STAIN Curup

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
STAIN Curup

Logo STAIN Curup
Didirikan 19 September 1997
Jenis Perguruan tinggi negeri
Afiliasi keagamaan Islam
Ketua Dr. H. Budi Kisworo, M.Ag.
Staf akademik 47
Lokasi Bendera Indonesia Curup
Situs web www.staincurup.ac.id

STAIN Curup adalah salah satu perguruan tinggi Islam negeri di Indonesia yang ada di kabupaten Rejang Lebong. Perguruan tinggi ini merupakan perguruan tinggi negeri satu-satunya yang ada di kabupaten Rejang Lebong. Ilmu keguruan adalah program prioritas di STAIN Curup, dan setiap lulusannya diklasifikasi sebagai guru berdasarkan klasifikasi program studi yang ditekuni dalam perkuliahan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

STAIN Curup pada awalnya adalah Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Curup yang berstatus sebagai fakultas jauh dari IAIN Raden Fatah Palembang atau IAIN Raden Fatah cabang Palembang di Curup. Sementara itu, IAIN Raden Fatah Palembang sendiri merupakan cabang IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Gagasan pendirian Fakultas Ushuluddin ini diawali dengan pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Cabang Curup pada tanggal 21 Oktober 1962. Susunan kepanitiaan tersebut terdiri atas pelindung, penasihat, ketua I, ketua II, sekretaris I, sekretaris II, bendahara, pembantu, dan seksi-seksi. Pendirian fakultas ini antara lain memperoleh dukungan dari tokoh-tokoh seperti Prof. Dr. MR. Hazairin, H.M. Husein, dan Prof. Dr. Ibrahim Husein selaku gubernur Sumatera Selatan pada masa itu.

Pasca dibentuknya Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Cabang Curup, maka segera disusul dengan didirikannya Yayasan Taqwa Palembang Cabang Curup. Gagasan pendirian Fakultas Ushuluddin ini memperoleh sambutan hangat dan semangat dari seluruh lapisan masyarakat Curup. Pada tahun 1963, Yayasan Taqwa Palembang Cabang Curup mendirikan Fakultas Syari’ah yang berstatus swasta. Fakultas ini dipimpin oleh Drs. A. Zaidan Djauhari sebagai dekan dan Drs. Djam’an Nur sebagai wakil dekan. Hampir bersamaan dengan perubahan status IAIN Raden Fatah Palembang dari cabang IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi IAIN yang berdiri sendiri, Fakultas Syari’ah IAIN Raden Fatah Curup juga diganti menjadi Fakultas Ushuluddin. Pada tahun 1964, Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 86 Tahun 1964, Fakultas Ushuluddin yang semula berstatus swasta berubah menjadi negeri. Unsur pimpinan saat itu adalah K.H. Amin Addary sebagai dekan, Drs. Djam’an Nur sebagai wakil dekan I dan III, M. Yusuf Rachim, S.H. sebagai wakil dekan II dan IV. SK perubahan status dari swasta menjadi negeri disusul dengan penerbitan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 87 Tahun 1964 yang menyatakan bahwa Fakultas Ushuluddin Raden Fatah Curup merupakan bagian tidak terpisahkan dari IAIN (Al-Jami’ah Al-Islamiyyah Al-Hukumiyyah) Raden Fatah yang berkedudukan di Palembang.

Eksistensi Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Curup memberikan makna berarti bagi perkembangan peradaban Islam di kabupaten Rejang Lebong, terutama bagi pembangunan bidang pendidikan bernuansa Islam. Fakultas Ushuluddin ini juga memperoleh apresiasi dan dukungan menggembirakan dari pemerintah daerah Rejang Lebong. Pada tahun 1964, salah satu bukti kongkrit perhatian pemerintah daerah Rejang Lebong terhadap fakultas ini adalah bantuan berupa mobil Land Rover, uang rutin setiap bulan sejumlah Rp. 10.000, bensin premium 15 liter setiap hari, mesin ketik, dan seperangkat perabotan tamu dan pimpinan yang diberikan oleh Syarifuddin Abdullah selaku bupati Rejang Lebong. Pada tahun 1967, Drs. Mahally selaku bupati Rejang Lebong yang keberikutnya memberikan bantuan rutin berupa uang dan bensin serta sebidang tanah seluas hampir 2 hektare di Dusun Curup untuk pembangunan gedung baru yang lebih memadai.

Dalam perjalanan sejarahnya, gedung perkuliahan Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Curup mengalami beberapa kali perpindahan. Pada tahun 1963 hingga 1964, perkuliahan dilaksanakan di gedung sekolah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Curup yang berlokasi di Talang Rimbo. Pada tahun 1965 hingga 1968, perkuliahan diselenggarakan di gedung yang saat ini menjadi lokasi Rumah Sakit Umum Daerah Curup yang berada di Dwi Tunggal. Pada tahun 1969 hingga tahun 1981, perkuliahan menempati gedung Yayasan Rejang Setia yang merupakan bekas bangunan Hollandsch-Inlandsche School di Jalan Setia Negara. Sejak tahun 1982, Fakultas Ushuluddin menempati bangunan sendiri yang merupakan bantuan pemerintah yang berada di Jl. Dr. AK Gani yang menjadi kampus STAIN Curup hingga saat ini.

Seiring dengan perkembangan zaman, maka banyak perubahan kebijakan atau lahirnya kebijakan-kebijakan baru di pusat pemerintahan yang berimbas ke daerah-daerah. Salah satu perubahan tersebut adalah dalam dunia pendidikan, khususnya lembaga-lembaga pendidikan tinggi agama yang diselenggarakan oleh Departemen Agama. Dengan lahirnya peraturan baru IAIN cabang yang diharuskan menjadi sekolah tinggi dengan nama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Fakultas Ushuluddin IAIN Raden Fatah Curup sebagai cabang dari IAIN Raden Fatah Palembang berubah status dari IAIN menjadi STAIN Curup. Secara yuridis formal, perubahan tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden No. 11 Tahun 1997. [1]

Kondisi geografis[sunting | sunting sumber]

STAIN Curup terletak di kelurahan Dusun Curup. Kelurahan tersebut berjarak sekitar 1 km dari pusat keramaian ibukota kabupaten Rejang Lebong. Kampus STAIN Curup berlokasi di tengah-tengah kehidupan masyarakat yang ramah, berkebudayaan Rejang, dan masyarakat yang menjunjung tinggi etika yang bernuansa Islam.

Dengan letak dan suasana STAIN Curup yang sangat strategis untuk kegiatan belajar-mengajar, menjadikan STAIN Curup menjadi kampus yang sangat cocok untuk para dosen dan mahasiswa dalam menempuh kegiatan perkuliahan. Kampus STAIN Curup juga sangat mudah dijangkau oleh sarana dan prasarana transportasi. Hal ini, menjadikan STAIN Curup merupakan kampus yang strategis secara geografis.

Ketua[sunting | sunting sumber]

Beikut ini adalah daftar Ketua STAIN Curup:

Ketua Periode
Drs. H. Eddy Su’ud Abd. Salam 1997-1998
Drs. Sukarman Syarnubi, M.Pd.I. 1998-2004
Drs. Abd. Hamid As'ad, M.Pd.I. 2004-2007
Dr. H. Budi Kisworo, M.Ag. 2007-2016

Program studi[sunting | sunting sumber]

Jurusan Tarbiyah[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Pendidikan Agama Islam (Prodi PAI)
  • Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (Prodi PBI)
  • Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (Prodi PBA)
  • Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (Prodi PGMI)

Jurusan Dakwah[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (Prodi KPI)
  • Ilmu Al-Quran dan Tafsir

Jurusan Syari’ah (Hukum Islam)[sunting | sunting sumber]

  • Program Studi Peradilan Agama (Prodi PA)
  • Program Studi Ekonomi Perbankan Islam (Prodi EPI)

Kontroversi program studi BK[sunting | sunting sumber]

Polemik terjadi di program studi Bimbingan Konseling STAIN disebabkan ijazah alumninya tidak diakui untuk menjadi persyaratan mengikuti tes menjadi calon pegawai negeri sipil. Mahasiswa yang terlanjur kuliah di STAIN Curup tetap kuliah, namun menginduk ke program studi BK di STAIN Bukittinggi. Proses tersebut akan dimasukkan dalam program konversi kuliah jauh hasil kerjasama STAIN Curup dan STAIN Bukittinggi. Hal ini terungkap setelah pertemuan Ketua STAIN Curup, Dr. Budi Kisworo dan Bupati Rejang Lebong, H. Suherman, S.E., M.M. pada 11 Oktober 2013. Sekarang, program studi BK STAIN Curup telah resmi ditutup.[2]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]