instrumen elektronika dan instrumentasi telekomunikasi, operator telekomunikasi, badan/instansi pemerintah, bahkan ke berbagai perusahaan yang menggunakan sistem kelistrikan dan elektronika.

Teknik Mesin[sunting | sunting sumber]

Berdasarkan Pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar (Kep. Mendiknas No. 232/II/2001) Kurikulum Pendidikan Tinggi harus didekatkan kompetensi program studi yang berorientasi internasional dan globalisasi. Kemudian disusul dengan penjelasan melalui Kep. Mendiknas No. 045/II/2002.

Mempertimbangkan kompleksnya tantangan yang akan dihadapi para lulusan, kurikulum Teknik Mesin disiapkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek:

a. Urutan keseimbangan dan manfaat b. Harus mencerminkan pertimbangan komposisi mata kuliah dasar (basik science), dasar ke-Insinyuran, terapan, dan humaniora (social science) c. Substansi kurikulum harus memberi bekal keilmuan yang memadai bagi lulusan untuk dapat berperan dan mengembangkan diri diberbagai bidang, khususnya bidang manufaktur

Teknik Penerbangan[sunting | sunting sumber]

Kurikulum Pendidikan Tinggi harus didasarkan pada pendekatan kompetensi program studi yang berorientasi internasional dan global. Kemudian disusul dengan penjelasan melalui Kep. Mendiknas No. 045/U/2002. Oleh karena itu dalam program studi Teknik Penerbangan pengembangan kurikulumnya berbasis kompetensi lulusan, kemudian pengembangan isi dan materi silabus mulai diberlakukan pada tahun akademik 2002/2003. Disamping itu secara infrastruktur fisik terus menerus dikembangkan seperti fasilitas laboratorium dan kelompok riset. Lulusan program studi Teknik Penerbangan atau Sarjana Teknik Penerbangan dari kurikulum 2002/2003 ini diharapkan dapat memiliki kemampuan terhadap penguasaan dan pemanfaatan teknologi kedirgantaraan seperti merencana, membuat, menggunakan, dan mengelola atau merawat mesin, airframe dan sistem yang berhubungan dengan teknik penerbangan (kedirgantaraan).

Teknik Informatika[sunting | sunting sumber]

Teknik Informatika adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur sistem pada informatika yang berkaitan dengan perangkat lunak serta perangkat keras komputer, dan pengetahuan tentang sistem. Menurut pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian Hasil Belajar harus didasarkan pada pendekatan kompetensi program studi yang berorientasi bisnis global. Kemudian disusul dengan penjelasan melalui Kep. Mendiknas No. 045/II/2002.

Oleh karena itu dalam program studi Teknik Informatika, pengembangan kurikulumnya berbasis pada kompetensi lulusan, kemudian pengembangan isi dan materi silabus yang mulai diberlakukan pada tahun akademik 2009/2010. Di samping itu secara infra struktur fisiknya terus menerus dikembangkan seperti fasilitas laboratorium dan kelompok riset. Program Studi Teknik Informatika memiliki kurikulum yang mengacu pada kurikulum nasional yang diteribitkan oleh Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer dan kurikulum local STTA yang mengacu pada visi dan misi. Kurikulum ini dirancang untuk membekali lulusan Teknik Informatika STTA agar memiliki pengetahuan yang dapat diterapkan dengan menggunakan teknologi perangkat keras, perangkat lunak komputer dan teknologi komunikasi serta memiliki attitude yang baik. Kurikulum Teknik Informatika STTA terbagi dalam 3 konsentrasi : Sistem Informasi, Jaringan dan Komputer, serta Animasi dan Desain. Selain itu, program studi Teknik Informatika, mengembangkan kurikulum hasil kerja sama dengan Cisco Network Academy untuk memberikan sertifikasi kepada alumninya dalam bidang jaringan komputer.

Teknik Industri[sunting | sunting sumber]

Teknik Industri adalah bidang ilmu yang mempelajari tentang unsur-unsur sistem pada industri dan pengetahuan tentang sistem. Menurut pedoman Penyusunan Kurikulum Pendidikan Tinggi dan Penilaian hasil Belajar (Kep. Mendiknas No. 232/U/2001), Kurikulum Pendidikan Tinggi harus didasarkan pada pendekatan kompetensi program studi yang berorientasi bisnis global. Kemudian disusul dengan penjelasan melalui Kep. Mendiknas No. 045/U/2002

Oleh karena itu dalam program studi teknik Industri, pengembangan kurikulumnya berbasis pada kompetensi lulusan, kemudian pengembangan isi dan materi silabus yang mulai diberlakukan pada tahun akademik 2009/ 2010. Disamping itu secara infra struktur fisiknya terus menerus dikembangkan seperti fasilitas laboratorium dan kelompok riset. Lulusan Program studi teknik Industri atau sarjana Teknik Industri dengan kurikulum 2002/2003 diharapkan memiliki kemampuan tinggi dalam perencanaan, penyusunan fisik, perbaikan dan pengoperasian sistem-sistem integral yang terdiri atas manusia, peralatan, bahan-bahan, ruang informasi, dan energi. Lapangan kerja sarjana Teknik Industri meliputi bidang-bidang tata laksana industri/produksi, tata laksana proyek, kosultasi teknis, industri dan ekonomi perusahaan, pendidikan dan pengajaran.