SMA Budya Wacana Yogyakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
SMA Budya Wacana Yogyakarta
SMA Budya Wacana
Informasi
Jenis Swasta
Akreditasi A
Program/jurusan/
peminatan
IPA dan IPS
Rentang kelas X, XI IPA, XI IPS, XII IPA, XII IPS
Nilai masuk terendah - (2009-2010)
Nilai masuk tertinggi - (2009-2010)
Nilai masuk rata-rata - (2009-2010)
Alamat
Lokasi Jalan Cik Di Tiro, Terban GK V/248 Yogyakarta, Yogyakarta, DI. Yogyakarta, Indonesia
Telp./Faks. (0274) 523220, 516811
Situs web http://www.budyawacana.com

SMA Budya Wacana adalah Sekolah Menengah Atas yang berlokasi di Jalan Cik Di Tiro, Terban GK V/248 Yogyakarta. SMA Budya Wacana menyiapkan siswa/i menjadi seorang pemenang berbekal KFC (Knowledge, Faith & Character). Moto Sekolah Budya Wacana adalah "Be a Winner!".

[sunting | sunting sumber]

Logo Budya Wacana mempunyai unsur gambar piala emas, globe, burung merpati dan berkas-berkas cahaya.

  • Piala Emas

Melambangkan Hadiah yang patut diberikan kepada para pemenang/juara. Lambang ini menyiratkan bahwa sekolah Budya Wacana menanamkan dan menumbuhkembangkan sikap mental siswa.

  • Globe

Melambangkan sekolah Budya Wacana membekali siswa/i dengan kemampuan/penguasaan Information and Communication Technologies (ICT) dan bahasa pergaulan dunia guna menghadapi tantangan globalisasi.

  • Merpati

Melambangkan Roh Kudus yang merupakan sumber kekuatan bagi setiap insan Budya Wacana.

  • Berkas-Berkas Cahaya

Melambangkan kuasa dan berkat Tuhan yang terus memancar. Setiap insan Budya Wacana diingatkan bahwa kekuatan "menjadi seorang pemenang" berasal dari Tuhan, maka harus menjalin hubungan pribadi dengan Tuhan.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

GKI Ngupasan, GKI tertua di Jogjakarta berdiri 3 Juni 1934 merupakan cikal bakal berdirinya 3 GKI lainnya yaitu GKI Wongsodirjan (31 Oktober 1991), GKI Gondomanan (22 November 1996) dan GKI Gejayan termuda, berdiri 3 Maret 2000. Sejak kehadiran Pdt. Iskak Gunawan tahun 1959 telah mengilhami beliau untuk mengumpulkan sekolah-sekolah Kristen yang dulu dirintis oleh Guru Injil Go Tiang Lioe, maka pada tanggal 6 April 1959 berdirilah Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Nasional yang kemudian berubah menjadi YPPN Budya Wacana sejak 17 Oktober 1970. Melalui kehadiran YPPN Budya Wacana maupun Yayasan Pelita Kasih, GKI Ngupasan berharap bukan lagi terang yang yang ditaruh di bawah gantang meiainkan bagaikan kota di atas gunung yang memancarkan terang Kristus sampai jauh. Dengan semakin bertambahnya GKI di Jogjakarta dan agar ke empat GKI ini dapat terjalin kerjasama yang harmonis, berdirilah Badan Kerjasama GKI se Jogjakarta pada tanggal 9 Juni 1998. Tidak hanya untuk hubungan gerejawi saja tetapi terlebih agar dapat menyatakan kehendak Tuhan melalui Yayasan-yayasan yang ada. GKI Ngupasan, GKI Wongsodirjan dan YPPN Budya Wacana menjalin kerjasama dengan tujuan yang mulia antara lain saling membantu di dalam melakukan tugas panggilan dan pengembangan diri masing-masing ; GKI Ngupasan dan GKI Wongsodirjan memotivasi anggota Jemaatnya supaya tumbuh rasa memiliki terhadap sekolah-sekolah YPPN Budya Wacana dan mendorong anak-anak mereka bersekolah di sekolah-sekolah Budya Wacana.

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Small Class, seluruh ruangan kelas dilengkapi dengan AC (1 kelas maksimal 25 siswa)
  • Cyber Teens, Laboratorium ICT (komputer) dengan akses internet WAV-LAN (1 siswa = 1 komputer)
  • Hotspot Area (24 hours), Siswa dapat melakukan akses pembelajaran dengan internet nirkabel
  • Science Lab (Laboratorium Fisika, Kimia dan Biologi) yang lengkap dan representatif
  • Music Studio, Alat music lengkap didukung digital audio recording
  • Media pengembangan bakat dan minat siswa di bidang olahraga
  • Papan tulis dilengkapi white screen
  • Perpustakaan
  • Tempat parkir kendaraan
  • Kantin Kejujuran
  • Ruang UKS
  • Ruang B.K

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Karate
  • Band
  • Taekwondo
  • Teater
  • Science Club
  • Debate Club
  • Cycling Club
  • Futsal
  • Basket
  • Broadcast
  • Fotografi

Pranala luar[sunting | sunting sumber]