SYBR® Green

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
SYBR® Green
Gambar
Identifikasi
Nomor CAS [163795-75-3]
PubChem 10436340
Sifat
Rumus molekul C32H37N4S+
Massa molar 509.73 g·mol−1
Kelarutan Soluble in Dimethylsulfoxide
Kecuali dinyatakan sebaliknya, data di atas berlaku
pada temperatur dan tekanan standar (25°C, 100 kPa)

Sangkalan dan referensi

SYBR® Green merupakan suatu senyawa berfluorescent yang biasa digunakan untuk mewarnai DNA karena kemampuannya sebagai interkalat yaitu menyisip di antara basa-basa nitrogen pada DNA.[butuh rujukan] senyawa ini hanya dapat berfluorescent secara maksimal jika berikatan dengan DNA utas ganda. [1]

Pada larutan normal (tanpa DNA) senyawa ini akan berfluorescent dalam jumlah sedikit.[butuh rujukan] akan tetapi jika sejumlah DNA ditambahkan dalam larutan, maka SYBR® Green akan langsung berikatan dengan DNA utas ganda dan langsung meningkatkan kemampuan fluorescentnya hingga 1000 kali.[butuh rujukan] jadi semakin besar konsentrasi DNA dalam larutan, semakin terang pendaran yang dihasilkan.[2]

Kelebihan[sunting | sunting sumber]

Stabil[sunting | sunting sumber]

SYBR® Green bersifat stabil yaitu tidak mudah berubah konformasinya pada berbegai suhu.[butuh rujukan] Hal tersebut sangat menguntungkan karena beberapa reaksi misalnya reaksi PCR dilakukan dalam suhu yang bervariasi.[3]

Ikatan yang dibentuk[sunting | sunting sumber]

Ikatan yang dibentuk antara molekul SYBR Green dengan DNA bukan merupakan ikatan kovalen.[butuh rujukan] Hal tersebut mengakibatkan zat warna ini tidak akan mengganggu kerja enzim nuklease dan polimerase.[4]

Aplikasi[sunting | sunting sumber]

Real-Time PCR[sunting | sunting sumber]

SYBR® Green biasa digunakan dalam real-time PCR karena sifatnya yg stabil dalam berbagai suhu dan karena sifat fluorescentnya yang hanya muncul jika berikatan dengan DNA utas tunggal.[5]

Visualisasi DNA[sunting | sunting sumber]

SYBR® Green dapat digunakan untuk mewarnai DNA dalam gel akrilamid pada proses elekroforesis.[butuh rujukan]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Osborn AM,Smith CJ.(2005).Molecular Microbial Ecology,hlm 156.Tylor & Francis:New York.
  2. ^ Cheng L,Zang DY.(2008).Molecular Genetic Pathology,hlm 87.Humana Press:New York.
  3. ^ Woodford N,Johnson AP.(2004).Genomics,Proteomics,and Clinical Bacteriology:Methods and Review,hlm 196.Humana Press,Inc:New Jersey.
  4. ^ Overturf K.(2009).Molecular Research in Aquaculture,hlm 47.Blackwell Publishing:Iowa.
  5. ^ Dale J, Schantz MV.(2007).From Genes to Genomes:Concepts and Applications of DNA technology,hlm 151.John Wiley & Sons Ltd:England.