SMA Negeri 10 Padang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Koordinat: 0°56′11″LS 100°21′50″BT / 0,9363°LS 100,36395°BT / -0.9363; 100.36395

SMA Negeri 10 Padang
Logo-smanten.png
Informasi
Didirikan 1988
Jenis Negeri
Akreditasi A (dengan nilai 92,38 per 9 November 2011)[1]
Kepala Sekolah Wellita, MM[2]
Jumlah kelas 27[3]
Program/jurusan/
peminatan
IPA dan IPS
Rentang kelas X–XII
Kurikulum Kurikulum 2013 dan KTSP
Jumlah siswa 794 siswa (2012)
Status Diakui
Alamat
Lokasi Jalan Situjuh, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia
Telp./Faks. (0751) 27331
Situs web www.­sma10padang.­sch.­id

SMA Negeri 10 Padang terletak di Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat. Sekolah ini beralamat tanpa nomor di Jalan Situjuh, beberapa meter ke arah timur dari Jalan Sudirman, Padang. Bersama dengan SMA Negeri 1 Padang dan SMA Negeri 3 Padang, sekolah ini sempat dicanangkan sebagai rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI). Meski nama yang sekarang telah disandang sejak tahun 1988, sekolah ini sementara waktu menyandang nama SMA Negeri 11 Padang dari tahun 1989 sampai 1991.[4]

SMA Negeri 10 Padang pernah menjalin kerja sama dengan sekolah Essington School Darwin di Australia sebagai sister school atau sekolah kembaran di luar negeri dan dengan SMA Negeri 81 Jakarta di dalam negeri.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Cikal bakal terbentuknya sekolah ini berawal ketika didirikannya Sekolah Guru Bantu (SGB) pada tahun 1958. Setelah berubah nomenklatur menjadi Sekolah Guru Atas (SGA), SGA berganti lagi menjadi Sekolah Pendidikan Guru (SPG) sejak 1960, menjadikannya SPG pertama di Kota Padang. Keberadaan SPG berlangsung hingga tahun 1988 sebelum ditiadakan secara nasional. Gedung yang tersisa ditempati SMA Negeri 10 Padang yang baru terbentuk. Namun dari tahun 1989 sampai 1991, sekolah ini sempat menyandang nama SMA Negeri 11 Padang.[4]

Sejak tahun 2006, sekolah ini telah dicanangkan sebagai Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) dengan menerapkan kelas bilingual dan akselerasi.[4]

Pembangunan[sunting | sunting sumber]

Salah satu gedung pembelajaran SMA Negeri 10 Padang yang diresmikan oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi pada 6 September 2012[3]

Dua gedung pembelajaran SMA Negeri 10 Padang mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi pada tahun 2009. 18 kelas rusak sehingga selama sementara waktu proses belajar mengajar (PBM) diselenggarakan dalam tiga shift. Untuk menormalkan PBM, sekolah membangun 15 kelas darurat sehingga PBM dapat dijalankan menjadi dua shift. Kelas darurat dibangun dengan kerangka kayu berdindingkan tripleks.

Saat itu, menurut rencana sekolah akan dipindahkan ke kawasan Belanti di Kecamatan Padang Utara, sebab Yayasan Budha Tzu Chi bersedia membangun gedung sekolah yang dilengkapi dengan shelter di kawasan tersebut. Tawaran ini sebelumnya diajukan kepada SMA Negeri 1 Padang tetapi ditolak oleh alumni sekolah tersebut, walaupun pada akhirnya diambil kembali oleh SMA Negeri 1 Padang setelah bantuan yang dijanjikan oleh alumni tak kunjung datang.

Salah satu bantuan yang mengalir untuk sekolah datang dari Kota Balikpapan sebesar Rp2,976.278.000. Dana tersebut berasal dari sumbangan masyarakat Kota Balikpapan sebesar Rp1.064.278.000 dan dari pemerintah Kota Balikpapan sebesar Rp1.912.000.000.[5] Selain itu, bantuan lain datang dari pemerintah Jepang melalui Jakarta Japan Club (JJC) Foundation untuk meretrofit 18 kelas yang rusak. Retrofit bangunan selesai dilakukan pada 1 Oktober 2010 sehingga proses belajar mengajar kembali berjalan normal.

Kepala sekolah[sunting | sunting sumber]

Sejak tahun 1989, termasuk ketika menyandang nama sebagai SMA Negeri 11 Padang, sebelas orang tercatat pernah menjadi kepala sekolah ini.[4]

Nama Menjabat Keterangan
Drs. Umar Salim 1989–1991
Drs. Soeman Umaron 1991–1992
Drs. Amir Syarif 1992–1997
Drs. Sudirman 1998–2001
Drs. Zakiardy 2001–2004
Drs. H. Safarni Budaya Putra 2004–2009
H. Perwira Zets, MM 2009–2009
H. Suardi Dahlan 2010–2012
Jufril Siry, MM 2012–2013 Meninggal[6]
Haryanti, MPd 2013–2014 Pelaksana tugas[7]
Wellita, MM 2014–sekarang

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 10 memiliki kegiatan ekstrakurikuler, di antaranya,

  • Paskibra "Garuda"
  • English Club "Marvell"
  • Japanesse Club "Amayadori"
  • Kerohanian Islam (Rohis) "Sholawatul Islam"
  • Palang Merah Remaja (PMR) "Avi Sena"
  • Mading Jurnalistik "Unic"
  • Siswa Pencinta Alam (Sispala) "Rinjani"
  • Karya Ilmiah Remaja (KIR)
  • Basket
  • Sepak bola
  • Tae Kwon Do
  • Pencak silat "Tapak Suci"

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Badan Akreditasi Sekolah/Madrasah Sumatera Barat. "Akreditasi SMA Negeri 10 Padang". Diakses 24 September 2012. 
  2. ^ Dinas Pendidikan Kota Padang. "Profil SMA Negeri 10 Padang". Diakses 4 Juli 2012. 
  3. ^ a b "Wako Balikpapan Resmikan SMAN 10". Padang Ekspres. 6 September 2012. Diakses 21 Desember 2012. 
  4. ^ a b c d Situs web resmi SMA Negeri 10 Padang. "Sejarah singkat SMA Negeri 10 Padang". Diakses 4 Juli 2012. 
  5. ^ Situs web resmi Pemerintah Kota Padang. "Walikota Balikpapan Bantu Pembangunan SMA Negeri 10 Padang". Diakses 4 Juli 2012. 
  6. ^ "Gagal Ginjal, Jufril Siry Tutup Usia". MinangkabauNews.
  7. ^ Situs web resmi SMA Negeri 10 Padang. "Serah Terima Jabatan".