SMK Negeri 2 Bengkulu

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
SMK Negeri 2 Bengkulu
Informasi
Didirikan 17 September 1975
Jenis Kejuruan
Akreditasi SK pendirian No. 0204/001/1975
Alamat
Lokasi Jl. Batang hari No. 2 Padang Harapan, Kota Bengkulu 38225, Bengkulu, Indonesia
Situs web Situs resmi SMK Negeri 2 Bengkulu

SMK Negeri 2 Bengkulu adalah sebuah sekolah kejuruan di Kota Bengkulu. Sekolah ini didirikan pada tanggal 17 September 1975 dengan SK pendirian No. 0204/001/1975.Luas wilayah lingkungan SMK Negeri 2 Bengkulu adalah 50.690 meter persegi dengan luas bangunan seluas 8.670 meter persegi.

SMK Negeri 2 Bengkulu awalnya bernama Sekolah Teknik Menengah (STM) Negeri 1 Bengkulu yang kemudian berganti menjadi Sekolah Mengenah Kejuruan (SMK) Negeri 2 Bengkulu. SMK Negeri 2 Bengkulu beralamat di Jl. Batang hari No. 2 Padang Harapan Kota Bengkulu 38225. Dengan program keahlian yang mendapat standar internasional, yakni program keahlian Teknik Mesin Perkakas, Teknik Gambar Bangunan, Teknik Elektronika Audio Video dan Teknik Mekanik Otomotif. Selanjutnya pencapaian standar mutu manajemen sekolah ini melalui perolehan sertifikat ISO 9001:2000.

Program Keahlian[sunting | sunting sumber]

Saat ini jumlah program keahlian yang ada sebanyak 12 program keahlian. Masing masing program keahlian tersebut yaitu:

  • Teknik Bangunan:
    • Teknik Konstruksi Bangunan
    • Teknik Survey dan Pemetaan
    • Teknik Gambar Bangunan
  • Teknik Listrik:
    • Teknik Pemanfaatan Tenaga Listrik
  • Teknik Elektronika:
    • Teknik Audio Video
  • Teknik Mesin:
    • Teknik Las
    • Teknik Mesin Perkakas
    • Teknik Pembentukan
    • Teknik Mekanik Industri
  • Teknik Otomotif:
    • Teknik Mekanik Otomotif
    • Teknik Alat Berat
    • Teknik Motor Ringan

Kegiatan Akademik[sunting | sunting sumber]

Proses kegiatan akademik atau belajar mengajar di SMK Negeri 2 Bengkulu berlangsung secara dinamis. Sistem pembelajaran berlangsung selama 3 tahun dan terbagi menjadi 6 semester. Praktek Kerja Industri (Prakerin) diterapkan untuk menjembatani proses pembelajaran antara pihak sekolah dengan industri yang dilakukan selama 3 bulan.

Penerapan sistem kurikulum terbaru yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi pedoman pada proses pembelajaran. Struktur kurikulum yang terdiri dari mata pelajaran normatif, adaptif dan produktif diberikan sesuai dengan jumlah jam yang tercantum dalam kurikum sekolah. Sedangkan mata pelajaran muatan lokal dan pengembangan diri diberikan pada waktu yang telah diatur dan tidak mengganggu proses pembelajaran ketiga mata pelajaran di atas.

Pembelajaran Normatif dan Adaptif[sunting | sunting sumber]

Pelajaran normatif dan adaptif merupakan pelajaran non kejuruan yang diberikan kepada siswa sebagai penunjang kemampuan produktif. Pembelajaran normatif dan adaptif diberikan di dalam kelas oleh guru-guru yang berkompetensi di bidang normatif dan adaptif. Tiga mata pelajaran normatif adaptif yang diujiankan secara nasional (UN) yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika selalu mendapatkan prioritas yang lebih guna mencapai standar yang nasional yang diharapkan. Untuk mata pelajaran normatif dan adaptif yang lainya yang diberikan di SMK Negeri 2 Bengkulu dapat dilihat di bawah ini.

  • Mata Pelajaran Kelompok Normatif
    • Pendidikan Agama
    • Pendidikan Kewarganegaraan
    • Bahasa Indonesia
    • Penjas,Olahraga dan Kesehatan
    • Seni Budaya
  • Mata Pelajaran Kelompok Adaptif
    • Bahasa Inggris
    • Matematika
    • I P A
    • Fisika
    • Kimia
    • I P S
    • KKPI
    • Kewirausahaan

Pembelajaran Produktif[sunting | sunting sumber]

Mata pelajaran produktif adalah pembelajaran kejuruan yang merupakan kemampuan khusus yang diberikan kepada siswa sesuai dengan program keahlian yang dipilihnya. Pembelajaran produktif diberikan di bengkel/instalasi masing-masing jurusan. Untuk mengefektifkan proses pembelajatan produktif, dilakukan secara sistem ganda (PSG: Pendidikan Sistem Ganda).

Pembelajaran sistem ganda adalah proses belajar yang dilakukan antara pihak sekolah dengan dunia usaha atau industri. Dengan menggunakan pembelajaran sistem ganda diharapkan dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang ada di lingkungan dunia usaha/industri dan menerapkanya pada proses belajar mengajar di sekolah.

Penerapan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) dilakukan dengan menggunakan sistem 1 – 2 – 3. Artinya, 1 jam untuk pembelajaran teori, 2 jam pelajaran praktik dan 3 jam praktik industri. Dengan demikian aktivitas praktik akan lebih dominan daripada pembelajaran teori. Tujuanya tentu saja diharapkan dapat meningkatkan kemampuan keterampilan dan kompetensi siswa pada keahlian tertentu agar dapat digunakan untuk bersaing di dunia usaha dan industri.

Prakerin (Praktek Kerja Industri)[sunting | sunting sumber]

Prakerin adalah kegiatan magang di industri dalam waktu tertentu untuk memperoleh dan menerapkan konsep pembelajaran yang diterima di sekolah dan membandingkanya dengan yang ada di dunia usaha/industri. Kegiatan prakerin dilakukan selama kurang lebih 3 bulan pada institusi pasangan yang ditentukan oleh sekolah. Selama kegiatan prakerin siswa akan terus dimonitor oleh guru pembimbing dan pada akhir kegiatan prakerin siswa diharuskan membuat laporan kegiatan prakerin.

Fasilitas dan Peralatan[sunting | sunting sumber]

SMK Negeri 2 Bengkulu memiliki fasilitas praktik yang cukup lengkap. Setiap fasilitas praktik ditempatkan di masing-masing bengkel/intsalasi setiap jurusan. Fasilitas ini digunakan untuk berbagai kegiatan praktik kejuruan. Peralatan ini juga dimanfaatkan sebagai unit produksi SMK Negeri 2 Bengkulu untuk menghasilkan berbagai produk dan jasa agar laku dipasaran.

Adapun berbagai fasilitas dan labolaturium yang tersebar pada masing-masing bengkel di jurusan adalah sebagai berikut :

Bengkel Mesin[sunting | sunting sumber]

Terdapat fasilitas labolaturium pengukuran, kerja bangku, kerja mesin, pengujian bahan, gambar auto cad, kerja plat, las (las listrik dan asitelin) dan labolaturium pembentukan.

Bengkel Otomotif[sunting | sunting sumber]

Terdapat fasilitas labolaturium kelistrikan otomotif, motor bensin, motor diesel, chasis dan labolaturium las dan kerja bangku.

Bengkel Listrik[sunting | sunting sumber]

Terdapat fasilitas labolaturium pengukuran listrik, sistem kontrol, reparasi dan labolaturium instalasi.

Bengkel Elektronika[sunting | sunting sumber]

Terdapat fasilitas labolaturium pengukuran elektronika, perakitan pesawat elektronika, labolaturium TV dan radio dan labolaturium komputer.

Bengkel Bangunan[sunting | sunting sumber]

Terdapat fasilitas labolaturium kerja kayu, kerja batu, plumbing, gambar (konvensional & auto cad) dan labolaturium survey dan pemetaan. Setiap labolaturium disediakan berbagai peralatan, baik peralatan kerja maupun peralatan pendukung. Selain itu juga disediakan tabung pengaman kebakaran serta kotak P3K untuk menaggulangi bahaya kecelakaan.

Organisasi, Pimpinan dan Staf[sunting | sunting sumber]

Warga SMK Negeri 2 Bengkulu terdiri dari Kepala Sekolah dan wakil, komite sekolah, dewan guru, staf TU dan siswa. Kepala sekolah sebagai puncak pimpinan sekolah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap aktivitas yang terjadi di sekolah. Namun seluruh warga sekolah harus saling bahu membahu dan bekerja sama guna mencapai kemajuan sekolah.

Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah[sunting | sunting sumber]

Kepala sekolah SMK Negeri 2 Bengkulu saat ini dijabat oleh Sulasman, S.Pd. Dalam memangku jabatan sebagai kepala sekolah, dibantu oleh beberapa wakil kepala sekolah. Terdapat lima orang wakil kepala sekolah yakni Wks.Kurikulum, Wks.Humas/Hubin, Wks.Sarana Prasarana, Wks. Kesiswaan, dan Wks.Manajemen mutu.

Waka. Kurikulum[sunting | sunting sumber]

bertanggung jawab terhadap pengembangan, penyusunan dan penggunaan kurikulum di SMK Negeri 2 Bengkulu.

Waka. Manajemen Mutu[sunting | sunting sumber]

bertanggung jawab terhadap pelaksanaan manajemen mutu di SMK Negeri 2 Bengkulu. Semua pengaturan dan penyusunan dokumen atau catatan berada di bawah wewenang Waka. Manajemen Mutu.

Waka. Humas/hubin[sunting | sunting sumber]

bertanggung jawab terhadap kegiatan sekolah dengan dunia usaha/industri. Aktivitas prakerin, penelusuran tamatan dan promosi sekolah berada di bawah tanggung jawab Waka. Humas/hubin.

Waka. Sarana dan prasarana[sunting | sunting sumber]

bertanggung jawab terhadap pengelolaan sarana dan prasara di SMK Negeri 2 Bengkulu. Proses pengadaan alat, pemakaian sarana dan lalu-lintas alat berada di bawah wewenang Waka. Sarana dan prasarana.

Waka. Kesiswaan[sunting | sunting sumber]

bertanggung jawab terhadap kegiatan kesiswaan. Menyangkut di bawah wewenangnya adalah OSIS, ekstrakurikuler, kegiatan siswa, penerimaan siswa baru dan lain-lain yang berhubungan dengan kesiswaan.

Komite Sekolah[sunting | sunting sumber]

Komite sekolah SMK Negeri 2 Bengkulu adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orangtua/wali peserta didik, komunitas sekolah serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Masyarakat berperan dalam peningkatan mutu pelayanan pendidikan yang meliputi perencanaan, pengawasan, dan evaluasi program pendidikan melalui dewan pendidikan dan komite sekolah. Komite sekolah SMK Negeri 2 Bengkulu sebagai lembaga mandiri, dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu pelayanan dengan memberikan pertimbangan, arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana, serta pengawasan pendidikan pada tingkat satuan pendidikan.

Kepala Program Keahlian (KPK)[sunting | sunting sumber]

Kepala Program Keahlian atau KPK merupakan salah seorang guru mata pelajaran produktif yang menjadi kepala suatu program keahlian di SMK Negeri 2 Bengkulu. KPK bertanggung jawab terhadap program dan aktivitas pembelajaran kejuruan untuk setiap program keahlian. Terdapat 13 KPK yang mewakili tiap-tiap program keahlian yang ada di SMK Negeri 2 Bengkulu.

Kepala Pengajaran Umum (KPU)[sunting | sunting sumber]

Sama halnya dengan KPK, Kepala Pengajaran Umum (KPU) merupakan kepala dewan pengajar (guru) untuk mata pelajaran umum. KPU bertanggung jawab terhadap aktivitas pembelajaran normatif dan adaptif. Terdapat seorang KPU di lingkungan SMK Negeri 2 Bengkulu.

Kepala Bengkel (Kabeng)[sunting | sunting sumber]

Kepala bengkel (kabeng) bertanggung jawab terhadap segala aktivitas yang dilakukan di bengkel masing-masing jurusan. Terdapat 6 orang Kabeng yang mewakili masing-masing bengkel yang ada di SMK Negeri 2 Bengkulu.

Kesiswaan dan Ekstra kurikuler[sunting | sunting sumber]

Pembelajaran untuk pengembangan diri dilakukan sebisa mungkin untuk tidak mengganggu proses pembelajaran normatif, adaptif maupun produktif. Sehingga pembelajaran pengembangan diri dilakukan di luar jam pembelajaran di sekolah. Biasanya pelajaran pengembangan diri dikaitkan dengan kegiatan ekstrakurikuler maupun kursus yang dilakukan di luar jam sekolah. Beberapa kegiatan ekstrakurikuler yang ada di SMK Negeri 2 Bengkulu diantaranya adalah Olahraga (sepak bola, bola basket, bola volly, futsal, dll), Kerohanian (risma, kebaktian, dll), Pramuka, Pencinta Alam, Musik (band sekolah, nasyid, dll), Paskibra, Seni, dll Adapun aktivitas kursus dan tambahan jam pelajaran yang ada di SMK Negeri 2 Bengkulu diantaranya, Matematika, Bahasa inggris, Komputer dan kemampuan kejuruan lainya. Kegiatan di luar jam sekolah yang merupakan kegiatan pengembangan diri semunya mendapat surat keterangan dan persetujuan yang ditandatangani kepala sekolah SMK Negeri 2 Bengkulu. Sehingga seluruh aktivitas tersebut merupakan tanggung jawab sekolah.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]