Sejarah gajah di Eropa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sketsa gajah Hanno dan pawangnya, berdasarkan karya Raphael, (1514).

Sejarah gajah di Eropa bermula sejak zaman es, ketika mammoth (berbagai jenis gajah prasejarah) menghuni belahan Bumi utara, dari Eropa sampai Amerika Utara (mastodon hanya muncul di Amerika Utara). Ada juga gajah kerdil di Siprus (Palaeoloxodon cypriotes), Sisilia-Malta (Palaeoloxodon falconeri) dan daratan Eropa (Palaeoloxodon antiquus). Namun gajah-gajah ini punah beberapa ribu tahun yang lalu, dan pada masa selanjutnya keberadaan gajah di Eropa hanya bisa terjadi karena hewan tersebut diimpor dari luar Eropa.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • Saurer, Karl and Elena M.Hinshaw-Fischli. They Called him Suleyman: The Adventurous Journey of an Elephant from the Forests of Kerala to the Capital of Vienna in the middle of the sixteenth Century, collected in Maritime Malabar and The Europeans, edited by K. S. Mathew, Hope India Publications: Gurgaon, 2003 ISBN 81-7871-029-3
  • Robin Lane Fox, 1974. Alexander the Great. Chapter 24 contains an excursus on Alexander and the elephant in Europe,
  • The Story of Süleyman. Celebrity Elephants and other exotica in Renaissance Portugal, Annemarie Jordan Gschwend, Zurich, Switzerland, 2010, ISBN 978-1-61658-821-2

Pranala luar[sunting | sunting sumber]