SMK Negeri 2 Surabaya

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Surabaya ini merupakan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tertua di Jawa Timur & Indonesia bagian timur, karena didirikan pada zaman penjajahan Belanda kurang lebih tahun 1917.

Lulusan pertama Sekolah ini kurang lebih tahun 1921 dengan jurusan:

  1. Jurusan Bangunan Gedung .
  2. Jurusan Bangunan Air.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pertama-tama bernama KES (Koningen Emma School) pada zaman Belanda kira-kira sekitar tahun 1917-1942.

Pada zaman Penjajahan Jepang bernama KOGYO GHAKKO/KOGYO SENMON GHAKKO setingkat Sekolah Teknologi Menengah ( STM ). Setelah Indonesia Merdeka sampai datangnya Tentara Sekutu/NICA di Surabaya ini Sekolah ini tidak jelas bernama apa. Pada saat Belanda menguasai kembali tanah air kita Indonesia Sekolah ini bernama MTS ( Middlebare Technische School ).

Setelah pengakuan Kedaulatan,Sekolah ini bernama Sekolah Teknologi Menengah (STM 1 Surabaya ) dan sekarang berubah nama menjadi Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK 2 Surabaya ). Sebagai catatan, bahwa mulai tahun 1950-1974,selain STM juga ada Sekolah-Sekolah lain di komplek Tentara Genie Pelajar ( Patua ) No.26 ini, seperti : SPGT, KDPT, ST 1, ST 2 dan IKIP bagian Teknik. Adapun yang pernah menjadi Kepala atau Pimpinan Sekolah berturut-turut adalah sebagai berikut:


  • Ir. LUIYERINK ( tahun 1949-1952)
  • Ir. ADRIANAANSE (tahun 1952-1957)
  • Ir. LIE TJWAN KWAN (tahun 1957-1974)
  • Drs. J. SOEWITO (tahun 1974- 1984)
  • Drs. H. MOCH. SOLEH ABDURRACHMAN (tahun 1984-1992)
  • H. MUH. SUBHAN SOEBAGJO (tahun 1992- 1995)
  • Ir. R. BAGASTYO SOETJOKRO (tahun 1996-2002)
  • Drs. MOEDIANTO, HS (Plt) (tahun 2003-2004)
  • Drs. ABDUL ROFIQ (tahun 2005 - 2009)
  • Drs. BAHRUN, ST, MM (tahun 2010 - sekarang)

Pada zaman Belanda siswa Sekolah ini adalah anak Belanda, dan ada satu dua anak orang pribumi paling rendah anak Lurah atau anak pegawai Belanda. Informasi sekolah ini, setelah kemerdekaan sampai datangnya Tentara Sekutu /NICA di Surabaya sulit diperoleh. Pada masa perjuangan mempertahanan Kemerdekaan RI tempat ini pernah digunakan sebagai Markas Tentara Pelajar. Beberapa tamatan (alumnus ) Sekolah ini yang telah berhasil antara lain :

  • Bapak Marsekal muda NOERTANIO.
  • Bapak Marsekal SOEWOTO SOEKANDAR.
  • Bapak Jenderal Polisi BUDI DARMA.
  • Bapak Jendral SOEMITRO.
  • Bapak Jendral WIDJOJO SOEJONO.
  • Bapak Letjen BAMBANG TRIANTORO.
  • Bapak ABDUL AZIS.( pendiri dan pemilik Harian Surabaya Post lama )
  • Bapak IR. R. SOENDJASWORO (Ketua Yayasan Eks TGP Brigade XVII )
  • Bapak Kolonel HG. Bagus Sasmito (tokoh MKGR) anggota MPR

Baru-baru ini ada prakarsa dari Yayasan Eks TGP Brigade XVII untuk mempertahankan dan mengembangkan Sekolah ini antara lain :

  • Membuat Monumen dengan menempatkan duplikat si Kumbang (nama pesawat terbang) di halaman SMK Negeri 2 Surabaya
  • Mendirikan Perpustakaan dengan nama ABD.AZIS di SMK Negeri 2 Surabaya.