Sang Pemimpi (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Sang Pemimpi (film)
Sang Pemimpi film.jpg
Poster film Sang Pemimpi
Sutradara Riri Riza
Produser Mira Lesmana
Penulis Salman Aristo
Riri Riza
Mira Lesmana
Pemeran Vikri Septiawan
Ahmad Syaifullah
Azwir Fitrianto
Zulfanny
Lukman Sardi
Mathias Muchus
Rieke Diah Pitaloka
Ariel Peterpan
Nugie
Landung Simatupang
Maudy Ayunda
Yayu Unru
Jay Widjajanto
Musik Said Effendi
Distributor Miles Film dan Mizan Production
Durasi 120 menit
Bahasa  Indonesia
Anggaran Rp. 11 milyar
Didahului oleh Laskar Pelangi
Diikuti oleh Edensor

Sang Pemimpi adalah sebuah film Indonesia tahun 2009 yang diadaptasi dari tetralogi novel Laskar Pelangi kedua, Sang Pemimpi, karya Andrea Hirata. Film ini disutradarai oleh Riri Riza dengan produser Mira Lesmana. Pengambilan gambar rencananya dimulai di Belitung (Belitong, dalam bahasa setempat) pada 1 Juli 2009 dan dijadwalkan selesai pada 21 Agustus 2009, dan akan dilakukan di beberapa lokasi di Manggar, Tanjung Pandan, Jakarta, dan Bogor.[1] Film ini rencananya akan tayang di bioskop di Indonesia mulai 17 Desember 2009.[2][3]

Sang Pemimpi akan menjadi film pembuka dalam Jakarta International Film Festival (JiFFest) 2009 pada 4 Desember 2009, dan menjadi film Indonesia pertama yang menjadi pembuka sejak JiFFest pertama pada tahun 1999.[4][5] Sang Pemimpi adalah film Indonesia terlaris kedua pada tahun 2009 dengan jumlah penonton 1,9 Juta orang.[1]

Plot[sunting | sunting sumber]

Sang Pemimpi merupakan kelanjutan dari Laskar Pelangi. Film ini menceritakan mengenai Ikal dan saudara sepupunya, Arai, serta sahabatnya, Jimbron, pada usia remaja, dan mengisahkan mengenai anak remaja yang mencari identitas diri dan seksualitas pada usia 17 tahun.[1]

Ikal masih merindukan cinta pertamanya yang telah pergi dari Belitung, menyisakan hanya kenangan dan sebuah kotak kaleng yang bergambarkan menara Eiffel. Arai, seorang playboy bergaya Melayu, jatuh cinta kepada teman sekelasnya Zakiah Nurmala yang tampaknya bertepuk sebelah tangan. Sementar itu, Jimbron berangan-angan untuk menyelamatkan Laksmi, seorang gadis muda yang bekerja di sebuah pabrik cincau. Bersama-sama, ketiganya berusaha untuk mengatasi masalah-masalah yang mereka hadapi.[6]

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Sang Pemimpi diperankan oleh beberapa artis terkenal serta artis film pendatang baru asli Belitung. Hanya beberapa pemeran dari Laskar Pelangi yang dipertahankan untuk turut dalam film ini. Vikri Setiawan, Ahmad Syaifullah, Azwir Fitrianto, Sandy Pranatha, dan Zulfanny adalah para pemeran asli Belitung.[1]

  • Vikri Setiawan sebagai Ikal remaja.
  • Rendy Ahmad sebagai Arai remaja. Arai merupakan sepupu jauh Ikal yang ditinggal mati kedua orang tuanya dan kemudian diangkat sebagai anak oleh orang tua Ikal. Bagi Ikal, Arai adalah pahlawannya.
    • Nazriel Ilham (Ariel "NOAH") sebagai Arai dewasa. Mira Lesmana menyatakan bahwa Ariel NOAH sebagai Arai dipilih melalui proses casting, bukan karena kepopulerannya.[7]
    • Sandy Pranatha sebagai Arai kecil.
  • Azwir Fitrianto sebagai Jimbron remaja.
  • Mathias Muchus sebagai Seman Said Harun, Ayah Ikal (juga dalam Laskar Pelangi).
  • Rieke Diah Pitaloka sebagai Ibu Ikal (juga dalam Laskar Pelangi).
  • Nugie sebagai Pak Balia, seorang guru muda pengajar sastra yang inspiratif dan bersemangat, yang menginspirasi Ikal dan Arai untuk bermimpi kuliah di Perancis. Nugie mengatakan bahwa demi tampil maksimal dalam film ini, ia belajar jadi orang culun, memakai kemeja lusuh, dan celana di atas perut. Ia juga harus mempelajari dialek Belitong dengan mendengarkan rekaman percakapan orang-orang Belitong. Film ini dianggapnya sebagai sebuah batu loncatan.[8]
  • Landung Simatupang sebagai Pak Mustar, kepala sekolah yang keras dan galak.
  • Maudy Ayunda sebagai Zakiah Nurmala, gadis Melayu nan cantik yang menjadi obsesi cinta Arai.
  • Yayu Unru sebagai Bang Rokib, pelaut Melayu yang berpengalaman.
  • Jay Widjajanto sebagai Bang Zaitun, pemusik Melayu lokal yang lihai soal asmara.

Produksi[sunting | sunting sumber]

Menurut produser Sang Pemimpi, Mira Lesmana, pembuatan film ini menghabiskan dana sekitar Rp 12 miliar, lebih besar dari Laskar Pelangi yang menghabiskan dana sekitar Rp 8-9 miliar.[1][9]

Pada November 2009, Sutradara Riri Riza dan timnya melakukan penyelesaian mixing di studio di Bangkok, Thailand.[10]

Andrea Hirata menyatakan bahwa bagi dirinya pribadi, film Sang Pemimpi tiga kali lebih bagus dari Laskar Pelangi.[11]

Lagu tema[sunting | sunting sumber]

Sang Pemimpi
Album studio oleh kompilasi
Dirilis 2009
Direkam 2009
Warna DarkSlateGray
Label Trinity Optima Production
Kronologi kompilasi
Laskar Pelangi
(2008)
Sang Pemimpi
(2009)

Untuk mengiringi film ini, Trinity Optima Production merilis album tema film ini dengan hits singel lagu yang berjudul sama, Sang Pemimpi yang dinyanyikan oleh Gigi.

Daftar lagu[sunting | sunting sumber]

  1. Sang Pemimpi - Gigi
  2. Apatis - Ipang
  3. Cinta Gila - Ungu
  4. Ini Mimpiku - Claudia Sinaga
  5. Rentak 106 (Pak Ketipung) - Jay Wijayanto
  6. Teruslah Bermimpi - Ipang
  7. Zakiah Nurmala - Rendy Ahmad
  8. Para Pemimpi - Silentium
  9. Komidi Putar - Bonita
  10. Fatwa Pujangga - Rendy Ahmad
  11. Mengejar Mimpi - Maudy, Rendy, Claudia
  12. Tetaplah Berdiri - Nineball
  13. Cinta Gila (Bonus Version)
  14. Sang Mantan - Nidji

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Artikel "Novel Sang Pemimpi Diangkat ke Layar Lebar" (25 Juni 2009) di situs berita Antara
  2. ^ Artikel "Sekuel Laskar Pelangi Dirilis 17 Desember" (17 Maret 2009) di situs web Kompas
  3. ^ Artikel ""Sang Pemimpi" Tayang Desember" (18 Maret 2009) di situs berita Antara
  4. ^ Artikel "Sekuel 'Laskar Pelangi' Pembuka JIFFEST 2009" (26 Juni 2009) di situs web DetikCom
  5. ^ Artikel "Sang Pemimpi Akan Buka JIFfest 2009" (26 Juni 2009) di situs web Kompas
  6. ^ Artikel "'Sang Pemimpi' the making of the sequel" (12 November 2009) di situs web The Jakarta Post
  7. ^ Artikel "Ariel 'Peterpan' Eksis di Sekuel Laskar Pelangi" (25 Juni 2009) di situs web DetikCom
  8. ^ Artikel "Nugie Belajar Culun Demi Sekuel Laskar Pelangi (26 Juni 2009) di situs web DetikCom
  9. ^ Artikel "Siap Rilis, Sekuel 'Laskar Pelangi' Habiskan Rp 12 Miliar" (23 November 2009) di situs web DetikCom
  10. ^ Artikel "Mira Lesmana Ngebut Selesaikan "Sang Pemimpi"" (6 November 2009) di situs web Kompas
  11. ^ Artikel "Andrea Hirata Puas dengan Sang Pemimpi" (01 Desember 2009) di situs web Seputar Indonesia

Pranala luar[sunting | sunting sumber]